Metrobatam, Jakarta – Djarot Saiful Hidayat menyebut sahabatnya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), sudah menyiapkan sejumlah rencana setelah bebas dari Rutan Mako Brimob, Depok. Ahok bakal bebas pada 24 Januari 2019.

“Insyaallah, ya dihitung ya sekitar tanggal-tanggal itulah, 23-24 (Januari) ini, ya,” kata Djarot di kantor DPP PDIP, Jalan Pangeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (18/12).

Djarot mengatakan Ahok memiliki banyak urusan pribadi yang harus diselesaikan. Ahok, menurut Djarot, menerima banyak undangan untuk menjadi pembicara di luar negeri.

“Tapi sekarang ini biarlah Pak Ahok bisa menikmati kebebasannya, ya. Ia juga punya banyak sekali kan urusan-urusan pribadi yang harus diselesaikan. Termasuk saya dengar, saya ngobrol-ngobrol, beliau nanti banyak diundang untuk bicara di beberapa forum di luar negeri,” jelas Djarot.

Sebelumnya, Ahok diusulkan mendapatkan remisi 1 bulan pada Natal nanti. Bila Ahok mendapatkan remisi itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu diprediksi bisa bebas pada Januari 2019.

Dirjen Pemasyarakatan (Dirjen Pas) Kemenkum HAM Sri Puguh Budi Utami mengatakan, bila mengajukan permohonan cuti, Ahok bisa segera keluar dari Rutan Mako Brimob, Depok.

“Data di kami, mungkin Ahok bisa bebas tanggal 24 Januari 2019. Kalau beliau mengajukan cuti menjelang bebas, kemungkinan bisa lebih cepat. Itu haknya kalau beliau nanti mau,” kata Sri kepada wartawan di LP Cipinang, Jakarta Timur, Senin (17/12). (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Loading...