Metrobatam, Jakarta – Misteri sosok pria yang menggunakan jasa artis film televisi (FTV) Vanessa Angel akan terungkap seiring proses hukum kasus prostitusi online, yang kini berjalan di Polda Jatim, dilimpahkan ke persidangan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera memastikan pria tersebut nantinya akan ditampilkan ke hadapan publik. Itu terjadi jika kelak kasus yang menyeret Vanessa Angel memasuki persidangan.

“Nanti akan ditampilkan. Pasti ditampilkan. Pengadilan sudah bicara bahwa akan ditampilkan. Pasti akan ditampilkan,” kata Barung saat ditemui di Mapolda Jatim, Kamis (17/1).

Barung tidak secara tegas menjelaskan nasib dan status hukum dari pria penyewa jasa Vanessa. Dia hanya mengatakan penyidik saat ini sudah cukup mendapat keterangan darinya.

Jika kasus Vanessa sudah dibawa ke meja hijau, kata Barung, pengguna jasa Vanessa akan dihadirkan sebagai saksi di persidangan.

Pria yang diketahui sebagai pengusaha itu hingga kini statusnya masih sebagai saksi. Polisi menganggap tak ada regulasi ataupun undang-undang yang bisa menjeratnya sebagai tersangka.

“Tolong tunjukkan kepada saya apakah itu Undang-undang trafficking, apakah itu UU lainnya, sampaikan ke saya UU-nya, barang siapa laki-laki yang menggunakan prostitusi akan dihukum, tidak ada,” kata dia.

“Termasuk pula UU tentang perzinahan, syaratnya istrinya harus melapor, karena itu adalah delik aduan murni. Jadi siapapun yang melakukan delik aduan itu, dia haruslah istrinya yang melapor,” tambah dia.

Menjawab pernyataan Komnas Perempuan yang meminta polisi mendalami dugaan pria itu juga melakukan eksploitasi terhadap Vanessa, Barung lagi-lagi membantahnya.

“Itu kan pendapat Komnas Perempuan, silahkan anda berpendapat tapi yang jelas bahwa konstitusi itu gak ada, regulasinya tidak ada,” kata Barung.

Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jawa Timur AKBP Harissandi sebelumnya telah mengungkap bahwa pria pengguna jasa prostitusi online Vanessa adalah pria bernama Rian.

Rian, kata Harissandi, merupakan pengusaha kelas kakap berusia 45 tahun yang memiliki lahan pertambangan di Lumajang, Jawa Timur.

Penyidik sempat memeriksa Rian usai digerebek di salah satu hotel di Surabaya bersama Vanessa Angel. Rian kemudian dilepas polisi hanya dalam hitungan jam. Sementara Vanessa Angel harus diperiksa hingga lebih dari 25 jam lamanya.

Harissandi mengatakan pemeriksaan intens terhadap artis FTV itu dilakukan lantaran Vanessa diduga terhubung dengan sebuah jaringan prostitusi. Sementara Rian dilepas karena hanya berperan sebagai pelanggan.

“Kenapa lebih lama, kami ingin mengungkap jaringannya. Pengungkapan jaringan itu ya semuanya kami buka. Yang mengerti jaringan adalah muncikari dan saksi korban dua orang artis ini,” ujar Harissandi.

Artis yang Merasa Dicatut Diimbau Mengadu

Polda Jatim mengklaim pihaknya terbuka menerima aduan jika ada sejumlah artis yang tak terima namanya dicatut dalam dugaan kasus prostitusi online. Polisi mengimbau para selebritas diminta segera melapor.

“Kami monitor ada keresahan di media, ada viral-viral yang keluar dari mengembangkan hasil pemeriksaan di sini. Kalau memang tidak merasa bisa mengadukan diri,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Rabu (16/1).

Menurutnya, hingga kini proses penyidikan masih terus berkembang. Guna menghindari terjadinya bias di media sosial, polisi berharap para artis untuk meluruskan.

“Crosscheck (cek silang) kalau memang tidak ada nama mereka, kita bersihkan nama tersebut,” kata dia.

Namun, Luki juga akan tetap memanggil satu per satu dari 45 artis yang diduga bergabung dalam jaringan prostitusi online. Ini dilakukan untuk memberikan keterangan terkait keterlibatan mereka.

“Supaya nanti menyampaikan dan menjelaskan kalau memang tidak ya kita konfrontir. Nanti kita luruskan supaya tak ada keresahan bagi yang lain,” kata dia.

Luki menegaskan data 45 artis yang diduga terlibat dalam jaringan prostitusi ini, didapatkan dari kesaksian muncikari Endang Suhartini alias Siska dan Tentri Novanta yang diamankan dan kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Selain 45 artis itu, sebelumnya Luki juga pernah membeberkan temuanya yang lain, yakni setidaknya ada 100 model majalah dewasa yang juga diduga terlibat dalam jaringan prostitusi online.

Namun dari sejumlah artis dan model itu, polisi baru memanggil enam selebritas yang diduga juga terlibat dalam prostitusi online. Keenamnya adalah ML, BS, AC, RF, TP, dan FG. Dalam penyebutannya, polisi bahkan membeberkan nama lengkap ke enam artis tersebut, tanpa tedeng aling-aling menyingkatnya dengan inisial.

Sebelumnya, artis Vanessa Angel resmi ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus prostitusi daring (online). Vanessa disangkakan pasal 27 ayat 1 Undang-Undang ITE, dengan hukuman pidana maksimal 6 tahun.

“Pertimbangannya, yang bersangkutan secara langsung mengeksplor dirinya, mengeksploitasi dirinya, langsung dengan muncikari. Ada komunikasi, bahkan ada pengiriman foto pribadinya di-share kepada beberapa tersangka (muncikari) sebelumnya yang kita amankan,” kata Kapolda Jatim Luki.

Hal itu, kata Luki, didapatkan pihaknya dari upaya digital forensik yang dilakukan penyidik Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim untuk mendalami sejauh mana keterlibatan Vanessa, dan terduga pelaku lainnya. Dari hasil itu, Luki mengaku tak hanya mendapatkan bukti-bukti berupa foto, namun juga percakapan Vanessa yang bisa menguatkan penetapan status tersangka artis film televisi (FTV) tersebut. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kominfo Rilis 23 Hoaks, Termasuk Neno Sebut Prabowo Rasul

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) lewat Subdit Pengendalian Konten Internet merilis temuan hoaks seputar Pemilu 2019 per Sabtu, 20 April 2019....

Kisah Petugas KPPS Lebak Meninggal Saat Sujud Salat

Metrobatam, Lebak - Petugas KPPS di Lebak, Banten, Jumri meninggal karena kelelahan selama proses hitung suara. Sempat izin untuk salat subuh saat penghitungan C1...

PDIP Curigai Rekomendasi Bawaslu Soal Hitung Ulang di Surabaya

Metrobatam, Surabaya - Bawaslu Surabaya merekomendasikan penghitungan suara ulang di seluruh TPS Surabaya. Menanggapi hal itu, PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menilai sikap Bawaslu...

KASN Tolak Gabung jika TPF Kecurangan Pilpres 2019 Dibentuk

Metrobatam, Jakarta - Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menolak bergabung jika kedua pasangan calon presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sepakat membentuk...

Selama Pemilu 54 Petugas KPPS dan 15 Polisi Meninggal

Metrobatam, Jakarta - KPU menyebut total ada 54 petugas KPPS atau Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara yang meninggal dunia pada saat penyelenggaraan Pemilu 2019. Jumlah...

Caleg PDIP Ditangkap di Kasus Pembakaran 15 Kotak Suara di Jambi

Metrobatam, Sungai Penuh - Polisi menangkap 3 pelaku kasus pembakaran 15 kotak surat suara DPRD di Sungai Penuh, Jambi. 3 orang yang ditangkap 1...

Menlu Ditemui Dubes Sri Lanka, RI Siap Beri Bantuan Pascateror Bom

Metrobatam, Jakarta - Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia Dharshana M Perera menemui Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno LP Marsudi. Dalam pertemuan itu,...

Bawaslu Kota Tanjungpinang akan Perketat Pengawasan 5 TPS PSU

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Bawaslu Kota Tanjungpinang akan perketat proses pengawasan terhadap 5 TPS yang akan PSU (Pemungutan Suara Ulang). Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang Muhamad Zaini...

Istri Almarhum Sys NS Menikah Lagi

Metrobatam, Jakarta - Penyiar senior Sys NS telah berpulang 2018 lalu. Kini, sang istri diketahui telah memutuskan untuk menikah lagi. Istri almarhum Sys NS, Shanty,...

Menkes: Boleh Bangga Punya MRT, Tapi Jangan Jadi Sarang TBC

Metrobatam, Jakarta - Penyakit menular masih menjadi ancaman di Indonesia. Tuberkulosis (TBC atau TB) merupakan salah satu dari banyak penyakit yang masih menjadi beban...

Danlantamal IV Pimpin Apel Khusus

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., memimpin pelaksanaan Apel Khusus di Lapangan...

PLN Tanjungpinang Ajak Ibu-ibu Masak Tanpa Api

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2019, PLN Tanjungpinang mengadakan lomba memasak menggunakan kompor induksi. Manajer PLN UP3 Tanjungpinang, Fauzan juga mengajak...