Metrobatam.com, Batam – Warga Kota Batam Kepulauan Riau mengumpulkan zakat fitrah, zakat mal, zakat profesi, infak, sedekah, kafarat dan fidyah sebesar Rp46.374.828.000 pada Idul Fitri 1439 Hijriah.

Kepala Kantor Kemeterian Agama Kota Batam, Erizal Abdullah di Batam, Jumat, menyatakan seluruh zakat, sedekah, infak, kafarat dan fidyah itu berdasarkan laporan badan amil zakat di seluruh kota yang dilaporkan kepada Kemenag.

“Data itu merupakan total rekap kami,” kata dia.

Jumlah zakat, sedeah, infak, kafarat dan fidyah tahun ini meningkat dibandingkan Idul Fitri 1438 Hijriah sebesar Rp34 miliar.

“Jadi ada kenaikan sekitar Rp12 miliar. Mudah-mudahan ini tanda perekonomian Batam mulai baik,” kata dia.

Sementara itu, dalam sambutannya menjelang Shalat Idul Fitri, Ketua Lembaga Adat Melayu Kota Batam, Nyat Kadir, mengajak masyarakat kota kepulauan itu untuk menjaga persatuan dan kesatuan demi mewujudkan Batam sebagai bandar dunia madani.

Ia mengingatkan masyarakat untuk menghindari penyampaian ujaran kebenciam, fitnah dan adu domba yang dapat membawa perpecahan bangsa.

“Tidak ada gunanya kalau negara sudah pecah belah, malah akan menuju kehancuran,” kata dia.

Persatuan dan kesatuan hanya bisa tercipta bila dijaga seluruh masyarakat Indonesia.

“Kita harus cinta NKRI berlandaskan yang Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan UUD 45,” kata pria yang pernah menjabat Wali Kota Batam itu.

Dalam kesempatan itu, Kemenag Batam juga mengumumkan pemenang Lomba Pawai Takbir yang digelar malam sebelumnya, juara I diraih Kecamatan Batuampar dengan nilai 63,0, juara II Kecamatan Lubuk Baja dengan nilai 62,0, juara III Kecamatan Batam Kota dengan nilai 60,0 dan juara harapan Kecamatan Sagulung dengan nilai 59,5.

 

sumber : Antara

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Loading...