Metrobatam, Jakarta – Subdirektorat I/Industri dan Perdagangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Diskrimsus) Polda Metro Jaya menggerebek lima toko obat dan dua toko kosmetik di Jakarta dan Bekasi yang menjual obat tanpa izin dan tanpa resep dokter.

Penggerebekan tersebut dilakukan karena toko-toko tersebut diketahui menjual obat dalam daftar golongan G tanpa izin edar, yakni Tramadol, Hexymer, Alprazolam, Trihexyphenidyl dan Double LL. Dari tempat-tempat itu, petugas menyita 13.003 butir obat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, mengatakan pengungkapan tindak pidana kesehatan ini bermula dari kasus penangkapan penyalahgunaan obat di Polsek Kembangan.

Dari kasus tersebut, kata Argo, pihak kepolisian kemudian melakukan pengembangan dan diketahui bahwa kasus tersebut tidak hanya terjadi di kawasan Kembangan.

“Ternyata kegiatan ini enggak hanya di Kembangan tapi di seluruh DKI, makanya kemarin kita lakukan penyelidikan dan kita menemukan tujuh TKP [Tempat Kejadian Perkara] di lima wilayah DKI Jakarta,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (7/2).

Selain menjual obat golongan G tanpa izin edar, pelaku juga menjual obat ke masyarakat tanpa menggunakan resep dokter. Padahal, untuk penjualan obat daftar G harus dilengkapi dengan resep dokter.

“Tersangka dalam menjual atau mengedarkan obat-obatan tersebut kepada konsumen tanpa resep dokter, tersangka pun tidak dapat menunjukkan dokumen perizinan apotek dan izin apoteker,” tutur Argo.

Kepada polisi, lanjutnya, pelaku mengungkapkan bahwa obat-obatan tersebut mereka peroleh dari tenaga penjual obat dengan harga Rp10.000-25.000 untuk setiap bungkus yang berisi lima butir obat.

Dari kasus tersebut, pihak kepolisian menahan tujuh tersangka yakni MY (19), MA (28), HS (29), MS (29), SF (29), ML (29) dan MD (18).

Para tersangka dikenakan Pasal 197 Jo Pasal 106 ayat (1) UU nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

Selain itu, mereka dikenakan Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) UU nomor 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp 2 miliar.

Di sisi lain, perwakilan BPOM DKI Jakarta Zulfikar menuturkan penggunaan atau konsumsi obat-obatan tersebut tanpa resep dokter dalam memicu ketergantungan.

Ia menjelaskan obat-obatan tersebut umumnya digunakan untuk menyembuhkan tremor dan hanya boleh dikonsumsi dengan resep dokter.

“Dampaknya kalau dipergunakan jadi obat penenang lama-lama kecanduan juga, ini kalau dikonsumsi 5-6 [butir] bisa berdampak halusinasi, kalau dengan resep dokter ya enggak,” ujar Zulfikar. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Dinkes Kota Batam Siagakan Dua Petugas di Lokasi Penghitungan Suara

Metrobatam.com, Batam - Dinas Kesehatan Kota Batam menyiagakan dua petugas kesehatan di lokasi penghitungan suara Pemilu tingkat kecamatan. Kepala Dinas Kesehatan, Didi Kusmarjadi mengatakan...

Kalahkan Bebenz Kodok’s A, Bright PLN Batam Raih Juara 3 Turnamen ATB Cup X...

Metrobatam.com, Batam - bright PLN Batam meraih prestasi membanggakan pada Adhya Tirta Batam Cup X Championship 2019 dengan keluar sebagai juara tiga setelah berhasil...

TNI/Polri Pantau Keamanan Kota Tanjungpinang dengan Berpatroli Memakai Motor

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kodim 0315/Bintan bersama dengan Polres dan Lanudal Tanjungpinang serta Wing Udara I Tanjungpinang menggelar Patroli bersama menggunakan motor ke setiap Kecamatan...

Ryamizard Ryacudu Serang Balik Penghina KPU

Metrobatam, Jakarta - Usai hinaan datang bergelombang ke arah KPU, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu melancarkan serangan balik. Disebutnya, pihak yang kerap mencaci-maki KPU adalah...

Sepi Job, Vanessa Angel Kontak Muncikari Minta Dicarikan Tamu

Metrobatam, Surabaya - Vanessa Angel menjalani sidang perdana kasus penyebaran konten pornografi di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Vanessa disebut sepi job, sehingga menghubungi muncikari...

Jaksa: Keterangan Rocky Buktikan Kebohongan Ratna Buat Onar

Metrobatam, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Daroe menyatakan keterangan pengamat politik dan aktivis Rocky Gerung di persidangan kasus berita bohong atau hoaks sudah...

Petugas KPPS Gugur, Ridwan Kamil Beri Santunan Rp50 Juta

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan perhatian dalam bentuk penghargaan dan santunan kepada warganya penyelenggara Pemilu 2019 yang jatuh sakit dan meninggal...

Viral Video Menegangkan saat Petugas Penjaga Kotak Suara Ditembaki KKB

Metrobatam, Jakarta - Sebuah video menegangkan saat-saat para petugas penyelenggara pemilu, TNI dan Polri ditembaki oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sesaat setelah pencoblosan di...

Hampir 90% Rakyat Mesir Setujui Presiden Sisi Berkuasa Hingga 2030

Kairo - Hampir 90% warga Mesir yang menggunakan hak pilihnya menyetujui referendum untuk membuka jalan bagi Presiden Abdel Fattah al-Sisi berkuasa hingga tahun 2030....

Sofyan Tersangka, Trio ‘Bagi Rata’ Satu Per Satu Masuk KPK

Metrobatam, Jakarta - Proyek PLTU Riau-1 menjadi bancakan korupsi meski pengerjaannya belum tuntas betul. Penyidik KPK membongkar siasat jahat dari para pejabat di sekitar...

Lemhanas Mencatat Sejak 2010 Toleransi di Indonesia Menurun

Metrobatam, Jakarta - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI mencatat sejak 2010 kualitas toleransi bangsa Indonesia mengalami penurunan. "Melalui Laboratorium Pengukuran Ketahanan Nasional (Labkurtannas) Lemhanas RI...

Kapal Fery Bermuatan 60 Santri Wanita Tenggelam

Metrobatam, Banjarmasin - Kapal fery penyeberangan yang mengangkut lebih kurang 60 santri dari Desa Bahalayung, Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, tenggelam. "Kapal fery...