penyakit kaki gajah

Metrobatam.com, Batam – Dinas Kesehatan Kota Batam meminta dukungan seluruh masyarakat untuk sukseskan program Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis 2018. Tahun ini merupakan putaran terakhir pengobatan massal penyakit kaki gajah di Kota Batam.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan pelaksanaan POPM Filariasis tahun ini diharapkan bisa capai lebih dari 90 persen.

“Tiga tahun terakhir kita sudah lebihi target. 2015, 65 persen lebih sedikit. 2016 mencapai lebih dari 70 persen. Tahun lalu melejit 86 persen. Dan tahun ini kita target pencapaiannya kalau bisa di atas 90 persen,” papar Didi dalam pembukaan Pertemuan Koordinasi Lintas Program dan Lintas Sektor POPM Filariasis Kota Batam di Aula Kantor Walikota Batam, Jumat (27/7).

Program POPM Filariasis ini akan dilaksanakan pada 1-31 Oktober. Selain petugas medis Dinas Kesehatan, pemberian obat massal ini juga melibatkan 2.200 kader filariasis.

“Untuk pemberian obatnya nanti dilakukan di 550 pos yang tersebar di seluruh wilayah Kota Batam,” tutur mantan Direktur RSUD Tanjunguban ini.

Pemberian obat pencegahan filariasis menyasar seluruh masyarakat Kota Batam yang berusia di atas 2 tahun, tidak sedang sakit berat dan tidak memiliki riwayat gangguan hati atau ginjal. Ibu hamil dan warga lanjut usia juga tidak menjadi sasaran target pemberian obat.

“Mungkin yang kita tahu, filariasis ini yang nampak di kaki saja. Tapi sebetulnya bisa menyerang tempat lain. Di payudara juga bisa. Bisa juga di daerah kemaluan. Jadi penderita ini secara mental sosial dia tidak akan bisa bersosialisasi dengan masyarakat. Efek sosial mentalnya jadi minder. Dan menjadi tidak produktif,” kata Didi.

Menurut Didi, pada umumnya kasus filariasis yang ada di Batam merupakan warga pendatang dari luar. Namun tetap perlu diwaspadai seandainya masih ada parasit yang bisa menularkan penyakit ke penduduk sekitar.

“Penyebarannya bisa melalui nyamuk yang membawa parasit tadi. Istimewanya nyamuknya bisa apa saja,” sebutnya.

Pertemuan koordinasi ini, kata Didi, dilaksanakan dengan tujuan menggalang dukungan semua pihak agar upaya eliminasi kaki gajah di Batam bisa berjalan sesuai rencana. Kegiatan ini dihadiri berbagai stakeholder baik dari unsur pemerintah maupun swasta. Pertemuan dibuka oleh Asisten Administrasi Umum, Firmansyah mewakili Walikota Batam.

“POPM filariasis ini untuk mencegah penyebaran. Obatnya diberikan kepada seluruh penduduk yang berpotensi, dari usia 2-70 tahun. Program ini sudah berjalan dari 2013-2017. Kalau hanya dilakukan Dinkes tidak akan dapat terlaksana dengan baik. Tapi berkat dukungan masyarakat, OKP, PKK, kader posyandu yang tersebar di seluruh Kota Batam, berkat sosialisasi yang begitu gencar dan baik sehingga program yang sudah berjalan tidak alami hambatan berarti,” kata Firmansyah.

(MCBatam)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Datangi Polda Metro Jaya, Andre Taulany Ngaku Akun Istrinya Di-Hack

Metrobatam, Jakarta - Komedian Andre Taulany siang ini mendatangi gedung Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Dalam pertemuan dengan petugas polisi, Andre menyatakan akun...

Waduh! Main Game Selama 50 Jam, Pria Ini Kena Stroke

Metrobatam, Jakarta - Kebablasan main game online selama 50 jam nonstop, seorang pria asal Shenzen, China harus dilarikan ke rumah sakit. Pria berusia 42...

Sejumlah Napi dan Tahanan Mengamuk dan Bakar Rutan di Sulbar

Metrobatam, Jakarta - Sejumlah tahanan dan narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat mengamuk dan membakar ruangan dan...

Dibantarkan Sejak 2 April, Rommy Segera Kembali Ditahan KPK di Rutan

Metrobatam, Jakarta - Tersangka kasus dugaan suap pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) Romahurmuziy (Rommy) masih dalam pembantaran di RS Polri. Rommy dirawat di...

Kasus Dagang Perkara, 2 Hakim PN Jaksel Didakwa Terima Suap Ratusan Juta

Metrobatam, Jakarta - Jaksa KPK mendakwa R Iswahyudi Widodo dan Irwan telah menerima suap karena 'memperdagangkan' perkara. Iswahyudi dan Irwan didakwa dalam kapasitasnya sebagai...

Kominfo Rilis 23 Hoaks, Termasuk Neno Sebut Prabowo Rasul

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) lewat Subdit Pengendalian Konten Internet merilis temuan hoaks seputar Pemilu 2019 per Sabtu, 20 April 2019....

Kisah Petugas KPPS Lebak Meninggal Saat Sujud Salat

Metrobatam, Lebak - Petugas KPPS di Lebak, Banten, Jumri meninggal karena kelelahan selama proses hitung suara. Sempat izin untuk salat subuh saat penghitungan C1...

PDIP Curigai Rekomendasi Bawaslu Soal Hitung Ulang di Surabaya

Metrobatam, Surabaya - Bawaslu Surabaya merekomendasikan penghitungan suara ulang di seluruh TPS Surabaya. Menanggapi hal itu, PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menilai sikap Bawaslu...

KASN Tolak Gabung jika TPF Kecurangan Pilpres 2019 Dibentuk

Metrobatam, Jakarta - Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menolak bergabung jika kedua pasangan calon presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sepakat membentuk...

Selama Pemilu 54 Petugas KPPS dan 15 Polisi Meninggal

Metrobatam, Jakarta - KPU menyebut total ada 54 petugas KPPS atau Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara yang meninggal dunia pada saat penyelenggaraan Pemilu 2019. Jumlah...

Caleg PDIP Ditangkap di Kasus Pembakaran 15 Kotak Suara di Jambi

Metrobatam, Sungai Penuh - Polisi menangkap 3 pelaku kasus pembakaran 15 kotak surat suara DPRD di Sungai Penuh, Jambi. 3 orang yang ditangkap 1...

Menlu Ditemui Dubes Sri Lanka, RI Siap Beri Bantuan Pascateror Bom

Metrobatam, Jakarta - Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia Dharshana M Perera menemui Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno LP Marsudi. Dalam pertemuan itu,...