Metrobatam, Jayapura – Pulang dalam keadaan mabuk, MH harus dilarikan ke rumah sakit lantaran menderita luka tebasan celurit di bagian kepala atas. Pelakunya tidak lain adalah orang tua korban, HH (50). Pelaku emosi setelah sang anak pulang ke rumah dalam keadaan mabuk berat hingga sempat terlibat cekcok dengannya.

Penganiayaan itu terjadi di kediaman mereka di wilayah Kam Key, tepatnya di belakang Panti Asuhan Muhamadiyah Distrik Abepura Jayapura.

Kapolsek Kota Abepura AKP. Dionisius Helan mengatakan, kejadian bermula saat pelaku pulang ke rumah saat pagi hari dan emosi melihat kaca rumahnya pecah.

“Kejadian berdasarkan keterangan saksi terjadi sekitar jam 6 pagi. Bermula saat pelaku yang merupakan orang tua korban pulang dari jalan-jalan pagi dan melihat kaca rumahnya pecah,” kata Kapolsek, Selasa (17/4).

Setelah pelaku mengecek rumahnya, diketahui kaca rumah tersebut pecah akibat dipukul kakak korban yang kemudian dilarikan ke rumah sakit karena tangannya terluka.

“Melihat itu pelaku emosi. Apes, tidak berselang lama korban datang dengan kondisi mabuk berat dan malah sempat beradu mulut. Pelaku yang sudah emosi langsung mengambil sabit dan mengayunkannya ke kepala korban,” ungkapnya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka yang cukup serius hingga langsung dilarikan ke RSUD Abepura untuk menjalani perawatan.

“Luka yang diderita korban cukup serius dengan luka sobek di bagian atas kepala. Korban saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit Abepura,”ucapnya.

Sementara pelaku belum ditahan lantaran belum ada laporan polisi atas kasus tersebut. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE