Metrobatam, Malang – Diah anggraini akhirnya pulang. TKW asal Malang itu pulang setelah belasan tahun ‘dianggap hilang’ oleh keluarga saat bekerja di Jordania.

Begitu bertemu ibunya, Prapti Utami, tubuh Diah Anggraini (36), lunglai tak berdaya ketika pertama kali. Diah pingsan. Ini merupakan pertemuan pertama sejak belasan tahun Diah hilang kontak saat bekerja di Jordania.

Diah tiba ke kampung halamannya di Jalan Laksamana Martadinata, Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, sekitar pukul 10 siang. Perwakilan Kementerian Tenaga Kerja, Kepala P4TKI (Pos Pelayanan, Penempatan, dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia) Malang M Iqbal, serta Disnaker Kota Malang turut mendampingi kepulangan Diah.

Sejumlah kerabat sudah menunggu di mulut gang sempit yang menjadi akses satu-satunya untuk menuju rumah ibu Diah. Adik kandung Diah yang menunggu langsung memeluk erat kakak sulungnya saat pertama kali bertemu. Diah kemudian diajak berjalan bersama menuju rumah. Para tetangga juga menyaksikan kepulangan Diah, Prapti Utami yang menunggu di muka pintu langsung memeluk erat putrinya.

Di situlah Diah tersimpuh dan jatuh pingsan.”Akhirnya kamu bisa pulang nak,” ucap Prapti seraya memeluk Diah. Petugas dan kerabat kemudian membopongnya masuk ke rumah kecil itu.

Serah terima antara Kementerian Tenaga Kerja difasilitasi Disnaker dan P4TKI Malang. “Saya terima kasih anak saya sudah dibawa pulang,” kata Prapti haru.

Isak tangis mewarnai pertemuan Diah bersama keluarganya siang itu. “Ini Diah sudah kami serahkan kepada ibu,” ujar petugas kepada Prapti.

Pertemuan ini turut disaksikan Ketua RT, Babinsa Kotalama, kepolisian, dan petugas Kelurahan Kotalama. Diah kini sudah bersama keluarganya kembali sejak 2006 meninggalkan kampung halaman untuk bekerja ke Jordania. Dalam perjalanannya, Diah tak digaji selama 12 tahun. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE