Metrobatam.com – Tanjungpinang, 14 Juli 2018,…. Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Pangkalan Utama Angakatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang kembali menangkap 12 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal di pelabuhan Sei Gentong Kecamatan Tanjung Uban Selatan, serta mengamankan dua orang yang mengaku sebagai pemilik kedai yang diduga sebagai pengurus di Jalan Pasir Rumiti Sei Gentong berinisial JS dan R . Jumat 13 Juli 2018.

Komandan Lantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., mengatakan penangkapan tersebut berkat adanya informasi dari masyarakat terkait adanya aktivitas pemberangkatan TKI ilegal di Perairan Sei Gentong, Tanjung Uban Selatan dan diperkuat hasil pengintaian tim intel Lantamal IV di lokasi tersebut memang benar terjadi pengiriman TKI ilegal menggunakan 2 buah speed boat bermesin tempel 200 PK 2 buah dan 200 PK 4 buah.

Selanjutnya berdasarkan informasi tersebut Tim WFQR Lantamal IV membentuk dua tim yakni tim darat dan tim laut untuk melakukan penangkapan, ujar Danlantamal IV saat memberikan keterangan pers di depan awak media di Dermaga Yos Sudarso, Markas Komando Lantamal IV. Sabtu (14/7).

Tim WFQR Lantamal IV selanjutnya berhasil mengamankan 12 orang TKI yang akan dikirim ke Pulau Ijuk Malaysia pada Jumat 13 Juli 2018 ketika akan diberangkatkan menggunakan dua speed boat bermesin tempel 200 PK 2 buah dan 200 PK 4 buah. Berkat kesigapan tim darat WFQR Lantamal IV berhasil menghentikan upaya TKI yang akan menaiki speed boat bermesin 200 PK 2 buah. Saat mengetahui hal tersebut speed boat bermesin 200 PK 4 buah yang belakangan diketahui memuat 30 TKI langsung melarikan diri diikuti speed boat bermesin 200 PK 2 buah dengan kecepatan tinggi kearah Muara Sungai Gentong.

Selanjutnya tim darat segera melakukan kontak dengan tim laut untuk melakukan penyekatan, akan tetapi tim laut yang menggunakan boat pancung tidak berhasil karena kedua speed boat tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan sempat menabrak boat pancung yang digunakan tim laut tetapi tidak menyebakan boat pancung terbalik dan tenggelam.

Menurut Danlantamal IV bahwa Lantamal IV dan Jajarannya sudah memiliki data terkait pengiriman TKI Ilegal berikut siklusnya, modus operandi para penyeludup TKI berpindah pindah tempat untuk menghindari dan mengelabui petugas. Mereka terkenal licik dan sangat menguasai wilayah pesisir Tanjungpinang. Ada 30 calon TKI ilegal yang berhasil lolos setelah speed boat yang mereka tumpangi menabrak boat pancung tim laut WFQR Lantamal IV yang melakukan penyekatan di Perairan Sungai Gentong. Kami memprediksi mereka saat ini masih berada di tengah laut, dan data-data speed boat sudah disebarkan kepada unsur-unsur yang sedang melakukan patroli ungkap Danlantamal IV.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan awal diketahui 12 TKI tersebut berasal dari Lombok dan untuk sampai ke Malaysia para TKI masing-masing mengeluarkan sebasar 5 juta rupiah. Selanjutnya Lantamal IV akan terus melakukan pendalaman terhadap 12 TKI kemudian berkoordinasi dengan instansi terkait dalam hal ini BP3TKI untuk menyerahkan ke-12 TKI tersebut. (Dispenlantamal IV)

Red/Toni

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Dinkes Kota Batam Siagakan Dua Petugas di Lokasi Penghitungan Suara

Metrobatam.com, Batam - Dinas Kesehatan Kota Batam menyiagakan dua petugas kesehatan di lokasi penghitungan suara Pemilu tingkat kecamatan. Kepala Dinas Kesehatan, Didi Kusmarjadi mengatakan...

Kalahkan Bebenz Kodok’s A, Bright PLN Batam Raih Juara 3 Turnamen ATB Cup X...

Metrobatam.com, Batam - bright PLN Batam meraih prestasi membanggakan pada Adhya Tirta Batam Cup X Championship 2019 dengan keluar sebagai juara tiga setelah berhasil...

TNI/Polri Pantau Keamanan Kota Tanjungpinang dengan Berpatroli Memakai Motor

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kodim 0315/Bintan bersama dengan Polres dan Lanudal Tanjungpinang serta Wing Udara I Tanjungpinang menggelar Patroli bersama menggunakan motor ke setiap Kecamatan...

Ryamizard Ryacudu Serang Balik Penghina KPU

Metrobatam, Jakarta - Usai hinaan datang bergelombang ke arah KPU, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu melancarkan serangan balik. Disebutnya, pihak yang kerap mencaci-maki KPU adalah...

Sepi Job, Vanessa Angel Kontak Muncikari Minta Dicarikan Tamu

Metrobatam, Surabaya - Vanessa Angel menjalani sidang perdana kasus penyebaran konten pornografi di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Vanessa disebut sepi job, sehingga menghubungi muncikari...

Jaksa: Keterangan Rocky Buktikan Kebohongan Ratna Buat Onar

Metrobatam, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Daroe menyatakan keterangan pengamat politik dan aktivis Rocky Gerung di persidangan kasus berita bohong atau hoaks sudah...

Petugas KPPS Gugur, Ridwan Kamil Beri Santunan Rp50 Juta

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan perhatian dalam bentuk penghargaan dan santunan kepada warganya penyelenggara Pemilu 2019 yang jatuh sakit dan meninggal...

Viral Video Menegangkan saat Petugas Penjaga Kotak Suara Ditembaki KKB

Metrobatam, Jakarta - Sebuah video menegangkan saat-saat para petugas penyelenggara pemilu, TNI dan Polri ditembaki oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sesaat setelah pencoblosan di...

Hampir 90% Rakyat Mesir Setujui Presiden Sisi Berkuasa Hingga 2030

Kairo - Hampir 90% warga Mesir yang menggunakan hak pilihnya menyetujui referendum untuk membuka jalan bagi Presiden Abdel Fattah al-Sisi berkuasa hingga tahun 2030....

Sofyan Tersangka, Trio ‘Bagi Rata’ Satu Per Satu Masuk KPK

Metrobatam, Jakarta - Proyek PLTU Riau-1 menjadi bancakan korupsi meski pengerjaannya belum tuntas betul. Penyidik KPK membongkar siasat jahat dari para pejabat di sekitar...

Lemhanas Mencatat Sejak 2010 Toleransi di Indonesia Menurun

Metrobatam, Jakarta - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI mencatat sejak 2010 kualitas toleransi bangsa Indonesia mengalami penurunan. "Melalui Laboratorium Pengukuran Ketahanan Nasional (Labkurtannas) Lemhanas RI...

Kapal Fery Bermuatan 60 Santri Wanita Tenggelam

Metrobatam, Banjarmasin - Kapal fery penyeberangan yang mengangkut lebih kurang 60 santri dari Desa Bahalayung, Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, tenggelam. "Kapal fery...