Metrobatam, Jakarta – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menanggapi pernyataan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto terkait kesenjangan ekonomi yang terjadi di Jawa Tengah. Dia justru mendoakan Prabowo agar selalu sehat.

Dengan begitu, Ganjar berharap Ketua Umum Partai Gerindra itu bisa memberi pernyataan-pernyataan yang juga menyehatkan.

“Saya doakan beliau sehat, agar pernyataannya juga menyehatkan,” kata Ganjar melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Selasa (8/1).

Terkait kesenjangan ekonomi itu, Ganjar meminta agar Prabowo memberi data kepada dirinya terkait orang-orang di Jawa Tengah yang disebut sulit makan. Maka jika data sudah dia terima, dirinya pun akan dengan mudah mengurus masyarakat Jateng yang kesulitan makan.

“Kalau ada yang sulit makan kasih data ke saya biar saya urus,” kata Ganjar.

Prabowo sendiri memang sempat bercerita tentang informasi yang ia terima di Jawa Barat, Lampung, dan Jawa Tengah. Informasi itu berkaitan dengan ketimpangan ekonomi hingga banyak masyarakat yang kesulitan makan dan menghidupi keluarganya.

“Di sana ada rakyat yang makan hanya sekali sehari, ada yang cuma dua hari sekali. Saya juga dapat laporan dari Lampung dan Jawa Tengah, ada orang tua yang gantung diri karena tak bisa memberi kehidupan untuk anak-anaknya,” kata Prabowo saat temu kader dan relawan di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (8/1).

Atas kejadian-kejadian itu, Prabowo mengatakan sudah saatnya hal tersebut tidak terjadi lagi. “Mari kita memberi pesan yang jelas dan keras kepada elite-elite yang tidak pernah memikirkan bangsa dan rakyatnya,” tegasnya.

Dikutip dari detikcom, Minggu (6/1), seorang wanita bernama Sudarsi (44 tahun) ditemukan gantung diri di dalam rumah Kecamatan Ngawen, Gunungkidul Jumat (4/1). Diduga wanita tersebut nekat gantung diri karena terbelit masalah ekonomi.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady menyebut bahwa kejadian gantung diri tidak hanya terjadi di Ngawen tapi juga terjadi di Dusun Sawah, Desa Girisekar, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul pada Senin (1/1) malam.

“Betul, jadi sudah ada dua kejadian (gantung diri) di awal tahun ini,” kata Fuady pada Jumat (4/1). (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Loading...