Metrobatam, Toraja – Seorang warga di Toraja Utara, Sulawesi Selatan, meninggal dunia akibat terinjak kerbau dalam acara adat, kejadian yang tak boleh dituntut oleh keluarga korban berdasarkan tradisi setempat.

Peristiwa ini terjadi saat prosesi adat Rambu Solo di Sesean, tradisi dimulainya pesta kematian, dengan menyembelih satu ekor kerbau oleh keluarga.

Namun sebelum disembelih, kerbau mengamuk dan lari ke desa lain, dan menabrak dan menginjak Ne’ Sarce, warga yang tengah memetik sayur di kebunnya untuk hewan yang dipeliharanya.

Polisi Sektor Sesean menembak kerbau dengan senjata laras panjang agar tak menimbulkan korban lebih lanjut, kata wartawan setempat Jufri Tonapa yang melaporkan untuk BBC News Indonesia.

“Kejadiannya tadi, dan atas permintaan keluarga yang melakukan pesta adat Rambu Solo, personil kami dari Polsek Sesean melumpuhkan kerbau tersebut dengan tembakan, ini juga dilakukan agar kerbau yang mengamuk tersebut tidak kembali memakan korban,” kata Kapolres Tana Toraja, Julianto P. Sirait.

Peristiwa serupa juga pernah terjadi sebelumnya. Musa Salama, tokoh adat di Toraja Utara mengatakan kejadian ini disebut sebagai “Mate Nalese Tedong” atau meninggal diinjak kerbau, sehingga pihak keluarga dari korban yang meninggal tersebut tidak dapat menuntut kepada keluarga yang melakukan upacara kematian.

“Pihak keluarga Lai’ Boba atau Ne’ Sarce yang ditabrak dan diinjak kerbau hingga meninggal dunia, berdasarkan budaya dan adat istiadat setempat tidak bisa menuntut karena ini “Mate Nalesse tedong” (Meninggal diinjak kerbau),” kata Musa Salama, Tokoh Adat di Bori, Toraja Utara.

Berdasarkan kepercayaan adat setempat, kerbau yang disembelih menjadi tunggangan mereka yang meninggal menuju nirwana.

Rambu Solo adalah upacara kematian untuk menghormati orang tua yang telah meninggal sebagai pertanda hormat atas jasa-jasa semasa hidupnya.

Menurut pemuka adat, kerbau dalam keseharian masyarakat Toraja merupakan hewan yang sangat tinggi maknanya dan dianggap suci.

Hewan ini melambangkan tingkat kemakmuran seseorang dengan harga satu ekor kerbau bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Namun pemuka adat setempat mengakui bahwa tingkat keamanan dalam upacara adat seperti ini sangat minim. Kerbau yang akan disembelih biasanya diikat di halaman tempat upacara akan berlangsung. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kominfo Rilis 23 Hoaks, Termasuk Neno Sebut Prabowo Rasul

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) lewat Subdit Pengendalian Konten Internet merilis temuan hoaks seputar Pemilu 2019 per Sabtu, 20 April 2019....

Kisah Petugas KPPS Lebak Meninggal Saat Sujud Salat

Metrobatam, Lebak - Petugas KPPS di Lebak, Banten, Jumri meninggal karena kelelahan selama proses hitung suara. Sempat izin untuk salat subuh saat penghitungan C1...

PDIP Curigai Rekomendasi Bawaslu Soal Hitung Ulang di Surabaya

Metrobatam, Surabaya - Bawaslu Surabaya merekomendasikan penghitungan suara ulang di seluruh TPS Surabaya. Menanggapi hal itu, PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menilai sikap Bawaslu...

KASN Tolak Gabung jika TPF Kecurangan Pilpres 2019 Dibentuk

Metrobatam, Jakarta - Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menolak bergabung jika kedua pasangan calon presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sepakat membentuk...

Selama Pemilu 54 Petugas KPPS dan 15 Polisi Meninggal

Metrobatam, Jakarta - KPU menyebut total ada 54 petugas KPPS atau Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara yang meninggal dunia pada saat penyelenggaraan Pemilu 2019. Jumlah...

Caleg PDIP Ditangkap di Kasus Pembakaran 15 Kotak Suara di Jambi

Metrobatam, Sungai Penuh - Polisi menangkap 3 pelaku kasus pembakaran 15 kotak surat suara DPRD di Sungai Penuh, Jambi. 3 orang yang ditangkap 1...

Menlu Ditemui Dubes Sri Lanka, RI Siap Beri Bantuan Pascateror Bom

Metrobatam, Jakarta - Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia Dharshana M Perera menemui Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno LP Marsudi. Dalam pertemuan itu,...

Bawaslu Kota Tanjungpinang akan Perketat Pengawasan 5 TPS PSU

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Bawaslu Kota Tanjungpinang akan perketat proses pengawasan terhadap 5 TPS yang akan PSU (Pemungutan Suara Ulang). Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang Muhamad Zaini...

Istri Almarhum Sys NS Menikah Lagi

Metrobatam, Jakarta - Penyiar senior Sys NS telah berpulang 2018 lalu. Kini, sang istri diketahui telah memutuskan untuk menikah lagi. Istri almarhum Sys NS, Shanty,...

Menkes: Boleh Bangga Punya MRT, Tapi Jangan Jadi Sarang TBC

Metrobatam, Jakarta - Penyakit menular masih menjadi ancaman di Indonesia. Tuberkulosis (TBC atau TB) merupakan salah satu dari banyak penyakit yang masih menjadi beban...

Danlantamal IV Pimpin Apel Khusus

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., memimpin pelaksanaan Apel Khusus di Lapangan...

PLN Tanjungpinang Ajak Ibu-ibu Masak Tanpa Api

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2019, PLN Tanjungpinang mengadakan lomba memasak menggunakan kompor induksi. Manajer PLN UP3 Tanjungpinang, Fauzan juga mengajak...