Metrobatam, Jakarta – Caleg DPR dari PAN Mandala Abadi alias Mandala Shoji terbukti bersalah melanggar aturan Pemilu karena membagikan kupon umrah saat berkampanye di Pasar Rawajati, Jakarta Selatan. Mandala divonis hukuman 3 bulan penjara dan denda Rp 5 juta subsider 1 bulan.

“Mengadili, menyatakan terdakwa Mandala Abadi terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja menjanjikan, sebagai pelanggaran pemilu secara langsung,” kata Ketua Majelis Hakim Joni, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin (21/1).

Mandala Shoji dinyatakan terbukti melanggar Pasal 523 ayat 1, jo 280 ayat 1 huruf j UU nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Selain itu hakim juga memerintahkan barang bukti berupa kupon berhadiah umroh dan doorprize menarik lainnya disita.

Pertimbangan yang memberatkan terdakwa dianggap menciderai asas pemilu yang jujur dan adil, sedangkan hal yang meringankan terdakwa masih muda sehingga dinilai dapat memperbaiki perbuatannya di masa depan.

Hakim menilai unsur-unsur pelanggaran pemilu seperti kesengajaan, unsur menjanjikan dan unsur peserta pemilu telah terpenuhi. Hakim mengatakan berdasarkan fakta persidangan kejadian itu terjadi pada 11 November 2018 bertempat di Pasar Rawatjati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

Mandala Shoji bersama tim relawannya membagikan kupon berhadiah umroh dan menjanjikan jika terpilih akan diundi.

“Menimbang berdasarkan fakta persidangan pada Minggu 11 November di Pasar Rawajati, di Kecamatan Pancoran Jakarta Selatan, terdakwa kampanye terbuka dengan cara bersama relawan membagikan kupon berhadiah, doorprize yang akan diundi ketika terpilih sebagai anggota legislatif. Bahwa terdakwa merupakan caleg dari PAN,” ujar Joni.

Sementara itu, pihak pengacara Mandala, Zulkarnain mengaku keberatan dengan vonis tersebut ia akan mengakukan banding.

Menurutnya kejadian itu adalah rekayasa, ia mengaku sebelumnya kupon sudah dicoret oleh Bawaslu tetapi yang ditemukan petugas Panwaslu di lokasi, merupakan nomor yang berbeda dari yang dibagikan relawan.

Selain itu menurutnya kejadian ini merupakan rekayasa karena Mandala juga divonis di Pengadilan Jakarta Pusat dengan hukuman yang sama dengan saat ini.

“Ini rekayasa. Di BAP sudah jelas antara Panwas kecamatan dan Panwas kelurahan mendapatkan satu kupon yang sama nomor serinya. Kupon yang didapatkan Panwas itu jauh dari kupon yang disebar. Ini kedzholiman tuntutan sama dan vonis sama. Ini kuponnya sudah dicoret semua. Kupon ini berbeda dari kupon yang diberikan relawan di lokasi tersebut,” katanya.

Sebelumnya Mandala juga sudah dijatuhi pidana 3 bulan penjara, denda Rp 5 juta dan subsider 1 bulan karena melanggar pemilu oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Hakim menilai Mandala terbukti bersalah melakukan membagikan kupon umroh saat berkampanye di Pasar Gembrong, Jakarta Pusat.

Mandala merupakan caleg DPR Dapil DKI Jakarta 2 dengan nomor urut 5 dari PAN. Ia merupakan caleg dapil Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan luar negeri. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tak Hanya Soal Santunan, Pemilu Perlu Dievaluasi agar Tak Ada Korban Jiwa

Metrobatam, Semarang - Puluhan petugas pemilu yang terdiri dari KPPS dan Linmas di Jawa Tengah meninggal dampak dari kelelahan melaksanakan tugas. Upaya memberikan santunan...

Presidential Threshold Dinilai Merusak Sistem Pemilu Serentak

Metrobatam, Jakarta - Salah satu penggagas penyelenggaraan pemilu secara serentak, Effendi Ghazali, menyatakan Pemilu 2019 hancur karena sistem ambang batas presidensial atau presidential threshold...

Komisioner KPU: Mikir Gitu Kalau Mau Bilang Kami Curang

Metrobatam, Jakarta - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Aziz meminta semua pihak tak asal menuduh pihaknya berbuat curang hanya karena ada kesalahan input...

Gara-gara Kesepian, Di Gunungkidul Banyak Lansia Gantung Diri

Metrobatam, Yogyakarta - Banyaknya lansia yang menjadi pelaku gantung diri di Gunungkidul disinyalir karena pengaruh kesepian yang berujung pada depresi. Karena itu, Fopperham menggelar...

Asik Pesta Sabu, 3 Oknum Anggota Polres Pandeglang Ditangkap

Metrobatam, Serang - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten menggerebek tiga oknum anggota Polres Pandeglang Polda Banten, bersama penjaga villa saat sedang pesta sabu...

Real Count KPU 32,27 Persen: Jokowi Ungguli Prabowo Sementara

Metrobatam, Jakarta - Pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin masih unggul sementara dari pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno versi...

KSP: Pembakaran Surat Suara di Puncak Jaya untuk Hindari Penyalahgunaan

Metrobatam, Jakarta - Deputi V Kepala Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodhawardani telah mengecek video surat suara dibakar di Puncak Jaya, Papua yang viral. Hasilnya,...

Mahfud Md Minta Revisi UU Pemilu Diprioritaskan

Metrobatam, Jakarta - Eks Ketua MK Mahfud Md punya harapan kepada Presiden Indonesia yang nantinya terpilih secara resmi lewat hasil KPU. Mahfud meminta siapa...

11 Petugas Pemilu Sumsel Tewas, Gubernur Buka Pos Kesehatan

Metrobatam, Palembang - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan mencatat dalam satu pekan usai pemungutan suara, ada 11 petugas pemilu di Sumatera Selatan meninggal...

Buron Polisi Ceko Ditangkap di Pelabuhan Ferry Batam

Metrobatam, Batam - Buron kepolisian Ceko ditangkap aparat Polda Kepulauan Riau (Kepri) di Batam. Dia ditangkap saat hendak berangkat ke Singapura. Buron atas nama Novak...

Golkar ke Fadli Zon: Kok Kebelet Amat Seret Pemilu ke Legislatif?

Metrobatam, Jakarta - Fraksi Golkar di DPR heran dengan Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang mengusulkan pembentukan pansus kecurangan Pemilu 2019. Golkar lalu mempertanyakan...

Liga Spanyol: Saling Berbalas Gol, Atletico Bungkam Valencia 3-2

Madrid - Atletico Madrid berhasil mendapatkan hasil positif saat menghadapi Valencia. Sempat saling berbalas gol, Los Colchoneros akhirnya menang 3-2. Pada laga di Wanda Metropolitano,...