Metrobatam, Majalengka – Pasangan suami istri, Tirta (46) dan Mimin (42) tak sabar menanti kedatangan mobil barunya. Pasangan suami istri ini sempat menggemparkan Majalengka, lantaran proses transaksi pembelian mobil barunya itu terbilang unik.

Tirta dan Mimin membeli mobil jenis Toyota Rush tipe anyar menggunakan uang logam recehan pecahan Rp 500 dan Rp 1.000 sebanyak Rp 40 juta, sisanya menggunakan uang kertas. Totalnya mencapai Rp 261.850.000. Uniknya, Tirta dan Mimin membawa uang recehannya itu ke dealer Toyota Auto 2000 Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat pada Jumat (25/1).

Tirta membutuhkan waktu tujuh tahun untuk mengumpulkan receh sebanyak Rp 40 juta. “Sejak 2012 mulai menabung menggunakan receh. Saya pikir awalnya tidak boleh beli mobil pakai recehan, ternyata kata pihak dealer boleh. Akhirnya saya bawa sekitar Rp 40 juta recehan milik saya itu ke dealer,” kata Tirta saat ditemui detikOto di tempat kerjanya di Desa Biyawak, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Selasa (29/1).

Selain bekerja sebagai petani, Tirta juga dipercaya salah satu developer perumahan sebagai petugas keamanan. “Pagi ke sawah, kalau senggang ke sini. Ya Alhamdulillah dipercaya sama bos saya buat jaga-jaga di sini,” kata Tirta.

Lebih lanjut, Tirta menceritakan uang recehan yang ia belanjakan untuk membeli mobil Toyota Rush merupakan hasil dari bertani. Luas sawah yang digarap oleh ayah dua anak itu sekitar 11.000 meter. Dari luas sawah yang Tirta garap itu, 7.000 meternya merupakan sawah sewaan.

“Saya cuma bertani sama kerja serabutan. Sempat bantu usaha saudara saya yang jual cilok,” katanya.

Awalnya, Tirta berencana menggunakan uang recahan itu untuk tradisi saweran saat pemberangkatan ibadah hajinya. Tirta termotivasi menabung uang recahan setelah mendaftar ibadah haji pada 2012.

“Ya awalnya buat saweran. Karena berangkatnya masih lama, kalau tidak salah 2021 berangkat hajinya. Jadi digunakan untuk membeli mobil dulu. Ternyata boleh pakai recehan,” kata Tirta seraya tersenyum.

Tirta menilai uang logam recehan lebih membuat keluarganya tak boros untuk berbelanja. Awalnya Tirta menabung dari uang logam pecahan Rp 100 hingga Rp 1.000. Selain itu, Tirta juga kerap menukarkan uang kertas pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu dengan uang logam untuk ditabung.

“Istri saya tidak bakal belanja ke mal atau pasar bawa recehan banyak. Untungnya punya recehan tuh begitu,” kata Tirta.

Sebelum menaiki mobil anyar buah dari ketekunannya bertani itu, Tirta berencana berziarah ke makam Wali Sanga pada awal Februari nanti. Rencananya, mobil anyar milik Tirta itu tiba di kediamannya pada 6 Februari mendatang.

Terpisah, Sales Consultan Auto 2000 Jatiwangi-Majalengka, Beni Sinambung mengatakan uang recahan milik Tirta itu sudah disetorkan ke bank pada Senin kemarin. “Saat ini bank sedang menghitung jumlah recehan yang disetorkan Pak Tirta. Jumlahnya itu sekitar Rp 40 juta, untuk sisanya Rp 221.850.00 itu dibayar pakai uang kertas,” kata Beni saat ditemui detikOto di kantornya.

Pembayaran pembelian mobil menggunakan uang logam receh hingga puluhan juta, menurut Beni, merupakan kejadian kali pertama terjadi di Majalengka. Pihaknya tak memiliki syarat apa pun terkait uang pecahan yang digunakan untuk transaksi jual beli.

“Logam atau kertas kita tetap terima. Tapi kita akan cek kembali di bank, kalau ada yang kurang ya kita hubungi orangnya. Mobil akan dikirim 6 Februari,” katanya. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kominfo Rilis 23 Hoaks, Termasuk Neno Sebut Prabowo Rasul

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) lewat Subdit Pengendalian Konten Internet merilis temuan hoaks seputar Pemilu 2019 per Sabtu, 20 April 2019....

Kisah Petugas KPPS Lebak Meninggal Saat Sujud Salat

Metrobatam, Lebak - Petugas KPPS di Lebak, Banten, Jumri meninggal karena kelelahan selama proses hitung suara. Sempat izin untuk salat subuh saat penghitungan C1...

PDIP Curigai Rekomendasi Bawaslu Soal Hitung Ulang di Surabaya

Metrobatam, Surabaya - Bawaslu Surabaya merekomendasikan penghitungan suara ulang di seluruh TPS Surabaya. Menanggapi hal itu, PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menilai sikap Bawaslu...

KASN Tolak Gabung jika TPF Kecurangan Pilpres 2019 Dibentuk

Metrobatam, Jakarta - Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menolak bergabung jika kedua pasangan calon presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sepakat membentuk...

Selama Pemilu 54 Petugas KPPS dan 15 Polisi Meninggal

Metrobatam, Jakarta - KPU menyebut total ada 54 petugas KPPS atau Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara yang meninggal dunia pada saat penyelenggaraan Pemilu 2019. Jumlah...

Caleg PDIP Ditangkap di Kasus Pembakaran 15 Kotak Suara di Jambi

Metrobatam, Sungai Penuh - Polisi menangkap 3 pelaku kasus pembakaran 15 kotak surat suara DPRD di Sungai Penuh, Jambi. 3 orang yang ditangkap 1...

Menlu Ditemui Dubes Sri Lanka, RI Siap Beri Bantuan Pascateror Bom

Metrobatam, Jakarta - Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia Dharshana M Perera menemui Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno LP Marsudi. Dalam pertemuan itu,...

Bawaslu Kota Tanjungpinang akan Perketat Pengawasan 5 TPS PSU

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Bawaslu Kota Tanjungpinang akan perketat proses pengawasan terhadap 5 TPS yang akan PSU (Pemungutan Suara Ulang). Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang Muhamad Zaini...

Istri Almarhum Sys NS Menikah Lagi

Metrobatam, Jakarta - Penyiar senior Sys NS telah berpulang 2018 lalu. Kini, sang istri diketahui telah memutuskan untuk menikah lagi. Istri almarhum Sys NS, Shanty,...

Menkes: Boleh Bangga Punya MRT, Tapi Jangan Jadi Sarang TBC

Metrobatam, Jakarta - Penyakit menular masih menjadi ancaman di Indonesia. Tuberkulosis (TBC atau TB) merupakan salah satu dari banyak penyakit yang masih menjadi beban...

Danlantamal IV Pimpin Apel Khusus

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., memimpin pelaksanaan Apel Khusus di Lapangan...

PLN Tanjungpinang Ajak Ibu-ibu Masak Tanpa Api

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2019, PLN Tanjungpinang mengadakan lomba memasak menggunakan kompor induksi. Manajer PLN UP3 Tanjungpinang, Fauzan juga mengajak...