Ketua Kamar Dagang (Kadin) Kepri Ahmad Ma'ruf Maulana

Metrobatam.com, Batam – Dengan pertemuan Tiongkok dan Kadin Kepri untuk mengembangkan perekonomian di Batam memanggil para investor asing luar negeri, Selasa (10/07).

Ketua Kamar Dagang (Kadin) Kepri Ahmad Ma’ruf Maulana menerangkan, menurut antar dua negara Tiongkok dan Batam untuk mempertemukan mengenai investasi di Batam, supaya para investor bisa membangun kerjasama lagi dalam perekonomian yang ada. Intinya para investor asing datang harus kita sambut dengan baik, bukan untuk menolak para investor asing datang ke Batam.

“Jadi ini kesempatan dengan baik investor asing datang ke Batam, agar bisa melakukan investasi di Batam. Kalau para investor tidak melakukan investasi di Batam, perekonomian Batam akan menurun dan investor asing pun akan mudur atas sambutan kita kurang baik bagi mereka,”kata Ahmad Ma’ruf.

“Tujuan negara Tiongkok datang ke Batam, untuk melihat keadaan di Batam atau Kepri. Agar negara Tiongkok akan membuka beberapa usahanya bahkan meraka sudah melihat lokasi untuk lahan yang akan di bangun.”ungkap Ahmad.

“Terkait lahan, Ma’ruf menyebut Batam kita sudah alokasikan tinggal pemakain aja lagi, kemungkinan tahun ini sudah akan dimulai perekrutan tenaga kerja,”sebutnya.

“Kadin Kepri yakin dan optimis bahwa pertumbuhan ekonomi untuk tahun ini lebih baik artinya dari tahun sebelumnya naik lah, jika kita lihat dari berapa investor yang akan datang, apalagi akhir Agustus ini perusahaan jepang akan hadir sebanyak 26 perusahaan,”jelasnya.

“Tentu nanti akan menyerap tenaga kerja sangat banyak mencapai ribuan tenaga kerja jika ini sudah siap,”ujarnya.

“Dalam pertemuan itu, dihadiri Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, Asisten I Pemrov Kepri Samsul Bahrum, dan para Deputi BP Batam, Ketua Paluta asing Amat Tantoso,”pungkasnya. (Toni S)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE