Metrobatam, Pemalang – Presiden Joko Widodo (Jokowi) seusai meresmikan Tol Pejagan-Pemalang seksi 3 dan 4 mengungkapkan, Merak hingga Surabaya akan tersambung jalan tol di pertengahan Desember 2018.

Sedangkan Merak hingga Banyuwangi akan tersambung jalan tol pada tahun 2019 nanti.

“Tadi jelas mengenai jalan tol dari Merak sampai Banyuwangi. Yang Merak sampai Surabaya nanti pertengahan Desember sambung, kemudian yang Probolinggo akhir tahun sambung. Baru dilanjutkan dari Probolinggo ke Banyuwangi, InsyaAllah nanti 2019 akhir juga sudah rampung,” ujar Jokowi di lokasi pintu Tol Pejagan-Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (9/11).

Jokowi menegaskan di 2019 nanti dari Merak hingga Banyuwangi akan tersambung tol. Setelah selesai tol Trans Jawa, pemerintah akan menggeber lagi pembangunan tol di Kalimantan dan Sumatera.

“Artinya dari ujung barat sampai ujung timur selesai. Baru nanti konsentrasi di Sumatera sama Kalimantan sama yang lain,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Dia menambahkan di sepanjang tol Trans Jawa akan disiapkan rest area yang khusus menyediakan aneka produk lokal, mulai dari makanan hingga produk pangan lokal, seperti bawang merah, telur Asin, hingga sate Tegal.

Menurut Jokowi penyediaan rest area ini lewat koordinasi antara Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dengan kepala daerah.

“Sudah saya perintahkan ke Bu Menteri, Pak Menteri PU, juga ke wali kota dan bupati agar setelah ini selesai ada rest area yang menjual produk-produk dari daerah, makanan dari daerah. Tadi sudah usul Pak Wali dan Bu Bupati, telur asin, sate tegal, brambang merah dipajang di situ. Sebentar lagi nanti akan diselesaikan juga,” tutur Jokowi.

Saat meresmikan penggunaan Tol Pejagan – Pemalang, Jawa Tengah. Jokowi berharap, penggunaan tol ini bisa mempercepat distribusi barang yang semakin lancar.

Jalan Tol Pejagan – Pemalang (57,5 km) yang diresmikan adalah seksi 3 dan 4 Brebes Timur – Sewaka, dan Jalan Tol Pemalang – Batang untuk segmen Sewaka -Simpang Susun Pemalang, sepanjang 37,5 km.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim saya resmikan jalan tol Pejagan – Pemalang seksi 3 dan 4 Brebes Timur – Sewaka, dan Jalan Tol Pemalang – Batang segmen Sewaka – Simpang Susun Pemalang,” kata Jokowi di lokasi pintu Tol Pejagan-Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (9/11).

Jokowi mengatakan, satu demi satu konektivitas di Indonesia semakin tersambung. Dia berharap hal ini juga diikuti dengan munculnya titik-titik perekonomian baru.

Dia juga mengatakan, target penyambungan tol dari ujung barat di Merak, hingga ujung timur di Banyuwangi bisa tercapai tahun ini.

“Saya rasa itu kerja kerja yang dilakukan Kementerian BUMN, Kementerian PUPR dalam membangun infrastruktur khususnya jalan tol. Kita harapkan bisa mempercepat distribusi barang yang semakin lancar,” katanya.

Sementara itu Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengapresiasi upaya Waskita Karya menyelesaikan proyek tol Trans Jawa, khususnya pada pengerjaan Tol Pejagan-Pemalang dengan tepat waktu.

“Peresmian operasional seksi III dan IV hari ini melengkapi Jalan tol Pejagan-Pemalang seksi I dan II yang telah diresmikan pengoperasiannya oleh Presiden Joko Widodo pada 16 Juni 2016. Ini artinya keseluruhan jalan tol Pejagan – Pemalang sepanjang 57,5 kilometer telah beroperasi. Terima kasih kepada Waskita Karya dan seluruh stakeholder yang sudah berkomitmen penuh menyelesaikan proyek ini sesuai dengan target yang ditetapkan,” kata Rini dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/11).

Rini mengaku yakin terkoneksinya Pulau Jawa melalui jalan tol, akan memberikan dampak bagi perekonomian. Pertama, biaya logistik yang lebih murah karena akses transportasi yang lebih cepat dan efisien. Hal itu juga kemudian akan diikuti dengan terbukanya lapangan kerja serta menggerakkan kegiatan perekonomian di daerah yang dilalui ruas tol Trans Jawa.

“Saya pun selalu menekankan kepada BUMN agar turut aktif dalam menangkap dan memaksimalkan setiap dampak positif dari kehadiran jalan tol. Sehingga memacu pertumbuhan roda perekonomian masyarakat setempat dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik berkat adanya jalan tol,” ungkap Rini.

Direktur Utama Waskita Karya, I Gusti Ngurah Putra menambahkan, beroperasinya jalan tol yang merupakan bagian dari jaringan jalan tol Trans Jawa ini akan meningkatkan aksesibilitas di wilayah Jawa Tengah.

“Tol ini juga akan mendorong pengembangan potensi ekonomi daerah yang pada akhirnya akan berpengaruh pada ekonomi nasional secara keseluruhannya,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Proyek Jalan Tol Pejagan – Pemalang seksi III & IV (ruas Brebes Timur-Pemalang) diperoleh Waskita pada tahun 2015 dengan nilai kontrak sebesar Rp 3,782 triliun. Jalan Tol Pejagan-Pemalang seksi III & IV memiliki tiga Gerbang Tol (GT). Yakni GT Brebes Timur, GT Tegal, dan GT Pemalang. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE