Metrobatam, Jakarta – Partai Golkar menilai pengawasan terhadap tenaga kerja asing (TKA) melalui pembentukan Panitia Khusus Hak Angket (Pansus Angket) TKA tidak akan efektif. Pengawasan disebutkan tetap dapat dilakukan melalui Komisi IX DPR sebagai mitra kerja pemerintah.

“Kalau itu dibentuk pansus, nanti gaduhnya dapat tetapi maksud dan tujuan tidak ada, akan terjadi politisasi yang masif,” kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmudji di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu (2/5).

Upaya melakukan klarifikasi dan membendung keberadaan TKA di Indonesia melalui pansus dinilai sia-sia dan hanya menimbulkan kegaduhan.

Golkar kata dia, tidak menginginkan ada politisasi terhadap suatu isu yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Isu TKA kata dia dapat diselesaikan dan didudukan melalui forum Komisi IX DPR. “Kalau pansus, kalau dituliskan pansus jadi kami tidak akan tanda tangan,” kata dia.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah sebelumnya resmi mengajukan diri sebagai pengusul pembentukan Pansus Angket TKA.

Pembentukan pansus disebutkan ingin dibentuk untuk menginvestigasi isu TKA ilegal dan tidak terdidik di Indonesia. Fadli menuturkan isu keberadaan TKA sudah meresahkan masyarakat sehingga perlu diselesaikan melalui investigasi.

Sejauh ini selain Fadli dan Fahri, empat anggota DPR lain juga telah menandatangani daftar pengusul pansus angket TKA yakni anggota Fraksi Gerindra Muhammad Syafii, Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini, anggota Fraksi Gerindra Heri Gunawan, dan anggota Fraksi Gerindra Sutan Adil Hendra.

Pansus dapat resmi dibentuk jika sudah memenuhi syarat minimal dua fraksi dan sekurang-kurangnya terdiri dari 25 orang.

Fadli Zon Tak Baca Perpres

Anggota Komisi III Fraksi PDI Perjuangan Arteria Dahlan meminta Wakil Ketua DPR Fraksi Gerindra Fadli Zon agar membaca Perpres No. 20 tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) dengan cermat sebelum membentuk panitia khusus (pansus) di DPR.

Sebelumnya Fadli Zon bersama Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengusulkan pembentukan pansus hak angket tenaga kerja asing untuk menginvestigasi kabar maraknya TKA ilegal dan tidak terdidik di Indonesia.

“Kepada sahabat saya Pak Fadli Zon, saya katakan ya mudah-mudahan Pak Fadli membaca dulu perpresnya seperti apa, baru kita mengkritisi lagi seperti apa,” ucap Arteria di Hotel Sari Pacific, Jakarta, Rabu (2/5).

Arteria menegaskan bahwa dalam perpres tersebut tidak ada satu pun ayat yang membuat TKA dapat dengan mudah masuk ke Indonesia. Penggunaan TKA tetap dalam batas limitatif dan dalam pengawasan yang ketat. Selain itu, TKA yang ingin bekerja di Indonesia pun mesti memiliki skil dan tidak boleh bekerja kasar di Indonesia.

Dalam perpres itu pula, lanjut Arteria, justru setiap perusahaan wajib memprioritaskan tenaga kerja Indonesia.

“Coba dicermati perpres itu. Saya ingin tanyakan pada bagian mana yang mengakibatkan serbuan TKA dalam perpres itu. Baca dulu, cermati, baru kita bicara,” katanya.

Di sisi yang lain, Arteria menganggap penerbitan perpres no. 20 tahun 2018 juga tidak memiliki relevansi dengan kabar maraknya TKA ilegal di Indonesia. Menurut Arteria, mengatasi TKA ilegal seharusnya dilakukan dengan memperkuat mekanisme pengawasan.

“Ini kita katakan salah sasaran kalau dikatakan perpres itu harus dibuat pansus,” ucap Arteria.

Arteria lalu mengingatkan bahwa politisi memiliki nurani. Karenanya, politisi memiliki beban moral untuk mengatakan yang mana yang benar dan yang mana yang salah berdasarkan data dan fakta. Bukan malah membesar-besarkan tanpa berlandaskan data dan fakta, khususnya perihal jumlah TKA ilegal di Indonesia.

Arteria mengatakan bahwa TKA ilegal ditemukan di sejumlah daerah pun berkat pemerintahan Jokowi. Tim pengawasan orang asing (Pora) yang menemukan TKA ilegal tersebut. Namun, Arteria menyayangkan ketika penemuan TKA ilegal oleh pemerintah justru dikipasi hingga menjadi isu yang liar.

“Tatkala satgas kami bekerja dengan baik justru dipelintir yaitu ditemukan banyak buruh asal China. Yang nemuin kita kok,” ucap Arteria. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Danlantamal IV Pimpin Apel Khusus

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., memimpin pelaksanaan Apel Khusus di Lapangan...

PLN Tanjungpinang Ajak Ibu-ibu Masak Tanpa Api

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2019, PLN Tanjungpinang mengadakan lomba memasak menggunakan kompor induksi. Manajer PLN UP3 Tanjungpinang, Fauzan juga mengajak...

Kapolda Kepri Tinjau Langsung Pengamanan Penghitungan Surat Suara di PPK

Metrobatam.com, Batam - Kapolda Kepri mengunjungi lokasi penghitungan suara di PPK Batam Kota, PPK Sagulung dan PPK Sekupang dalam rangka meninjau langsung pengamanan penghitungan...

40 WNA Asal Tiongkok dan Taiwan Sindikat Penipuan Ditangkap di Semarang

Metrobatam.com, Semarang - Sebanyak 40 warga negara asing asal Tiongkok dan Taiwan yang merupakan anggota sindikat penipuan internasional ditangkap petugas keimigrasian di sebuah rumah...

Babinsa Kelurahan Tanjungpinang Barat Ikut Antarkan Jenasah Wak Tole ke TPU

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dandim 0315/Bintan Letkol Inf I Gusti Bagus Putu Wijangsa melalui Babinsa Kelurahan Tanjungpinang Barat Serda Marsiin ikut mengantarkan Jenasah Musran. Pria...

Ini Daftar Makanan yang Sebaiknya Tidak Dimasukan di Ruangan Pembeku di Kulkas

Metrobatam.com, (Mb) - Freezer membuat bahan makanan jadi awet lebih lama sehingga bisa dikonsumsi kapan pun Anda inginkan. Makanan yang dimasak bisa disimpan untuk...

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Rumahnya di Kelurahan Tanjungpinang Barat

Metrobtam.com, Tanjungpinang - Musran (64) Seorang pria paruh baya ditemukan tewas di Kediaman adik ipar di Jalan Usman Harun plantar Hasan Awang, RT 3...

Dapil Tanjungpinang Timur dari Partai Demokrat, Rina Febriani Raih Kursi DPRD Kota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Rina Febriani, Calon Anggota Legislatif Caleg nomor urut 9 dari Partai Demokrat, dipastikan duduk sebagai Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Daerah Pemilhan...

Jusri Sabri Berpeluang dapat Kursi DPRD Kota Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kota Tanjungpinang, dari PDIP, Jusri Sabri, berpeluang mendapatkan kursi dewan kota. Hasil penghitungan suara sementara, pria penggiat...

Konsumsi BBM dan LPG Sumbagut Meningkat Selama Periode Pemilu

Metrobatam.com, Batam - Masih dalam rangka semangat pelaksanaan Pemilu 2019, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I melaksanakan pengamanan pasokan BBM dan LPG melalui Satuan...

Pemko Batam Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Selam

Metrobatam.com, Batam - Delapan warga Pulau Abang terlihat mendengarkan penjelasan instruktur selam dari Max’s Dive Centre (MDC) saat berlatih di kolam renang Hotel Vista,...

Bayar Klaim Faskes, Kesehatan Batam Gelontorkan Rp 91 Miliar

Metrobatam.com, Batam - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Batam telah menyelesaikan pembayaran klaim yang jatuh tempo terhitung 8 April. Jumlah klaim yang...