Metrobatam, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan masih menunggu aba-aba Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mencari pengganti Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Anies mengatakan dirinya baru akan mencari Wakil Gubernur baru setelah Jokowi meneken surat pengunduran diri Sandi.

“Kita masih menunggu ketetapan Presiden. Karena yang mengangkat pak Sandiaga Salahudin Uno siapa? Presiden. Jadi kita tunggu sampai proses selesai, baru kita nanti ke fase berikutnya, penentuan nama Wakil Gubernur,” ucap Anies saat ditemui di Gelanggang Olahraga Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (13/8).

Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 mengatur kepala daerah atau wakil kepala daerah yang mengundurkan diri harus mengirim surat pengunduran diri ke DPRD. Selanjutnya DPRD bertugas mengumumkan pengunduran diri tersebut lewat rapat paripurna. Mereka tak berhak menolak atau menerima, hanya mengumumkan.

Setelah itu DPRD mengusulkan pemberhentian ke presiden. Lalu sang kepala negaralah yang akan meneken surat pengunduran diri tersebut.

Saat ditanya mengenai calon pengganti Sandiaga nantinya, Anies masih belum mau menyebut nama. Ia hanya mengatakan nama-nama yang muncul akhir-akhir ini seperti Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, dan Wakil Ketua DPRD DKI Muhammad Taufik.

“Mereka semua orang-orang berpengalaman. Mereka semua orang-orang yang biasa bekerja sama, biasa berkarya. Insya Allah bisa. Ini bukan seperti remaja yang kenalan terus cocok-cocokan,” tuturnya.

“Siapapun tidak masalah. There is no room for personal feeling, ini adalah professional delivery,” imbuh mantan Menteri Pendidikan tersebut.

Sebelumnya, Sandi menanggalkan jabatan Wakil Gubernur DKI untuk mendampingi bakal calon presiden Prabowo Subianto sebagai peserta Pilpres 2019. Hingga kini nama pengganti Sandi belum kunjung ditetapkan oleh partai pengusung Anies-Sandiaga saat Pilkada DKI 2017 yakni Gerindra, PKS, dan PAN.

PKS Ajak Anies Tentukan Cawagub

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan bakal mengajak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menentukan sosok wakil gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno, yang maju sebagai calon wakil presiden dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

“Yang mau bekerja itu kan gubernur dan wakilnya, enggak mungkin lah mengambil nama wakil gubernur dengan gubernur tak tahu,” kata Ketua DPP PKS Aboe Bakar Alhabsyi di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (13/8).

Menurut Aboe Bakar, pihaknya ingin Anies memberikan masukan dalam mencari sosok pengganti Sandiaga. Aboe Bakar berharap nantinya pengganti Sandiaga sebagai wagub DKI Jakarta orang yang paham masalah teknis.

“Jangan sampai dua matahari bersatu,” ujarnya.

Aboe Bakar menyatakan bahwa partai tak akan memaksakan kehendah soal sosok pengganti Sandiaga. Ia menyebut PKS akan menyiapkan kader terbaiknya bila diberikan kesempatan untuk mengisi posisi wagub DKI Jakarta.

“PKS santai-santai saja, kalau PKS dikasih kesempatan ya Alhamdulillah,” tuturnya.

Saat disinggung nama dari PKS yang bakal diusulkan adalah Mardani Ali Sera dan mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Aboe Bakar menjawab diplomatis. Menurutnya, nama-nama yang muncul di media belakangan ini mungkin dipilih menjadi pengganti Sandiaga.

“Semua nama itu serba mungkin, saya tidak bisa bicara sekarang ini. Karena apapun jadinya kalau misalnya sudah oke kami akan umumkan,” kata dia.

Aboe Bakar mengatakan bahwa pihaknya tak masalah dengan posisi Aher yang bila benar dipilih akan turun pangkat. Sebelumnya Aher adalah gubernur Jawa Barat selama dua periode. Aher pun sempat didaftarkan sebagai calon legislatif, namun mundur.

“Kalau di PKS sudah biasa abis dari menteri jadi wali kota di Depok, di PKS itu rileks banget, santai,” ujarnya. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Loading...