Metrobatam, Batam – Hujan lebat yang disertai petir dan angin puting beliung mengakibatkan 30 unit rumah di Pulau Pecung, Kelurahan Pecung, Kecamatan Belakang Padang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mengalami rusak parah, Minggu (4/10) malam. Bahkan, seorang warga terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena disambar petir.

Dari data yang dimiliki Polsek Belakang Padang, 26 unit rumah dan 4 unit kios rusak berat setelah dihantam angin puting beliung tersebut.

Akibatnya, 106 orang warga di RT 004 dan RT 005 RW 002 kehilangan tempat tinggal mereka, dua orang warga kehilangan kios BBM dan dua lainnya kehilangan keramba apung miliknya.

Sementara itu, seorang warga yang tersambar petir diketahui bernama Ijal (30). Pria ini tersambar petir saat hujan deras berlangsung.

“Hampir seluruh rumah, bagian atapnya terangkat. Selain itu, ada beberapa rumah yang roboh. Dan kondisi warga yang tersambar petir, saat ini sudah membaik,” kata Kapolsek Belakang Padang AKP Ulil Rahim, Senin (5/11).

Guna membantu para korban, lanjut Ulul, pihak Polresta Barelang menerjunkan sedikitnya 50 orang personel dan membuat posko bencana di Pulau Pecung.

“Pihak Polresta Barelang juga akan mengirimkan tim dokkes untuk memeriksa kesehatan warga pasca kejadian ini. Selain itu, Kapolresta Barelang Kombes Hengki juga akan mengirimkan bantuan untuk warga berupa material agar bisa segera memperbaiki rumah yang rusak,” kata Ulil.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batam, Leo Putra mengatakan akan segera melakukan pendataan jumlah kerugaian warga.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan segera membangun posko di lokasi bencana. “Kami akan segera berikan bantuan kepada warga. Posko juga akan didirikan sesuai standar Kementrian Sosial,” ujarnya. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Loading...