Metrobatam, Jakarta – Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang alias OSO menilai sah-sah saja dukungan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) terhadap Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019. Namun OSO menyindir permintaan jatah kursi menteri oleh KSPI di balik kesepakatan dukungan yang dituang dalam kontrak politik tersebut.

“Itu hak mereka. Boleh-boleh saja. Tapi jangan mereka minta jatah tiga menteri tidak dikasih, terus mendukung orang lain. Ya silakan saja,” ujar OSO di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (2/5).

Akhir Maret lalu, Presiden KSPI Said Iqbal tak ragu menyatakan dukungan pihaknya akan diberikan kepada calon presiden manapun yang bisa memberi dua sampai tiga kursi untuk perwakilan buruh.

KSPI bahkan akan menyodorkan kontrak politik ke calon terkait. Kontrak itu disebut berisikan Sepuluh Tuntutan Buruh dan Rakyat (Sepultura). Said saat itu tegas menyatakan tidak akan mendukung calon yang tak bisa menjamin kursi menteri bagi perwakilan buruh.

Kemarin, pada 1 Mei 2018 atau tepat pada peringatan Hari Buruh sedunia (May Day), KSPI resmi menyatakan dukungan kepada Prabowo dan langsung meminta jaminan Said Iqbal menjadi Menteri Tenaga Kerja jika Ketum Gerindra tersebut terpilih menjadi Presiden 2018-2023.

Di sisi lain, berlawanan dengan KSPI yang mendukung Prabowo, serikat pekerja lainnya seperti Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menyatakan dukungan kepada presiden petahana Joko Widodo (Jokowi).

Lebih jauh OSO enggan mengomentari soal signifikansi arah dukungan KSPI terhadap potensi perolehan suara Jokowi. Dia hanya menyentil, bahwa penentu dalam Pilpres 2019 adalah rakyat secara keseluruhan. Bagi OSO, buruh merupakan bagian dari rakyat, namun bukan mewakili keseluruhan rakyat.

“Yang menentukan bukan hanya buruh. Rakyat. Titik. Buruh bagian rakyat. Tapi bukan buruh mengklaim dirinya rakyat keseluruhan ya,” tutur Ketua DPD ini. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Real Count KPU 20%: Jokowi-Amin 55,1% Prabowo-Sandi 44,9%

Metrobatam, Jakarta - Data masuk di Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) KPU sudah mencapai 20,1%. Situng yang juga kerap disebut sebagai 'Real Count KPU'...

KPU Rekomendasikan Pemilu Serentak Dipisah

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan riset evaluasi pelaksanaan pemilu serentak. Salah satu rekomendasinya yaitu dilakukannya pemilu serentak dengan dua jenis. "Salah satu...

Kompolnas Tolak Gabung bila TPF Kecurangan Pilpres Dibuat

Metrobatam, Jakarta - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menolak bergabung andai kedua paslon peserta Pilpres 2019 sepakat membentuk komisi atau tim independen pencari fakta kecurangan....

Brimob Nusantara Ditarik ke DKI, KSP: Jakarta Barometer, Harus Diperkuat

Metrobatam, Bogor - Brimob Polda-polda di Indonesia dikerahkan Ibu Kota Jakarta terkait pengamanan tahapan Pemilu 2019. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan sebagai ibu...

Pencarian Terus Dilakukan, Korban Tewas Gempa Filipina Jadi 11 Orang

Manila - Upaya pencarian para korban gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,1 di Filipina terus dilakukan. Sejauh ini korban tewas bertambah menjadi 11 orang. Gempa bumi...

Wiranto Tegaskan Aparat Siap Hadapi Aksi yang Melanggar Hukum

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamana (Menko Polhukam) Wiranto mewanti-wanti kepada semua pihak tidak membuat gerakan massa yang mengganggu ketertiban...

NU Minta Masyarakat Bersabar Tunggu Hasil Perhitungan KPU

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj meminta semua pihak menahan diri dan bersabar menunggu perhitungan resmi pemilihan...

TKN Minta Kubu Prabowo Lapor Bawaslu jika Temukan Kecurangan

Metrobatam, Jakarta - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga meyakini pelaksanaan Pilpres 2019 telah berjalan sesuai dengan mekanisme...

Bawaslu Sebut Situs Jurdil 2019 Diblokir karena Tak Netral

Metrobatam, Jakarta - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mochammad Afifuddin menyebut penutupan situs pemantau jurdil2019.org atau Jurdil 2019 dilakukan lantaran terdapat indikasi tidak netral...

18% Data TPS Sudah Masuk, Ini Hasil Real Count KPU

Metrobatam, Jakarta - Data yang masuk di Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) KPU sudah mencapai 18,8%. Situng, yang juga kerap disebut sebagai 'Real Count...

JK: Pertemuan Jokowi dengan Prabowo Makin Cepat, Makin Baik

Metrobatam, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) Calon Presiden (Capres) nomor urut 01 dan 02, Joko Widodo dan Prabowo Subianto segera melakukan pertemuan...

Stiker KPU Jadi Dasar Curiga Kecurangan, Ternyata untuk Hindari Preman

Metrobatam, Jakarta - Video mobil boks berstiker KPU parkir di depan ruko digital print di Kawasan Condet, Jakarta Timur, bikin geger. Banyak yang menaruh...