Metrobatam, Jakarta – Polda Jawa Timur menjelaskan video tak senonoh yang menampilkan Vanessa Angel dan beredar di masyarakat. Video itu disebut disebar oleh Vanessa sendiri.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera mengatakan semula Vanessa mengaku video itu disebar oleh temannya sendiri.

“Video pendek yang beredar bukan polisi yang menyebarkan. Yang bersangkutan sendiri yang menyebarkan,” ujar Barung dalam program ‘Rumpi’ yang ditayangkan TRANS TV, Selasa (22/1/2019).

Barung mengatakan, Vanessa disebut akan melaporkan soal beredarnya video tersebut. Namun hingga saat ini polisi belum menerima laporan dari Vanessa.

“Katanya VA mau melaporkan videonya itu tapi sampai sekarang nggak melaporkan kepada kami. Artinya apa bahwa memang ada kesengajaan. Kalau keluar dan ditonton anak-anak maka ada kejahatan-kejahatan lain,” jelasnya.

Vanessa sendiri saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus prostitusi online. Penetapan dilakukan setelah adanya fakta dari hasil penyelidikan polisi.

“Saya sampaikan kepada rekan-rekan media terkait penyidikan kasus prostitusi online, kami sampaikan terkait hasil gelar daripada diperiksanya saudari VA dan kami mulai hari ini kami tetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Rabu (16/1).

Vanessa dijerat UU ITE karena kerap mengirimkan foto dan video tak senonoh melalui pesan elektronik di ponselnya kepada muncikari. Kemudian video ini pun tersebar. Para muncikari menggunakan foto dan video tak senonoh ini untuk menawarkan Vanessa kepada pelanggan prostitusi online.

Buru Dua Muncikari

Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Achmad Yusep Gunawan mengatakan polisi kini telah mengantongi identitas dua muncikari lain yang diduga kuat terlibat kasus prostitusi daring (online).

Yusep menyebutkan dua orang tersebut, berinisial D dan R. Mereka telah ditetapkan sebagai buron atau masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Jatim.

“Baik dari data chatting maupun data gambar serta transaksi keuangan, yang kami dalami untuk memperkuat konstruksi hukum tentang kelengkapan jaringan bisnis prostitusi online menemukan dua orang atas inisial D dan R,” kata Yusep di Mapolda Jatim, Senin (21/1).

Yusep mengatakan kedua orang tersebut berperan sebagai muncikari dalam bisnis prostitusi online yang melibatkan puluhan artis dan ratusan model majalah ini.

“Untuk D dan R statusnya sebagai muncikari. Salah satu dari dua orang tersebut adalah laki-laki,” katanya.

Lanjut Yusep, pihaknya akan terus menyampaikan perkembangan baru apabila ditemukan data hasil sinkronisasi dari sejumlah selebritas dan muncikari beserta hasil digital forensik.

Sebelumnya, Polda Jatim telah berhasil mengamankan empat tersangka muncikari dalam kasus ini. Mereka adalah Endang Suhartini alias Siska, Tentri Novanta, Fitria, dan Windia.

Peran empat tersangka itu terbongkar usai polisi melakukan mengungkap praktik prostitusi daring yang melibatkan sejumlah artis yakni Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila beberapa pekan lalu.

Vanessa telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jatim. Perempuan yang namanya dikenal sebagai artis Film Televisi (FTV) itu dijadikan tersangka dengan jeratan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Vanessa disangkakan pasal 27 ayat 1 Undang-Undang ITE, dengan hukuman pidana maksimal 6 tahun.

Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan mengatakan pertimbangan pasal itu lantaran Vanessa disebut secara langsung melakukan komunikasi dengan para muncikari untuk mentransmisikan foto pribadinya.

“Pertimbangannya, yang bersangkutan secara langsung mengeksplor dirinya, mengeksploitasi dirinya, langsung dengan muncikari. Ada komunikasi, bahkan ada pengiriman foto pribadinya di-share kepada beberapa tersangka (muncikari) sebelumnya yang kita amankan,” kata Luki di Mapolda Jatim, Rabu (16/1).

Selain Vanessa, Polda Jatim, kata Barung, juga akan terus memanggil sejumlah selebritas lain yang diduga terlibat dalam jaringan prostitusi online tersebut, secara bertahap.

Sebelumnya, penyidik Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim menemukan dugaan setidaknya ada 45 artis dan 100 model lain yang terlibat dalam jaringan itu. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Dinkes Kota Batam Siagakan Dua Petugas di Lokasi Penghitungan Suara

Metrobatam.com, Batam - Dinas Kesehatan Kota Batam menyiagakan dua petugas kesehatan di lokasi penghitungan suara Pemilu tingkat kecamatan. Kepala Dinas Kesehatan, Didi Kusmarjadi mengatakan...

Kalahkan Bebenz Kodok’s A, Bright PLN Batam Raih Juara 3 Turnamen ATB Cup X...

Metrobatam.com, Batam - bright PLN Batam meraih prestasi membanggakan pada Adhya Tirta Batam Cup X Championship 2019 dengan keluar sebagai juara tiga setelah berhasil...

TNI/Polri Pantau Keamanan Kota Tanjungpinang dengan Berpatroli Memakai Motor

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kodim 0315/Bintan bersama dengan Polres dan Lanudal Tanjungpinang serta Wing Udara I Tanjungpinang menggelar Patroli bersama menggunakan motor ke setiap Kecamatan...

Ryamizard Ryacudu Serang Balik Penghina KPU

Metrobatam, Jakarta - Usai hinaan datang bergelombang ke arah KPU, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu melancarkan serangan balik. Disebutnya, pihak yang kerap mencaci-maki KPU adalah...

Sepi Job, Vanessa Angel Kontak Muncikari Minta Dicarikan Tamu

Metrobatam, Surabaya - Vanessa Angel menjalani sidang perdana kasus penyebaran konten pornografi di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Vanessa disebut sepi job, sehingga menghubungi muncikari...

Jaksa: Keterangan Rocky Buktikan Kebohongan Ratna Buat Onar

Metrobatam, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Daroe menyatakan keterangan pengamat politik dan aktivis Rocky Gerung di persidangan kasus berita bohong atau hoaks sudah...

Petugas KPPS Gugur, Ridwan Kamil Beri Santunan Rp50 Juta

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan perhatian dalam bentuk penghargaan dan santunan kepada warganya penyelenggara Pemilu 2019 yang jatuh sakit dan meninggal...

Viral Video Menegangkan saat Petugas Penjaga Kotak Suara Ditembaki KKB

Metrobatam, Jakarta - Sebuah video menegangkan saat-saat para petugas penyelenggara pemilu, TNI dan Polri ditembaki oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sesaat setelah pencoblosan di...

Hampir 90% Rakyat Mesir Setujui Presiden Sisi Berkuasa Hingga 2030

Kairo - Hampir 90% warga Mesir yang menggunakan hak pilihnya menyetujui referendum untuk membuka jalan bagi Presiden Abdel Fattah al-Sisi berkuasa hingga tahun 2030....

Sofyan Tersangka, Trio ‘Bagi Rata’ Satu Per Satu Masuk KPK

Metrobatam, Jakarta - Proyek PLTU Riau-1 menjadi bancakan korupsi meski pengerjaannya belum tuntas betul. Penyidik KPK membongkar siasat jahat dari para pejabat di sekitar...

Lemhanas Mencatat Sejak 2010 Toleransi di Indonesia Menurun

Metrobatam, Jakarta - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI mencatat sejak 2010 kualitas toleransi bangsa Indonesia mengalami penurunan. "Melalui Laboratorium Pengukuran Ketahanan Nasional (Labkurtannas) Lemhanas RI...

Kapal Fery Bermuatan 60 Santri Wanita Tenggelam

Metrobatam, Banjarmasin - Kapal fery penyeberangan yang mengangkut lebih kurang 60 santri dari Desa Bahalayung, Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, tenggelam. "Kapal fery...