Metrobatam, Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin kembali menyoroti dugaan sandiwara yang dilakukan calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno atau Sandiwara Uno jilid II.

Juru bicara TKN Ace Hasan Syadzily mengkritik Sandiwara Uno Jilid II tersebut saat Sandi mengunjungi korban banjir di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (26/1). Ace mengatakan sikap Sandi itu tak lebih dari drama kepalsuan ala reality show.

“Drama kepalsuan ala reality show jelas menipu rakyat dan hanya akan menghasilkan pemimpin imitasi, tidak genuine,” ujar Ace melalui pesan singkat, Senin (28/1).

Dalam foto yang beredar di media sosial, Sandi terlihat tengah menyapa seorang korban banjir di Makassar. Orang itu terlihat berlumuran lumpur di bagian badan depan. Namun di foto yang lain terlihat bagian punggung orang tersebut sangat bersih.

Ace meminta agar Sandi menyudahi seluruh sandiwara yang dilakukan selama masa kampanye. Politikus Partai Golkar itu mengatakan kunjungan capres atau cawapres ke daerah mestinya menunjukkan orisinalitas.

“Rakyat tak gampang untuk dibodohi. Demokrasi harusnya membuat rakyat makin cerdas bukan dengan membuat setiing-an sandiwara murahan seperti itu,” katanya.

Wakil Ketua Umum TKN Johnny G Plate menganggap Sandi telah melakukan sandiwara yang sangat tak kreatif.

“Jika itu memang betul, buat sandiwara saja tidak kreatif dia. Apalagi pimpin negara,” ucapnya.

Ia menyebut sikap Sandi itu justru semakin menunjukkan bahwa pasangan Prabowo Subianto dalam pilpres 2019 itu tak layak untuk dipilih.

“Sudahlah yang pasti saja, yang berpengalaman, dan yang konsisten seperti Jokowi,” katanya.

Ace sebelumnya pernah menyinggung Sandiwara Uno di balik penolakan warga atas kehadiran cawapres Sandiaga Uno di Pasar Kota Pinang, Labuan Batu, Sumatera Utara, beberapa bulan lalu.

Sandi, kata Ace, berusaha memposisikan diri sebagai korban atau playing victim. Sandi dianggap hanya mencari simpati lewat skenario penolakan itu. “Kami tegaskan bahwa terlalu kentara bahwa itu adalah sandiwara,” ujar Ace di Rumah Cemara, Jakarta.

Foto dugaan rekayasa pertemuan antara Sandi dan korban banjir di Makassar ramai dibahas di media sosial. Netizen yang melihat unggahan foto itu pun berkomentar bahwa foto itu merupakan rekayasa dan sengaja didesain karena akan bertemu dengan Sandi.

Kubu Sandi Mrmbantah

Anggota Direktorat Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean mengatakan tidak ada sandiwara ketika calon wakil presiden Sandiaga Uno mengunjungi korban banjir di Makassar, Sulawesi Selatan. Tidak ada momen yang dibuat sedemikian rupa.

“Bukan rekayasa. Bukan sebuah peristiwa yang dengan sengaja diciptakan untuk membuat opini tertentu. Tidak sama sekali,” ucap Ferdinand saat dihubungi pada Senin (28/1).

Ferdinand lantas menjelaskan seseorang yang ditemui Sandiaga memang tidak hanyut terbawa arus air kala banjir bandang menerjang. Dia selamat.

Alasan mengapa hanya badan bagian depan yang berlumpur, kata dia, yakni akibat mencari barang-barangnya yang terbawa banjir. Saat Sandi datang, kata Ferdinand, warga Makassar itu mengelap tangannya yang berlumpur ke badan bagian depan.

“Jadi informasi yang kita dapat dia itu sedang kotor tangannya. Dia mengelap-lap ke badannya di bagian depan. Bukan rekayasa,” kata Ferdinand.

“Jadi bukan sengaja mau melumpuri badannya. Tidak sama sekali,” ucap Ferdinand.

Juru bicara BPN Prabowo-Sandi Andre Rosiade juga membantah asumsi bahwa Sandiaga membuat suatu sandiwara saat berkunjung ke lokasi banjir di Makassar, Sulsel.

Menurut dia, Sandiwara Uno Jilid II tidak berdasar. Andre meminta TKN tidak menyamakan Sandi dengan Jokowi yang kerap melakukan pencitraan.

“Jangan samakan Bang Sandi dengan calon sebelah yang memang pemain sinetron. Jangan suka dibalik-balik. Kandidat sebelah jelas yang suka sinetron,” ucap Andre. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Dinkes Kota Batam Siagakan Dua Petugas di Lokasi Penghitungan Suara

Metrobatam.com, Batam - Dinas Kesehatan Kota Batam menyiagakan dua petugas kesehatan di lokasi penghitungan suara Pemilu tingkat kecamatan. Kepala Dinas Kesehatan, Didi Kusmarjadi mengatakan...

Kalahkan Bebenz Kodok’s A, Bright PLN Batam Raih Juara 3 Turnamen ATB Cup X...

Metrobatam.com, Batam - bright PLN Batam meraih prestasi membanggakan pada Adhya Tirta Batam Cup X Championship 2019 dengan keluar sebagai juara tiga setelah berhasil...

TNI/Polri Pantau Keamanan Kota Tanjungpinang dengan Berpatroli Memakai Motor

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kodim 0315/Bintan bersama dengan Polres dan Lanudal Tanjungpinang serta Wing Udara I Tanjungpinang menggelar Patroli bersama menggunakan motor ke setiap Kecamatan...

Ryamizard Ryacudu Serang Balik Penghina KPU

Metrobatam, Jakarta - Usai hinaan datang bergelombang ke arah KPU, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu melancarkan serangan balik. Disebutnya, pihak yang kerap mencaci-maki KPU adalah...

Sepi Job, Vanessa Angel Kontak Muncikari Minta Dicarikan Tamu

Metrobatam, Surabaya - Vanessa Angel menjalani sidang perdana kasus penyebaran konten pornografi di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Vanessa disebut sepi job, sehingga menghubungi muncikari...

Jaksa: Keterangan Rocky Buktikan Kebohongan Ratna Buat Onar

Metrobatam, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Daroe menyatakan keterangan pengamat politik dan aktivis Rocky Gerung di persidangan kasus berita bohong atau hoaks sudah...

Petugas KPPS Gugur, Ridwan Kamil Beri Santunan Rp50 Juta

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan perhatian dalam bentuk penghargaan dan santunan kepada warganya penyelenggara Pemilu 2019 yang jatuh sakit dan meninggal...

Viral Video Menegangkan saat Petugas Penjaga Kotak Suara Ditembaki KKB

Metrobatam, Jakarta - Sebuah video menegangkan saat-saat para petugas penyelenggara pemilu, TNI dan Polri ditembaki oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sesaat setelah pencoblosan di...

Hampir 90% Rakyat Mesir Setujui Presiden Sisi Berkuasa Hingga 2030

Kairo - Hampir 90% warga Mesir yang menggunakan hak pilihnya menyetujui referendum untuk membuka jalan bagi Presiden Abdel Fattah al-Sisi berkuasa hingga tahun 2030....

Sofyan Tersangka, Trio ‘Bagi Rata’ Satu Per Satu Masuk KPK

Metrobatam, Jakarta - Proyek PLTU Riau-1 menjadi bancakan korupsi meski pengerjaannya belum tuntas betul. Penyidik KPK membongkar siasat jahat dari para pejabat di sekitar...

Lemhanas Mencatat Sejak 2010 Toleransi di Indonesia Menurun

Metrobatam, Jakarta - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI mencatat sejak 2010 kualitas toleransi bangsa Indonesia mengalami penurunan. "Melalui Laboratorium Pengukuran Ketahanan Nasional (Labkurtannas) Lemhanas RI...

Kapal Fery Bermuatan 60 Santri Wanita Tenggelam

Metrobatam, Banjarmasin - Kapal fery penyeberangan yang mengangkut lebih kurang 60 santri dari Desa Bahalayung, Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, tenggelam. "Kapal fery...