Metrobatam, Jakarta – Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif menepis tuduhan bahwa Prabowo Subianto memukul meja dalam forum Dewan Penasihat PA 212 sepekan sebelum Ijtimak Ulama 1. Slamet menegaskan Prabowo tak memukul meja seperti deskripsi tulisan yang diturunkan mantan anggota penasihat PA 212 Usamah Hisyam.

“Bukan memukul meja, tapi gerakan refleks,” kata Slamet saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (19/12).

Dalam tulisan Usamah yang dimuat di muslimobsession, disebutkan bahwa Prabowo meninju meja hingga membuat ulama terperangah. Slamet menegaskan Prabowo hanya mengeluarkan refleks saat dituduh ilmu Islam eks Danjen Kopassus itu kurang.

Slamet menegaskan tak ada pukulan atau tinjuan dari Prabowo di hadapan forum Dewan Penasihat PA 212 itu. Dalam forum itu, jika merujuk tulisan Usamah, hadir di antaranya Ketua Dewan Penasihat PA 212 Slamet Maarif hingga elite partai politik seperti Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, Sekjen PAN Eddy Soeparno dan Sekjen PBB Afriansyah Ferry Noor.

Juru bicara Front Pembela Islam atau FPI itu juga menegaskan Prabowo tak pernah mengkhianati umat Islam. Soal apakah tulisan Usamah tendensius kepada Prabowo, Slamet menyerahkan penilaian tersebut kepada publik.

“(Gerakan refleks) menunjukkan keseriusannya walau dituduh Islamnya kurang, tapi dia tidak pernah mengkhianati Islam,” sebut Slamet. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Loading...