Metrobatam, Jakarta – Sejumlah menteri di kabinet Presiden Joko Widodo mencalonkan diri sebagai anggota legislatif di Pemilu 2019. Siapa saja mereka?

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, menteri yang nyaleg tidak mundur sampai masa jabatannya berakhir. Mereka akan cuti saat melakukan kampanye.

“Presiden telah memberikan arahan, bagi siapapun menteri yang maju tetap akan memprioritaskan tugas-tugas utamanya, dan mereka diizinkan untuk melakukan sosialisasi di dapil mereka masing-masing hanya pada saat Sabtu dan Minggu, sehingga tidak mempengaruhi kerja yang bersangkutan,” kata Pramono Anung saat ditemui di kantornya, Gedung Sekretariat Negara, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (17/7).

Jokowi pun telah memberikan restu kepada dua menterinya yakni Menko PMK Puan Maharani dan Menkum HAM Yasonna Laoly untuk maju dalam pemilihan legislatif. Sementara itu ada menteri yang juga tidak mendapatkan restu Jokowi.

“Memang beberapa menteri secara resmi telah menyampaikan, mengajukan untuk menjadi calon anggota legislatif. Kenapa hal ini kemudian oleh Bapak Presiden diberi izin? Karena memang beberapa menteri akan menjadi pengumpul suara, vote getter bagi parpol yang bersangkutan,” kata Pramono.

  • Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, dapil Jawa Tengah
  • Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, dapil Sumatera Utara
  • Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, Dapil Jakarta Timur DKI I
  • Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, dapil Depok Jabar 6
  • Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo, dapil Bengkulu
  • Menpan-RB Asman Abnur, dapil Kepulauan Riau
  • Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE