Metrobatam, Jakarta – Waketum PAN Bara Hasibuan siap menjelaskan soal sikap politik dirinya yang dipertanyakan partai. PAN menyebut akan menanyakan hal itu ke Bara dalam rapat Fraksi PAN pekan ini.

“Saya sih siap saja kalau ditanya ya,” kata Bara saat dikonfirmasi, Senin (7/1) malam.

Namun, Bara mengaku hingga kini belum mendapatkan undangan rapat. Dia mengaku siap kapan pun partai memanggil dirinya.

“Sampai sekarang belum ada pemberitahuan atau undangan untuk rapat fraksi. Jadi saya menunggu dan saya siap saja,” ujarnya.

Ia menegaskan selama ini dirinya tak pernah menyatakan dukungan terhadap pasangan capres-cawapres yang berbeda dengan keputusan PAN, yakni Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Pembelaan Bara terhadap kader PAN yang mendukung Jokowi-Ma’ruf dilakukan demi kepentingan partai.

“Yang saya lakukan hanya membela para pengurus yang melakukan deklarasi. Saya kan tidak menyatakan dukungan terhadap salah satu calon gitu kan,” kata Bara.

Rencana klarifikasi PAN atas sikap politik Bara itu diungkapkan Ketua DPP PAN Yandri Susanto. Meski tak dilakukan dalam rapat khusus, rencananya Bara akan dimintai penjelasan dalam rapat Fraksi PAN pada Kamis (10/1) mendatang.

“10 Januari. Ada rapat pleno di fraksi. Kalau dia ada kita tanya ke Bang Bara. Kenapa gayanya kayak gitu?” ujar Yandri.

Sementara Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mengaku belum mengetahui kabar desakan mundur kepada koleganya Bara Hasibuan. Viva mempertanyakan dasar desakan kepada salah satu Waketum PAN itu.

“Saya belum mendengar dan melihat jika ada desakan mundur kepada Bara Hasibuan. Siapa yang mendesak mundur? Atas dasar apa mendesak Bara mundur dari anggota DPR RI?” ujar Viva

Menurut Viva, selama ini tidak ada hal prinsipil yang dilanggar oleh Bara. Bahkan, menurutnya, selama ini Bara menjalankan tugasnya sebagai pengurus partai dan anggota DPR dengan baik.

“Menurut saya tidak ada hal prinsip dan melanggar peraturan partai. Bara aktif menjalankan tugas dengan baik sebagai anggota parlemen. Bara adalah bagian dari pluralitas PAN. Artinya PAN lahir sebagai partai reformis, menghargai keberagaman dan kemanusiaan,” tuturnya.

Bukan Rahasia

Sementara Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo menilai, desakan itu merupakan reaksi manusiawi dari para kader atas sikap politik Waketum PAN itu.

“Desakan mundur ke Bara itu merupakan reaksi yang manusiawi dari para kader. Sebenarnya selama ini pimpinan dan kader PAN sudah tahu bahwa Bara mendukung Pak Jokowi. Bahkan saya pribadi kurang yakin kalau pada tahun 2014 Bara berkampanye untuk Prabowo-Hatta,” ujar Dradjad kepada wartawan, Senin (7/1).

Dradjad mengatakan, sejatinya selama ini pimpinan dan para kader sudah mengetahui ke mana arah sikap politik Bara. Bara, kata dia, tampak jelas mendukung pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Hal itu jelas bertentangan dengan keputusan partai.

Bertolak dari sikap politik tersebut lah, kata Dradjad, desakan kepada Bara muncul. Menurut dia, para kader sudah tidak bisa menoleransi pada sikap Bara lagi. Terlebih lagi, pasca adanya desakan mundur kepada Amien Rais oleh sang ayah, Albert Hasibuan.

Albert bersama 4 pendiri PAN lainnya sebelumnya mendesak Amien Rais untuk mundur dari partai berlambang matahari putih itu dan dari dunia perpolitikan. Desakan mundur itu disampaikan Albert cs melalui surat terbuka.

“Tapi tampaknya kader sudah tidak bisa menoleransi lagi setelah ‘goro-goro’ dari 5 pendiri PAN yang sudah mundur atau non-aktif, termasuk pak Albert ayah Bara. Kader PAN meyakini surat tersebut tidak lepas dari sikap sangat kritis Pak Amien ke Presiden Jokowi, dan peranan kunci Pak Amien dalam dukungan PAN ke Mas Prabowo,” ujar Dradjad.

Dradjad mengatakan, memang tidak seharusnya Bara disalahkan atas tindakan Albert Hasibuan. Namun, menurut dia, sebagai politisi yang cukup berpengalaman Bara seharusnya memahami apa yang harus dilakukan.

“Secara politik, desakan mundur ini membuat Bara kesulitan mendapatkan suara di dapilnya. Bara itu kawan saya. Tapi saya harus bicara apa adanya. Apa yang dilakukan pak Albert telah merugikan Bara sebagai caleg PAN dan salah satu Waketum PAN,” katanya. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Loading...