Metrobatam, Jakarta – Ratusan calon legislatif DPR dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menertawakan foto Ketua Umum Partai Komunis Indonesia (PKI) Dipa Nusantara Aidit yang dikaitkan dengan Presiden Joko Widodo. Hal itu terjadi saat Jokowi memberikan sambutan di acara pembekalan caleg PKB di Balai Sarbini, Jakarta, Senin (17/12).

Mulanya, selama Jokowi memberikan sambutan, ditampilkan beberapa foto di layar sesuai dengan topik yang tengah dibicarakan. Ketika Jokowi menyinggung pencapaian pemerintah, foto yang nampak di layar adalah infografis jumlah jalan, jembatan, serta infrastruktur lain yang telah dibangun.

Layar besar yang ada dalam Balai Sarbini kemudian menampilkan foto DN Aidit tengah berpidato di hadapan massa. Foto itu ditampilkan saat Jokowi menyinggung tuduhan dirinya adalah antek PKI.

Dalam foto, ada seorang pria dewasa di dekat Aidit yang diberi lingkaran. Menurut Jokowi, banyak yang memainkan isu bahwa seseorang di dekat Aidit itu adalah dirinya.

“Ini adalah gambar DN Aidit pidato tahun 1955. Lah ini kok katanya ada saya,” ucap Jokowi lalu terkekeh.

Ratusan kader PKB yang hadir sontak tertawa dan tepuk tangan. Mereka seolah menertawakan isu yang dimainkan lawan, yakni dengan mengaitkan Jokowi dengan PKI. Padahal, Jokowi baru lahir pada tahun 1961.

Jokowi sendiri menegaskan bahwa PKI dibubarkan pada medio 1965-1966 lalu. Sementara kala itu, Jokowi mengaku dirinya masih berusia 4 tahun.

“Isu Jokowi PKI. Yang percaya itu banyak sekali. Sembilan juta yang pecaya. Padahal PKI itu dibubarkan tahun ’65-66. Umur saya itu masih 4 tahun,” kata Jokowi.

Saat Jokowi mengatakan hal itu, ratusan caleg DPR PKB kembali tertawa bersama-sama. Tepuk tangan juga menggema di seluruh ruangan.

Jokowi lalu meminta kepada kader PKB agar selalu mempraktikkan politik yang beretika. Tentu demi perkembangan demokrasi ke arah yang positif.

“Politik yang tak beradab tidak beretika, tidak akan mendewasakan demokrasi kita,” ujar Jokowi.

Jokowi lalu menyinggung isu yang menuduh dirinya sebagai antek asing. Dia kemudian membeberkan beberapa hal untuk menampik tuduhan tersebut.

“Antek asing juga misalnya. Antek asing seperti apa. Mungkin banyak yang belum tahu. Blok Mahakam dulu 100 persen dikuasai Prancis dan Jepang. Sekarang sudah kita berikan ke Pertamina,” kata Jokowi.

Ratusan kader PKB memberikan tepuk tangan yang riuh. Beberapa dari mereka meneriakkan nama Jokowi. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Loading...