Jeddah – Tahun ini KJRI Jeddah, Arab Saudi, memastikan jemaah haji bisa menyantap masakan lokal. Pasalnya, seluruh penyedia jasa katering jemaah haji yang menandatangani kontrak diwajibkan menggunakan produk masakan asal Indonesia.

“Ini amanat pemerintah pusat agar penyelenggaraan ibadah haji bisa membawa dampak pada peningkatan ekspor produk non-migas Indonesia ke Arab Saudi,” ucap Konsulat Jenderal KJRI Jeddah dalam keterangan tertulis kepada detikcom, Rabu (11/7).

Hal ini disampaikannya pula pada Minggu (8/7) di Wisma Konjen RI, dalam koordinasi untuk memastikan keamanan pasokan makanan dan minuman jamaah haji tahun 2018. Malah, menurutnya, tahun depan KJRI juga akan mengupayakan kebutuhan terkait akomodasi dan transportasi menggunakan produk Indonesia.

Untuk saat ini, Tim Ekonomi dan Perdagangan KJRI Jeddah memulai dengan berkoordinasi dengan para importir makanan dan minuman di Arab Saudi untuk memastikan keamanan pasokan makanan dan minuman bagi jamaah haji. Perusahaan importir produk Indonesia tersebut diwakili oleh Mohammad Bawazer For Trading (MBT), Said Bawazir Trading Company (SBTC), Mizanain Trading and Marketing (MTM), Annakla, Sami Alkhatiri Est, Arroqib Est, dan Al-Ghammad Trading Est.

“Koordinasi dengan para importir ini penting untuk memastikan agar katering haji pada tahun ini menggunakan produk-produk Indonesia,” kata Konsul Promosi Perdagangan Gunawan.

Mohammad Bawazer menyebut telah mempersiapkan suplai logistik beberapa bulan sebelum pelaksanaan haji di 3 wilayah. “Kami telah mempersiapkan 4 sampai 5 bulan sebelum pelaksanaan haji untuk mengatur sistem suplai logistik di wilayah Jeddah, Madinah, dan Mekah,” ujar Bawazer.

Sementara itu, pendapat berbeda diutarakan Abdul Halim dan Hasan Doldaum, perwakilan dari perusahaan Sami Alkhatiri. Keduanya meminta KJRI lebih awal menyampaikan daftar menu yang dibutuhkan jemaah agar importir juga bisa menyiapkan pasokan produk yang diminta pihak katering.

Tidak hanya menggandeng importir dan pengusaha katering, ke depan Tim Ekonomi dan Perdagangan KJRI Jeddah berencana menggelar temu bisnis juga bersama pengusaha bidang perhotelan dan transportasi. Ada pula pameran khusus yang akan diselenggarakan di Balai Nusantara KJRI Jeddah. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE