Metrobatam, Jambi – Seorang anak kandung di Kabupaten Muarojambi, Jambi ini hidupnya sungguh memilukan sekali. Betapa tidak, sebut saja Bunga (19), selama sekitar 5 tahun menjadi budak nafsu ayah kandungnya sendiri.

Ialah Tujan alias Tarsum (39) salah seorang warga Desa Arang-arang, Kecamatan Kumpe, Kabupaten Muarojambi, Jambi yang tega merenggut mahkota keperawanan anaknya sendiri.

Ironisnya lagi, perbuatan mensetubuhi anaknya tersebut dia lakukan selama bertahun-tahun hingga anaknya beranjak di usia remaja.

Terungkapnya kasus asusila tersebut, setelah istri pelaku, NS melaporkan perbuatan tidak senonoh suaminya ke polisi. Tidak menunggu lama, polisi yang mendapatkan laporan berhasil mengamankan Tujan saat berada di rumahnya.

Menurut Kasat Reskrim Polres Muarojambi AKP Afrito Marbaro, pelaku diamankan petugas di rumahnya sendiri, lantaran pelaku bersama korban masih tinggal dalam satu rumah.

Kepada petugas, pelaku mengakui semua perbuatan bejatnya kepada korban sejak tahun 2013 lalu, yakni dengan cara diancam akan dibunuh.

“Saat itu, anak korban sedang tidur di kamar, kemudian pelaku mendatangi kamar korban lalu memaksa anaknya untuk melakukan persetubuhan dengan pelaku, dengan cara diancam dan dicekik lehernya akan dibunuh. Selain itu, korban juga dirayu dengan diiming-imingi akan dibelikan handphone dan pakaian oleh pelaku,” papar Afrito kepada sejumlah media, Rabu (7/11).

Dia menambahkan, dalam melakukan aksinya nafsu setannya, bukan hanya pada saat itu saja, tetapi sudah berkali kali sampai bertahun tahun hingga anaknya itu tamat SMA.

“Pelaku mensetubuhi anaknya saat masih berusia 13 tahun dan sedang duduk dibangku sekolahan SMP hingga berusia 19 tahun. Terakhir dilakukannya, pada tahun 2017 lalu,” ungkapnya.

Bersama pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti, berupa satu buah bantal, satu helai sarung, dan satu helai sprey yang digunakan korban pada saat melakukan persetubuhan terhadap anak kandungnya sendiri.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak junto pasal 64 KUHP pidana dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.

“Karena dilakukan terhadap anak kandungnya sendiri maka ditambah lagi seperempat tahun menjadi 20 tahun kurungan penjara,” tegas Afrito. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kominfo Rilis 23 Hoaks, Termasuk Neno Sebut Prabowo Rasul

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) lewat Subdit Pengendalian Konten Internet merilis temuan hoaks seputar Pemilu 2019 per Sabtu, 20 April 2019....

Kisah Petugas KPPS Lebak Meninggal Saat Sujud Salat

Metrobatam, Lebak - Petugas KPPS di Lebak, Banten, Jumri meninggal karena kelelahan selama proses hitung suara. Sempat izin untuk salat subuh saat penghitungan C1...

PDIP Curigai Rekomendasi Bawaslu Soal Hitung Ulang di Surabaya

Metrobatam, Surabaya - Bawaslu Surabaya merekomendasikan penghitungan suara ulang di seluruh TPS Surabaya. Menanggapi hal itu, PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menilai sikap Bawaslu...

KASN Tolak Gabung jika TPF Kecurangan Pilpres 2019 Dibentuk

Metrobatam, Jakarta - Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menolak bergabung jika kedua pasangan calon presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sepakat membentuk...

Selama Pemilu 54 Petugas KPPS dan 15 Polisi Meninggal

Metrobatam, Jakarta - KPU menyebut total ada 54 petugas KPPS atau Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara yang meninggal dunia pada saat penyelenggaraan Pemilu 2019. Jumlah...

Caleg PDIP Ditangkap di Kasus Pembakaran 15 Kotak Suara di Jambi

Metrobatam, Sungai Penuh - Polisi menangkap 3 pelaku kasus pembakaran 15 kotak surat suara DPRD di Sungai Penuh, Jambi. 3 orang yang ditangkap 1...

Menlu Ditemui Dubes Sri Lanka, RI Siap Beri Bantuan Pascateror Bom

Metrobatam, Jakarta - Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia Dharshana M Perera menemui Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno LP Marsudi. Dalam pertemuan itu,...

Bawaslu Kota Tanjungpinang akan Perketat Pengawasan 5 TPS PSU

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Bawaslu Kota Tanjungpinang akan perketat proses pengawasan terhadap 5 TPS yang akan PSU (Pemungutan Suara Ulang). Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang Muhamad Zaini...

Istri Almarhum Sys NS Menikah Lagi

Metrobatam, Jakarta - Penyiar senior Sys NS telah berpulang 2018 lalu. Kini, sang istri diketahui telah memutuskan untuk menikah lagi. Istri almarhum Sys NS, Shanty,...

Menkes: Boleh Bangga Punya MRT, Tapi Jangan Jadi Sarang TBC

Metrobatam, Jakarta - Penyakit menular masih menjadi ancaman di Indonesia. Tuberkulosis (TBC atau TB) merupakan salah satu dari banyak penyakit yang masih menjadi beban...

Danlantamal IV Pimpin Apel Khusus

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., memimpin pelaksanaan Apel Khusus di Lapangan...

PLN Tanjungpinang Ajak Ibu-ibu Masak Tanpa Api

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2019, PLN Tanjungpinang mengadakan lomba memasak menggunakan kompor induksi. Manajer PLN UP3 Tanjungpinang, Fauzan juga mengajak...