Metrobatam, Jakarta – Tersangka pembunuhan satu keluarga di Rejang Lebong, Bengkulu, JM alias A (34), disebut terancam hukuman mati. JM dijerat pasal pembunuhan berencana dan dua korban merupakan anak kecil.

Hal ini dikatakan dalam reka ulang atau rekonstruksi adegan pembunuhan terhadap istri dan anak-anak tersangka, yakni Hasnatul Laili alias Lili (35) serta dua anaknya Melan Miranda (16), dan Chyka Ramadani (8), di Simpang Suban Panas, Kamis (31/1).

Tersangka kemudian dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, subsider Pasal 338 KUHP dan Pasal 365 KUHP.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Rejang Lebong Nurdianti mengatakan pihaknya akan menambahkan pasal kepada tersangka A, yakni pelanggaran Pasal 76C junto Pasal 80 ayat 3 UU Pelrindungan Anak karena ada korbannya yang masih kategori anak-anak.

“Pasalnya akan ditambahkan Undang-undang Perlindungan Anak karena ada dua anak korban. Kalau ancaman hukumannya dari tiga pasal yang ada dalam rekonstruksi ini salah satunya Pasal 340 ancamannya bisa hukuman mati,” kata Nurdianti dikutip dari Antara.

Kepala Bagian Operasi Polres Rejang Lebong Ajun Komisaris Arie Yansyah menambahkan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kejaksaan guna penambahan pasal itu.

“Setelah ini akan dilengkapi berkas-berkas pemeriksaan, dan penyidik akan berkoordinasi dengan jaksa. Jika nantinya berkasnya dinyatakan lengkap oleh jaksa atau P21, setelah itu pada tahap dua diserahkan tersangka berikut barang buktinya,” jelas dia.

Dalam rekonstruksi itu, Arie Yansyah menyebut pihaknya menampilkan 45 adegan. Tujuannya, memperjelas hasil pemeriksaan kasus tersebut.

“Ada 45 adegan, dan terjadi persesuaian dengan keterangan saksi-saksi dan keterangan tersangka serta barang bukti maupun alat bukti lain yang ditemukan dalam TKP ketika melakukan tindak pidana itu,” kata Arie Yansyah.

Korban Hasnatul Laili alias Lili (35) berprofesi sebagai pedagang pisang, dan dua anaknya Melan Miranda (16), pelajar kelas X Madrasyah Aliyah Negeri (MAN) Curup dan Chyka Ramadani (10) siswa kelas III SD, tinggal di RT08, Simpang Suban Air Panas, Kelurahan Talang Ulu, Kecamatan Curup Timur, Bengkulu.

Ketiganya ditemukan meninggal dunia, Sabtu (12/1) sore pukul 16.30 WIB. Tersangka disebut melakukannya seorang diri dengan menggunakan kayu balok berbentuk alu yang sudah dipersiapkannya sejak satu bulan sebelumnya.

Ari kemudian ditangkap di sebuah penginapan di di Kota Manna, Senin (14/1) pukul 05.00 WIB, oleh petugas gabungan Polres Bengkulu Selatan dan Polda Bengkulu.

Sementara, motif pembunuhan adalah rasa sakit hati karena karena niat tersangka untuk rujuk ditolak korban Hasnatul Laili. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kominfo Rilis 23 Hoaks, Termasuk Neno Sebut Prabowo Rasul

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) lewat Subdit Pengendalian Konten Internet merilis temuan hoaks seputar Pemilu 2019 per Sabtu, 20 April 2019....

Kisah Petugas KPPS Lebak Meninggal Saat Sujud Salat

Metrobatam, Lebak - Petugas KPPS di Lebak, Banten, Jumri meninggal karena kelelahan selama proses hitung suara. Sempat izin untuk salat subuh saat penghitungan C1...

PDIP Curigai Rekomendasi Bawaslu Soal Hitung Ulang di Surabaya

Metrobatam, Surabaya - Bawaslu Surabaya merekomendasikan penghitungan suara ulang di seluruh TPS Surabaya. Menanggapi hal itu, PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya menilai sikap Bawaslu...

KASN Tolak Gabung jika TPF Kecurangan Pilpres 2019 Dibentuk

Metrobatam, Jakarta - Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menolak bergabung jika kedua pasangan calon presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sepakat membentuk...

Selama Pemilu 54 Petugas KPPS dan 15 Polisi Meninggal

Metrobatam, Jakarta - KPU menyebut total ada 54 petugas KPPS atau Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara yang meninggal dunia pada saat penyelenggaraan Pemilu 2019. Jumlah...

Caleg PDIP Ditangkap di Kasus Pembakaran 15 Kotak Suara di Jambi

Metrobatam, Sungai Penuh - Polisi menangkap 3 pelaku kasus pembakaran 15 kotak surat suara DPRD di Sungai Penuh, Jambi. 3 orang yang ditangkap 1...

Menlu Ditemui Dubes Sri Lanka, RI Siap Beri Bantuan Pascateror Bom

Metrobatam, Jakarta - Duta Besar Sri Lanka untuk Indonesia Dharshana M Perera menemui Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno LP Marsudi. Dalam pertemuan itu,...

Bawaslu Kota Tanjungpinang akan Perketat Pengawasan 5 TPS PSU

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Bawaslu Kota Tanjungpinang akan perketat proses pengawasan terhadap 5 TPS yang akan PSU (Pemungutan Suara Ulang). Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang Muhamad Zaini...

Istri Almarhum Sys NS Menikah Lagi

Metrobatam, Jakarta - Penyiar senior Sys NS telah berpulang 2018 lalu. Kini, sang istri diketahui telah memutuskan untuk menikah lagi. Istri almarhum Sys NS, Shanty,...

Menkes: Boleh Bangga Punya MRT, Tapi Jangan Jadi Sarang TBC

Metrobatam, Jakarta - Penyakit menular masih menjadi ancaman di Indonesia. Tuberkulosis (TBC atau TB) merupakan salah satu dari banyak penyakit yang masih menjadi beban...

Danlantamal IV Pimpin Apel Khusus

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P., memimpin pelaksanaan Apel Khusus di Lapangan...

PLN Tanjungpinang Ajak Ibu-ibu Masak Tanpa Api

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2019, PLN Tanjungpinang mengadakan lomba memasak menggunakan kompor induksi. Manajer PLN UP3 Tanjungpinang, Fauzan juga mengajak...