Metrobatam, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengidentifikasi lebih dari 20 orang anggota DPRD Kabupaten Bekasi diduga menerima pembiayaan dari Meikarta untuk berlibur ke Thailand. Juru Bicara KPK, Febri Diansyah menyebut pembiayaan itu sebagai fasilitas yang diberikan terkait dugaan suap perizinan proyek Meikarta.

“Teridentifikasi lebih dari 20 orang anggota DPRD Kabupaten Bekasi yang mendapatkan pembiayaan jalan-jalan ke Thailand,” ujar Febri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (22/1).

Selain sejumlah anggota DPRD tersebut, lanjutnya, pembiayaan serupa juga diduga diberikan kepada staf sekretariat dewan. Febri menerangkan waktu liburan ke Thailand tersebut dilakukan pada 2018. Febri mengatakan ada pihak agen travel yang digunakan jasanya untuk perjalanan 3 hari 2 malam itu.

Dalam perjalanan liburan tersebut, diketahui terdapat kunjungan para anggota dewan ke beberapa tempat wisata seperti pantai dan tempat lainnya. Namun selebihnya, Febri belum memberikan penjelasan lebih lanjut.

Febri dalam kesempatan itu juga menyampaikan apresiasi KPK terhadap saksi-saksi yang telah bersikap koperatif dalam pemeriksaan. Sejumlah saksi, menurutnya, juga turut menyampaikan fakta-fakta secara terbuka terkait kasus dugaan suap tersebut.

“Beberapa di antaranya yang sudah diperiksa bersikap koperatif, mengakui perbuatannya. Ada yang sudah mengembalikan uang, ada yang berencana kembalikan uang. Kami hargai sikap koperatif tersebut,” tambahnya.

Ssbelumnya, Febri menyebutkan adanya pengembalian uang sejumlah Rp9 -11 juta per orang yang merupakan anggota DPRD Bekasi. Uang tersebut, kata Febri, diterima dua anggota DPRD Bekasi terkait perizinan proyek Meikarta untuk fasilitas melancong ke Thailand.

Dalam kasus tersebut, KPK kerap memanggil beberapa anggota DPRD Bekasi. Pada hari ini juga tersapat seorang mantan anggota DPRD Bekasi, Taih Minarno dan 2 orang staf setwan yakni Endang Setiani dan Sartika Komala Sari yang dipanggil sebagai saksi.

Selain pendalaman soal berlibur ke Thailand, pemeriksaan tersebut, kata Febri, merupakan bentuk pendalaman pengetahuan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bekasi tentang tata ruang wilayah dan kaitannya dengan kepentingan pihak lain terkait pembangunan proyek Meikarta.

Sampai saat ini KPK telah mengantongi uang dengan total Rp180 juta yang sudah dikembalikan beberapa anggota DPRD Kabupaten Bekasi.

Sementara, tersangka kasus suap Meikarta, Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin telah mengembalikan uang Rp11 miliar. Jumlah ini menggenapi pengembalian uang yang dilakukan Neneng sebesar Rp2,25 miliar dan Sin$ 90 ribu. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kominfo Rilis 23 Hoaks, Termasuk Neno Sebut Prabowo Rasul

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) lewat Subdit Pengendalian Konten Internet merilis temuan hoaks seputar Pemilu 2019 per Sabtu, 20 April 2019....

Kisah Petugas KPPS Lebak Meninggal Saat Sujud Salat

Metrobatam, Lebak - Petugas KPPS di Lebak, Banten, Jumri meninggal karena kelelahan selama proses hitung suara. Sempat izin untuk salat subuh saat penghitungan C1...

PDIP Curigai Rekomendasi Bawaslu Soal Hitung Ulang di Surabaya

Metrobatam, Surabaya - Bawaslu Surabaya merekomendasikan penghitungan suara ulang di seluruh TPS Surabaya. Menanggapi hal itu, PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menilai sikap Bawaslu...

KASN Tolak Gabung jika TPF Kecurangan Pilpres 2019 Dibentuk

Metrobatam, Jakarta - Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menolak bergabung jika kedua pasangan calon presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sepakat membentuk...

Selama Pemilu 54 Petugas KPPS dan 15 Polisi Meninggal

Metrobatam, Jakarta - KPU menyebut total ada 54 petugas KPPS atau Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara yang meninggal dunia pada saat penyelenggaraan Pemilu 2019. Jumlah...

Caleg PDIP Ditangkap di Kasus Pembakaran 15 Kotak Suara di Jambi

Metrobatam, Sungai Penuh - Polisi menangkap 3 pelaku kasus pembakaran 15 kotak surat suara DPRD di Sungai Penuh, Jambi. 3 orang yang ditangkap 1...

Menlu Ditemui Dubes Sri Lanka, RI Siap Beri Bantuan Pascateror Bom

Metrobatam, Jakarta - Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia Dharshana M Perera menemui Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno LP Marsudi. Dalam pertemuan itu,...

Bawaslu Kota Tanjungpinang akan Perketat Pengawasan 5 TPS PSU

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Bawaslu Kota Tanjungpinang akan perketat proses pengawasan terhadap 5 TPS yang akan PSU (Pemungutan Suara Ulang). Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang Muhamad Zaini...

Istri Almarhum Sys NS Menikah Lagi

Metrobatam, Jakarta - Penyiar senior Sys NS telah berpulang 2018 lalu. Kini, sang istri diketahui telah memutuskan untuk menikah lagi. Istri almarhum Sys NS, Shanty,...

Menkes: Boleh Bangga Punya MRT, Tapi Jangan Jadi Sarang TBC

Metrobatam, Jakarta - Penyakit menular masih menjadi ancaman di Indonesia. Tuberkulosis (TBC atau TB) merupakan salah satu dari banyak penyakit yang masih menjadi beban...

Danlantamal IV Pimpin Apel Khusus

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., memimpin pelaksanaan Apel Khusus di Lapangan...

PLN Tanjungpinang Ajak Ibu-ibu Masak Tanpa Api

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2019, PLN Tanjungpinang mengadakan lomba memasak menggunakan kompor induksi. Manajer PLN UP3 Tanjungpinang, Fauzan juga mengajak...