Metrobatam, Jakarta – Pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto membuat publik heboh. Prabowo menyebut ada kebocoran anggaran negara sebesar 25%. Masalah kebocoran ini sebenarnya berkali-kali disinggung oleh Prabowo. Dalam catatan detikFinance, pada Maret 2018 lalu Prabowo pernah menyinggung soal kebocoran.

Konteks bocor saat itu berkaitan uang triliunan rupiah milik warga negara Indonesia (WNI) yang diparkir di luar negeri. Dia mengaku diejek karena pernyataannya tersebut, namun belakangan, menurut Prabowo, pemerintah mengakui kebocoran tersebut.

“Waktu dulu saya bicara dan saya mengatakan, Indonesia kebocorannya Rp 1.000 triliun tiap tahun, saya diejek, dibilang Prabowo ngawur, Prabowo mengada-ada, Prabowo bukan ahli ekonomi, baca bukunya di mana. Ternyata sesudah satu-dua tahun, Menteri Keuangan Pemerintah Jokowi sendiri mengakui ada ribuan triliun rupiah yang berada di luar negeri,” katanya saat tur ‘Prabowo Menyapa Warga Jawa Barat’, Jumat (30/3/2018).

September 2018, Prabowo kembali menyinggung soal kebocoran dalam acara bedah buku ‘Indonesia Paradoks’. Waktu itu, dia menerangkan, sistem ekonomi yang ada di Indonesia telah menyimpang dari UUD 1945. Lantaran, kekayaan Indonesia justru banyak mengalir ke luar negeri.

Prabowo menjelaskan Indonesia tak pernah menikmati kekayaan bangsanya sendiri. Semua keuntungan bangsa dinikmati negara lain.

Dia kemudian bercerita saat dirinya ditertawakan soal kebocoran uang negara sebesar Rp 1.000 triliun. Prabowo mengaku tidak takut karena pernyataannya itu terbukti.

“Waktu saya bicara kebocoran 1.000 triliun yang saya hitung, saya diejek, saya ditertawakan. Tapi saya tidak gentar. Baru ditertawakan. Belum ditembak oleh musuh,” ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan apa yang dibicarakannya ini sudah diamini para menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia mencontohkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang pernah mengatakan kerugian negara sebesar Rp 2.000-Rp 3.000 triliun di sektor perikanan. Dia berkelakar, Susi kemungkinan kena reshuffle.

“Ternyata malah menteri pemerintah ini mengatakan lebih dari saya. Ibu Susi mungkin kena reshuffle beliau ini ha…, ha…, ha. Jawabannya kurang enak. Jadi beliau mengatakan jumlah kerugian negara Rp 2.000 triliun sampai Rp 3.000 triliun di sektor ikan saja. Saya masih konservatif, saya katakan Rp 1.000 triliun karena saya diajarkan senior-senior kan harus selalu hati-hati dengan angka,” sebutnya

Begitu juga dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. Prabowo mengatakan, Darmin mengakui ada devisa yang tidak kembali ke dalam negeri.

“Kemudian Menko Darmin mengatakan ada ekonomi bocor karena devisa tidak kembali. Berarti kan benar aliran keluar. Jadi buku saya sudah dibenarkan ini oleh tokoh-tokoh pemerintah sekarang,” tambahnya.

Terbaru, Prabowo memperkirakan ada kebocoran anggaran negara 25%. Prabowo mengatakan, kebocoran anggaran ini sudah dihitung dan ditulis dibukunya.

“Saya hitung dan saya sudah tulis di buku, kebocoran dari anggaran rata-rata, taksiran saya mungkin lebih, sebetulnya 25% taksiran saya anggaran bocor. Bocornya macam-macam,” kata Prabowo saat berpidato di HUT ke-20 Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Hall Sport Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (6/2/2019).

Dalam penjelasannya, Prabowo mengatakan kebocoran ini disebabkan oleh mark up. Dia bilang, kondisi ini terjadi berkali-kali.

“Proyek yang harganya 100 dibilang 150. Itu namanya apa, penggembungan, namanya mark up. Harga 100 dia tulis 150. Bayangkan, jembatan harga 100 ditulis 150. Dan ini terjadi terus-menerus. Kita harus objektif masalah ini sudah jalan lama. Ini harus kita hentikan dan kurangi,” jelasnya.

Perhitungan Prabowo, anggaran negara yang ‘bocor’ mencapai Rp 500 triliun. Dia menuturkan anggaran sebesar itu bisa membangun industri besar di Tanah Air.

“Kalau anggaran kita yang sudah disepakati 200 miliar dolar, kalau kebocoran tadi 25%, artinya yang hilang… hampir Rp 500 triliun yang bocor,” ujar Prabowo.

“Bayangkan dengan uang ini kalau dipakai untuk kesejahteraan dan ekonomi. Kita bayangkan apa yang bisa dibuat. Saya bicara dengan pakar industri, dengan tadi 50 miliar dollar kurang-lebih kita bisa gabung 200 pabrik sehingga kota bisa ciptakan produk terbaik Indonesia,” tutupnya. (mbv/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Dinkes Kota Batam Siagakan Dua Petugas di Lokasi Penghitungan Suara

Metrobatam.com, Batam - Dinas Kesehatan Kota Batam menyiagakan dua petugas kesehatan di lokasi penghitungan suara Pemilu tingkat kecamatan. Kepala Dinas Kesehatan, Didi Kusmarjadi mengatakan...

Kalahkan Bebenz Kodok’s A, Bright PLN Batam Raih Juara 3 Turnamen ATB Cup X...

Metrobatam.com, Batam - bright PLN Batam meraih prestasi membanggakan pada Adhya Tirta Batam Cup X Championship 2019 dengan keluar sebagai juara tiga setelah berhasil...

TNI/Polri Pantau Keamanan Kota Tanjungpinang dengan Berpatroli Memakai Motor

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kodim 0315/Bintan bersama dengan Polres dan Lanudal Tanjungpinang serta Wing Udara I Tanjungpinang menggelar Patroli bersama menggunakan motor ke setiap Kecamatan...

Ryamizard Ryacudu Serang Balik Penghina KPU

Metrobatam, Jakarta - Usai hinaan datang bergelombang ke arah KPU, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu melancarkan serangan balik. Disebutnya, pihak yang kerap mencaci-maki KPU adalah...

Sepi Job, Vanessa Angel Kontak Muncikari Minta Dicarikan Tamu

Metrobatam, Surabaya - Vanessa Angel menjalani sidang perdana kasus penyebaran konten pornografi di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Vanessa disebut sepi job, sehingga menghubungi muncikari...

Jaksa: Keterangan Rocky Buktikan Kebohongan Ratna Buat Onar

Metrobatam, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Daroe menyatakan keterangan pengamat politik dan aktivis Rocky Gerung di persidangan kasus berita bohong atau hoaks sudah...

Petugas KPPS Gugur, Ridwan Kamil Beri Santunan Rp50 Juta

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan perhatian dalam bentuk penghargaan dan santunan kepada warganya penyelenggara Pemilu 2019 yang jatuh sakit dan meninggal...

Viral Video Menegangkan saat Petugas Penjaga Kotak Suara Ditembaki KKB

Metrobatam, Jakarta - Sebuah video menegangkan saat-saat para petugas penyelenggara pemilu, TNI dan Polri ditembaki oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sesaat setelah pencoblosan di...

Hampir 90% Rakyat Mesir Setujui Presiden Sisi Berkuasa Hingga 2030

Kairo - Hampir 90% warga Mesir yang menggunakan hak pilihnya menyetujui referendum untuk membuka jalan bagi Presiden Abdel Fattah al-Sisi berkuasa hingga tahun 2030....

Sofyan Tersangka, Trio ‘Bagi Rata’ Satu Per Satu Masuk KPK

Metrobatam, Jakarta - Proyek PLTU Riau-1 menjadi bancakan korupsi meski pengerjaannya belum tuntas betul. Penyidik KPK membongkar siasat jahat dari para pejabat di sekitar...

Lemhanas Mencatat Sejak 2010 Toleransi di Indonesia Menurun

Metrobatam, Jakarta - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI mencatat sejak 2010 kualitas toleransi bangsa Indonesia mengalami penurunan. "Melalui Laboratorium Pengukuran Ketahanan Nasional (Labkurtannas) Lemhanas RI...

Kapal Fery Bermuatan 60 Santri Wanita Tenggelam

Metrobatam, Banjarmasin - Kapal fery penyeberangan yang mengangkut lebih kurang 60 santri dari Desa Bahalayung, Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, tenggelam. "Kapal fery...