Metrobatam, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Utut Adianto menilai soal wacana adanya pembentukan Panitia Khusus (Pansus) angket Peraturan Presiden (Perpres) Tenaga Kerja Asing (TKA), belum diperlukan.

“Saya kira belum perlu ya,” ujar Utut di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (26/4).

Utut menjelaskan, lebih baik mengenai Perpres tenaga kerja asing sebaiknya dikaji terlebih dahulu untuk kemudian dilihat apakah ada yang harus dievaluasi.

“Nanti kan perlu kita lihat dan kita evaluasi. Jadi, kita bicarakan dulu bersama pimpinan,” tutur dia.

Senada dengan Utut, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Oesman Sapta Odang menilai adanya pansus angket terhadap Perpres TKA tersebut bukanlah sesuatu tindakan yang benar.

“Enggak benar, enggak benar. Saya bukan belain tenaga kerja, tapi itu enggak benar,” ujar Oso.

Bahkan, Ketua DPR Bambang Soesatyo menilai ‎pembentukan Pansus terhadap Perpres TKA belum diperlukan saat ini. Bamsoet mengatakan, Perpres yang diteken Presiden Jokowi ini hanyalah untuk menyederhanakan proses kualifikasi dan seleksi pekerja asing yang ingin bekerja di Indonesia.

Karena itu, politikus Golkar ini tidak setuju bila ada anggapan bahwa Perpres ini untuk melonggarkan izin pekerja asing yang ingin bekerja di Indonesia. Ia pun menolak wacana pembentukan Pansus tersebut.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan adanya Perpres 20/2018 telah salah arah. Sebab, kata Fadli, kebijakan dinilai tidak berpihak pada pekera lokal. Dia juga beranggapan beleid tersebut mesti dikoreksi melalui Pansus TKA yang diinisiasi DPR. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Loading...