Metrobatam, Jakarta – Presiden Joko Widodo meminta kepada para ulama dari wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi membantu meluruskan semburan fitnah dan kabar bohong alias hoaks untuk menghindari perpecahan dan gesekan di tengah masyarakat.

“Bahwa yang namanya semburan fitnah hoaks ini harus diluruskan agar perpecahan, gesekan atau menuju ke sebuah gesekan, menuju sebuah perpecahan bisa kita hindari,” kata Jokowi kepada kiai dan habib, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (7/2).

Jokowi menjelaskan beberapa fitnah dan hoaks yang menerpa dirinya antara lain soal keterkaitan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan kriminalisasi terhadap ulama. Mantan wali kota Solo itu mengaku sudah berulang kali membantah soal PKI

Jokowi heran masih kerap dituduh bagian dari PKI. Padahal, kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu PKI telah dibubarkan sekitar tahun 1965-1966, sementara dirinya lahir tahun 1961.

Menurut dia, tak masuk akal bila diusianya yang baru 4 tahun sudah mengenal PKI. Sementara soal tuduhan kriminalisasi ulama, Jokowi juga tak habis pikir. Padahal, kata calon presiden nomor 01 itu dirinya kerap bertemu ulama dan turut menerbitkan Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.

“Mengenai kriminalisasi ulama dan antiIslam. Bagaimana itu? Tadi sudah disampaikan ketua MUI. Yang tandatangan Hari Santri itu siapa? Ini bukan Riya. Saya hanya ingin ingatkan yang tanda tangan Hari Santri siapa,” ujar Jokowi.

Calon presiden petahana itu mengajak para kiai dan habib bisa memberikan wejangan kepada masyarakat dan mengingatkan tentang bahaya konflik yang timbul di Indonesia. Jokowi khawatir masyarakat akan lupa bila tak ada yang mengingatkan untuk menjaga kerukunan.

“Kalau ini tidak kita ingatkan. Sering lupa sebagai negara besar, negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, sering lupa,” kata dia.

Jokowi menyadari berita fitnah dan kabar hoaks makin marak saat pemilihan umum berlangsung, seperti pemilihan bupati/wali kota, pemilihan gubernur hingga pemilihan presiden. Menurut dia, ketika pesta demokrasi lima tahunan masyarakat jangan dipanaskan dengan berita fitnah dan hoaks.

“Kalau ada pilihan pilihan seperti ini gampang. Mudah. Silakan berbeda pilihan enggak apa-apa. Tapi jangan ngomporin, manas-manasin fitnah yang menyesatkan,” ujarnya. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Dinkes Kota Batam Siagakan Dua Petugas di Lokasi Penghitungan Suara

Metrobatam.com, Batam - Dinas Kesehatan Kota Batam menyiagakan dua petugas kesehatan di lokasi penghitungan suara Pemilu tingkat kecamatan. Kepala Dinas Kesehatan, Didi Kusmarjadi mengatakan...

Kalahkan Bebenz Kodok’s A, Bright PLN Batam Raih Juara 3 Turnamen ATB Cup X...

Metrobatam.com, Batam - bright PLN Batam meraih prestasi membanggakan pada Adhya Tirta Batam Cup X Championship 2019 dengan keluar sebagai juara tiga setelah berhasil...

TNI/Polri Pantau Keamanan Kota Tanjungpinang dengan Berpatroli Memakai Motor

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kodim 0315/Bintan bersama dengan Polres dan Lanudal Tanjungpinang serta Wing Udara I Tanjungpinang menggelar Patroli bersama menggunakan motor ke setiap Kecamatan...

Ryamizard Ryacudu Serang Balik Penghina KPU

Metrobatam, Jakarta - Usai hinaan datang bergelombang ke arah KPU, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu melancarkan serangan balik. Disebutnya, pihak yang kerap mencaci-maki KPU adalah...

Sepi Job, Vanessa Angel Kontak Muncikari Minta Dicarikan Tamu

Metrobatam, Surabaya - Vanessa Angel menjalani sidang perdana kasus penyebaran konten pornografi di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Vanessa disebut sepi job, sehingga menghubungi muncikari...

Jaksa: Keterangan Rocky Buktikan Kebohongan Ratna Buat Onar

Metrobatam, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Daroe menyatakan keterangan pengamat politik dan aktivis Rocky Gerung di persidangan kasus berita bohong atau hoaks sudah...

Petugas KPPS Gugur, Ridwan Kamil Beri Santunan Rp50 Juta

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan perhatian dalam bentuk penghargaan dan santunan kepada warganya penyelenggara Pemilu 2019 yang jatuh sakit dan meninggal...

Viral Video Menegangkan saat Petugas Penjaga Kotak Suara Ditembaki KKB

Metrobatam, Jakarta - Sebuah video menegangkan saat-saat para petugas penyelenggara pemilu, TNI dan Polri ditembaki oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sesaat setelah pencoblosan di...

Hampir 90% Rakyat Mesir Setujui Presiden Sisi Berkuasa Hingga 2030

Kairo - Hampir 90% warga Mesir yang menggunakan hak pilihnya menyetujui referendum untuk membuka jalan bagi Presiden Abdel Fattah al-Sisi berkuasa hingga tahun 2030....

Sofyan Tersangka, Trio ‘Bagi Rata’ Satu Per Satu Masuk KPK

Metrobatam, Jakarta - Proyek PLTU Riau-1 menjadi bancakan korupsi meski pengerjaannya belum tuntas betul. Penyidik KPK membongkar siasat jahat dari para pejabat di sekitar...

Lemhanas Mencatat Sejak 2010 Toleransi di Indonesia Menurun

Metrobatam, Jakarta - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI mencatat sejak 2010 kualitas toleransi bangsa Indonesia mengalami penurunan. "Melalui Laboratorium Pengukuran Ketahanan Nasional (Labkurtannas) Lemhanas RI...

Kapal Fery Bermuatan 60 Santri Wanita Tenggelam

Metrobatam, Banjarmasin - Kapal fery penyeberangan yang mengangkut lebih kurang 60 santri dari Desa Bahalayung, Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, tenggelam. "Kapal fery...