Anggota DPRD Batam Menemukan Anak Usia 8 Tahun Belum Sekolah

Metrobatam.com, Batam – Kendala biaya menjadi masalah klasik di dunia pendidikan Indonesia. Hampir di setiap daerah pasti memiliki persoalan yang sama terkait kemampuan orang tua menyekolahkan anaknya. Terlebih untuk mereka yang tidak tertampung di sekolah negeri.

Di Batam, persoalan biaya membuat tertundanya pendidikan sekolah dasar (SD) anak sampai satu setengah tahun. Hal itu diungkapkan Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam Udin P Sihaloho.

Read More

Udin mengatakan, pihaknya menemukan dua anak yang sampai usia delapan tahun lebih belum menempuh pendidikan. Karena orang tua sang anak tidak mampu memenuhi biaya sekolah swasta.

“Ada temuan kami, dua anak yang sudah berusia delapan tahun lebih belum bisa sekolah karena biaya. Bisa tertunda sampai satu tahun lebih. Padahal waktu itu ketika masuk ke sekolah negeri, orang tuanya hanya tidak mampu membayar uang seragam,” kata Udin, Selasa (3/7).

Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Batam seharusnya bisa memberikan data jumlah anak putus sekolah karena keterbatasan biaya. Ini penting mengingat kondisi yang terjadi bisa menjadi evaluasi bersama. Bagaimana seharusnya biaya tidak menghalangi anak untuk memperoleh pendidikan.

Dari jumlah anak yang tidak tertampung di sekolah negeri, 90 persen tidak bisa melanjutkan sekolah. Karena mereka tidak mampu memenuhi biaya sekolah swasta. “Data ini perlu. Karena ketidakmampuan ini anak-anak tidak bisa sekokah. Harus sama-sama kami selesaikan persoalan ini,” tandas Udin.

(Sumber : Jawapos.com)

Loading...

Related posts