Bupati Lingga Alias Wello (Antaranews Kepri/Nurjali)

Metrobatam.com, Lingga – Bupati Lingga Alias Wello memberhentikan sementara empat kepala desa karena tersangkut kasus penerbitan surat kepemilikan lahan PT CSA yang ditangani Bareskrim Polri

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Lingga Gandim mengatakan, keempat kepala desa tersebut diberhentikan sementara karena saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.

“Keempatnya sudah menerima surat pemberhentian sementara dari Bupati Lingga, pada pekan kemarin,” kata Kabag Tapem Setda Lingga Gandim kepada Antara, Senin.

Keempat kepala desa di wilayah Kecamatan Lingga utara dan Kecamatan Lingga timur tersebut antara lain Kepala Desa Pekaka Lingga Timur, Kepala Desa Kerandin Lingga Timur, Kepala Desa Teluk Lingga Utara dan Kepala Desa Limbung Lingga Utara.

Keempat kepala desa ini dipanggil sebagai saksi karena terlibat dalam penerbitan surat kepemilikan lahan dari PT.CSA.

Kejadian ini berawal dari saling lapor jajaran direksi perusahaan, yang menganggap ada indikasi tindak pidana pemalsuan dokumen otentik dan penyalahgunaan dokumen palsu. Dimana keempat kepala desa tersebut diduga juga terlibat menandatangani, beberapa surat terkait permasalahan internal di PT. CSA.

Awalnya hanya dua kepala desa yang dilaporkan oleh Direktur PT. CSA Joen Kie melalui kuasa hukumnya Nusirwan, namun setelah melakukan pengembangan pemeriksaan akhirnya menjadi empat yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Keempat kepala desa ini diduga bersekongkol dalam menerbitkan dokumen palsu, yang melibatkan jajaran direksi PT.CSA.

“Laporan kita sampaikan pada tanggal 2 Maret 2018 kemarin, dan ini masih terus diproses sudah ada beberapa saksi yang dipanggil,” ujarnya.

Atas dugaan tersebut, Bupati Lingga Alias Wello akhirnya menerbitkan surat pemberhentian sementara empat kepala desa tersebut agar pemetintahan desa dapat berjalan sebagaimana mestinya. Jika nanti dalam perjalanan keempat kepala desa ini tidak ditemukan permasalahan hukum, maka jabatannya akan dikembalikan.

“Kita berhentikan supaya roda pemerintahan di desa berjalan, dan kita ingin para kepala desa ini konsentrasi dengan pemeriksaan di Bareskrim atas laporan tersebut, kalau tidak bersalah kita kembalikan,” ujar Alias Wello saat dihubungi Antara.

Dengan pemberhentian ini, Bupati Lingga Alias Wello selama tiga tahun memimpin sudah memberhentikan 7 kepala desa, dimana dua di antaranyanya sudah diberhentikan tetap, satu Kepala Desa Tanjung Irat yang saat ini masih dalam proses persidangan dan masih diberhentikan sementara, dan empat berikutnya masih dalam pemeriksaan di Bareskrim.

 

Sumber : Antarakepri.com

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kominfo Rilis 23 Hoaks, Termasuk Neno Sebut Prabowo Rasul

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) lewat Subdit Pengendalian Konten Internet merilis temuan hoaks seputar Pemilu 2019 per Sabtu, 20 April 2019....

Kisah Petugas KPPS Lebak Meninggal Saat Sujud Salat

Metrobatam, Lebak - Petugas KPPS di Lebak, Banten, Jumri meninggal karena kelelahan selama proses hitung suara. Sempat izin untuk salat subuh saat penghitungan C1...

PDIP Curigai Rekomendasi Bawaslu Soal Hitung Ulang di Surabaya

Metrobatam, Surabaya - Bawaslu Surabaya merekomendasikan penghitungan suara ulang di seluruh TPS Surabaya. Menanggapi hal itu, PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menilai sikap Bawaslu...

KASN Tolak Gabung jika TPF Kecurangan Pilpres 2019 Dibentuk

Metrobatam, Jakarta - Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menolak bergabung jika kedua pasangan calon presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sepakat membentuk...

Selama Pemilu 54 Petugas KPPS dan 15 Polisi Meninggal

Metrobatam, Jakarta - KPU menyebut total ada 54 petugas KPPS atau Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara yang meninggal dunia pada saat penyelenggaraan Pemilu 2019. Jumlah...

Caleg PDIP Ditangkap di Kasus Pembakaran 15 Kotak Suara di Jambi

Metrobatam, Sungai Penuh - Polisi menangkap 3 pelaku kasus pembakaran 15 kotak surat suara DPRD di Sungai Penuh, Jambi. 3 orang yang ditangkap 1...

Menlu Ditemui Dubes Sri Lanka, RI Siap Beri Bantuan Pascateror Bom

Metrobatam, Jakarta - Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia Dharshana M Perera menemui Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno LP Marsudi. Dalam pertemuan itu,...

Bawaslu Kota Tanjungpinang akan Perketat Pengawasan 5 TPS PSU

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Bawaslu Kota Tanjungpinang akan perketat proses pengawasan terhadap 5 TPS yang akan PSU (Pemungutan Suara Ulang). Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang Muhamad Zaini...

Istri Almarhum Sys NS Menikah Lagi

Metrobatam, Jakarta - Penyiar senior Sys NS telah berpulang 2018 lalu. Kini, sang istri diketahui telah memutuskan untuk menikah lagi. Istri almarhum Sys NS, Shanty,...

Menkes: Boleh Bangga Punya MRT, Tapi Jangan Jadi Sarang TBC

Metrobatam, Jakarta - Penyakit menular masih menjadi ancaman di Indonesia. Tuberkulosis (TBC atau TB) merupakan salah satu dari banyak penyakit yang masih menjadi beban...

Danlantamal IV Pimpin Apel Khusus

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., memimpin pelaksanaan Apel Khusus di Lapangan...

PLN Tanjungpinang Ajak Ibu-ibu Masak Tanpa Api

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2019, PLN Tanjungpinang mengadakan lomba memasak menggunakan kompor induksi. Manajer PLN UP3 Tanjungpinang, Fauzan juga mengajak...