Metrobatam, Jakarta – Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menghadiri acara deklarasi Gerakan Emas atau Gerakan Emak-Emak dan Anak-Anak Minum Susu di Stadion Klender, Jakarta Timur, Rabu (24/10). Di sini, Prabowo kebablasan saat berorasi soal susu yang kini tak mampu dibeli emak-emak karena harganya mahal.

Pantauan CNNIndonesia.com, begitu tiba, Ketua Umum Partai Gerindra itu langsung disambut emak-emak yang memang telah menunggunya di bawah panggung.

Dengan mengenakan setelan berwarna biru muda, Prabowo langsung menyapa para emak-emak yang telah antusias menyodorkan tangannya untuk disalami. Teriakan dan berbagai aduan pun dilontarkan para emak-emak kepada Prabowo selama disalami itu.

Dalam kegiatan ini, Prabowo juga menyampaikan pidatonya di depan emak-emak terkait deklarasi Gerakan Emas. Dia mengaku cukup prihatin karena masih banyak anak-anak Indonesia yang mengalami stunting atau kekurangan gizi. Maka gerakan minum susu ini mesti digalakkan sejak dini.

“Sudah lama saya berpikir bahwa bangsa Indonesia ini kurang gizi. Kurang protein, saya lama berpikir bahwa salah satu langkah dan tindakan yang cepat untuk memperbaiki kekurangan protein ini adalah dengan minum susu,” kata Prabowo saat menyampaikan pidatonya di hadapan ratusan emak-enak dan balita.

Ucapan itu pun langsung dibalas oleh teriakan para emak-emak yang menyebut bahwa saat ini harga susu mahal. Mereka tidak sanggup membeli susu murni.

Mendengar itu, Prabowo pun langsung menjawab akan membuat susu berharga murah.

“Kami buat murah, kami bikin tidak mahal. Susu kita bikin tidak mahal,” kata Prabowo.

Karena terlalu asyik berorasi terkait cita-citanya yang ingin membuat warga Indonesia terpenuhi gizi dan proteinnya, Prabowo pun ‘kebablasan’ berkampanye dalam kegiatan ini. Padahal sejak awal Prabowo hanya diundang sebagai tamu dalam acara deklarasi dan tidak boleh ada unsur kampanye sama sekali.

Mengingat dalam kegiatan ini pun banyak melibatkan anak-anak kecil yang hadir bersama orangtuanya.

“Saya janji kalau Insyaallah rakyat Indonesia berikan kepercayaan ke saya dan saudara Sandi, kalau Insyaallah Prabowo-Sandi terpilih saya janji di hadapan rakyat saya akan laksanakan gerakan ini sampai ke desa-desa,” kata Prabowo

“Tiap anak Indonesia harus minum susu tiap hari. Mereka harus berkembang jadi anak kuat dan pinter. Harus cerdas pinter harus kuat dan Indonesia akan jadi Macan Asia kembali,” ucap Prabowo.

Mendengar kalimat itu, sejumlah Paspamres pun langsung menghampiri Prabowo untuk mengingatkan bahwa dirinya sudah kebablasan. Adiknya, Hasyim Djodjohadikusumo yang juga hadir langsung berlari menghampiri Prabowo dan berbisik mengingatkan kakaknya yang telah kebablasan di atas panggung.

Setelah diingatkaan, Prabowo pun tampak diam beberapa detik di atas panggung. Baru tak lama kemudian dia kembali memegang microphone-nya dengan kedua tangan dia atas mulut dan langsung meminta maaf kepada hadirin.

“Saya kira cukup sekian, saya mungkin kebablasan, tapi itu niat saya, cita-cita saya sejak kecil. Selamat berjuang Gerakan Emas,” kata Prabowo.

Dia pun langsung kembali ke balik panggung untuk kemudian minum susu bersama delapan orang wanita hamil.

Dalam acara ini Prabowo diundang sebagai pelopor gerakan, bukan calon presiden. Sejak awal MC dan tamu yang hadir telah dilarang mengeluarkan statement kampanye dalam kegiatan ini.

Gerakan Emas sendiri merupakan kepanjangan dari Gerakan Emak-Emak dan Anak Minum Susu. Gerakan Emas adalah penggantian nama ‘Revolusi Putih’ kubu Prabowo-Sandiaga.

Merujuk dari laman Partaigerindra.or.id, Revolusi Putih adalah gagasan Prabowo dan Partai Gerindra untuk membangun karakter bangsa yang sehat dan kuat. Namun, diksi ‘revolusi’ ini tak disukai kalangan muda. Kubu Prabowo-Sandiaga lantas memikirkan nama pengganti. Kemudian muncul usulan ‘Gerakan Emas’.

Revolusi Putih adalah gerakan memberikan susu kepada masyarakat. Hal itu dilakukan dalam rangka mencerdaskan masyarakat Indonesia. Prinsipnya, Gerakan Emas sama dengan ‘Revolusi Putih’. Bedanya, ada beberapa tambahan pemberian makanan yang mengandung protein selain susu. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Real Count KPU 20%: Jokowi-Amin 55,1% Prabowo-Sandi 44,9%

Metrobatam, Jakarta - Data masuk di Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) KPU sudah mencapai 20,1%. Situng yang juga kerap disebut sebagai 'Real Count KPU'...

KPU Rekomendasikan Pemilu Serentak Dipisah

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan riset evaluasi pelaksanaan pemilu serentak. Salah satu rekomendasinya yaitu dilakukannya pemilu serentak dengan dua jenis. "Salah satu...

Kompolnas Tolak Gabung bila TPF Kecurangan Pilpres Dibuat

Metrobatam, Jakarta - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menolak bergabung andai kedua paslon peserta Pilpres 2019 sepakat membentuk komisi atau tim independen pencari fakta kecurangan....

Brimob Nusantara Ditarik ke DKI, KSP: Jakarta Barometer, Harus Diperkuat

Metrobatam, Bogor - Brimob Polda-polda di Indonesia dikerahkan Ibu Kota Jakarta terkait pengamanan tahapan Pemilu 2019. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan sebagai ibu...

Pencarian Terus Dilakukan, Korban Tewas Gempa Filipina Jadi 11 Orang

Manila - Upaya pencarian para korban gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,1 di Filipina terus dilakukan. Sejauh ini korban tewas bertambah menjadi 11 orang. Gempa bumi...

Wiranto Tegaskan Aparat Siap Hadapi Aksi yang Melanggar Hukum

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamana (Menko Polhukam) Wiranto mewanti-wanti kepada semua pihak tidak membuat gerakan massa yang mengganggu ketertiban...

NU Minta Masyarakat Bersabar Tunggu Hasil Perhitungan KPU

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj meminta semua pihak menahan diri dan bersabar menunggu perhitungan resmi pemilihan...

TKN Minta Kubu Prabowo Lapor Bawaslu jika Temukan Kecurangan

Metrobatam, Jakarta - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga meyakini pelaksanaan Pilpres 2019 telah berjalan sesuai dengan mekanisme...

Bawaslu Sebut Situs Jurdil 2019 Diblokir karena Tak Netral

Metrobatam, Jakarta - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mochammad Afifuddin menyebut penutupan situs pemantau jurdil2019.org atau Jurdil 2019 dilakukan lantaran terdapat indikasi tidak netral...

18% Data TPS Sudah Masuk, Ini Hasil Real Count KPU

Metrobatam, Jakarta - Data yang masuk di Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) KPU sudah mencapai 18,8%. Situng, yang juga kerap disebut sebagai 'Real Count...

JK: Pertemuan Jokowi dengan Prabowo Makin Cepat, Makin Baik

Metrobatam, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) Calon Presiden (Capres) nomor urut 01 dan 02, Joko Widodo dan Prabowo Subianto segera melakukan pertemuan...

Stiker KPU Jadi Dasar Curiga Kecurangan, Ternyata untuk Hindari Preman

Metrobatam, Jakarta - Video mobil boks berstiker KPU parkir di depan ruko digital print di Kawasan Condet, Jakarta Timur, bikin geger. Banyak yang menaruh...