Metrobatam, Jakarta – Gempa bermagnitudo 5,3 berpusat di Bali terasa hingga Lombok. Warga berhamburan keluar dari rumah.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Mataram melaporkan gempa yang terjadi pada pukul 01.23 Wita. Gempa berpusat di Bali bagian selatan, koordinat gempa 9,42 Lintang Selatan (LS) dan 115,41 Bujur Timur (BT) di kedalaman 20 km.

“Gerung Lombok Barat, warga berlarian ke luar rumah. Gempa campur gemuruh, jadi panik sendiri. Setelahnya mendengar gemuruh hujan,” tutur Kusnandar di WhatsApp grup BMKG Mataram, Kamis (15/11).

“Kuta juga terasa keras, pada lari ke luar rumah,” kata Bobby Oscar, warga di Lombok Tengah.

Sementara itu, di Cakranegara, Kota Mataram, saat guncangan gempa terjadi, hujan turun rintik-rintik disertai gemuruh dan petir. Hal ini membuat hampir sebagian warga terjaga dan berlari keluar dari rumah.

“Tadi saya masih nonton TV, saya kira hanya suara gemuruh hujan, tapi kursi tempat saya duduk ikut bergoyang,” ungkap Makrifat kepada detikcom.

Hingga pukul 02.15 Wita, warga di Jalan Kebudayaan, Cakranegara, Kota Mataram, masih terlihat berada di luar dan belum berani kembali ke dalam rumah. Belum ada laporan dampak kerusakan akibat gempa tersebut.

“Gempa ini tidak berpotensi tsunami,” kata BMKG Mataram dalam keterangannya. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Loading...