Metrobatam, Batam – Kabar bunuh diri Bripka Kristian Poltak Bosta Sitorus tak hanya mengejutkan lingkungan Polresta Barelang. Kabar tersebut juga membuat anggota keluarga terkejut dan tidak percaya.

Salah seorang sepupu Poltak yang ditemui di Mapolsek Batu Ampar mengatakan, dirinya terakhir kali bertemu dengan Poltak sekitar 3 minggu yang lalu. Saat itu, Poltak tidak terlihat seperti orang yang tengah memiliki masalah. Selain itu, rumah tanggal Poltak dengan Hilda Delvia Pakpahan.

“Saya terakhir bertemu sekitar 3 minggu yang lalu. Biasa aja, kayaknya tidak ada masalah. Rumah tangganya sama istri juga baik-baik aja. Jadi kayaknya nggak mungkin kalau dia bunuh diri karena masalah keluarga,” ujar pria yang enggan menyebutkan namanya tersebut.

Keharmonisan rumah tangga Poltak dan Hilda Delfia juga tergambar dari akun Facebook Hilda. Pada postingan terakhir Hilda tanggal 10 Februari 2019 lalu, keduanya tampak berfoto bersama dua buah hati mereka yang diiringi dengan caption bertuliskan ‘4years and 6months of marriage life. God bless our lil family’, tulis Hilda.

Aksi bunuh diri yang dilakukan Poltak mengejutkan banyak pihak, terutama di lingkungan Polresta Barelang. Pasalnya, Poltak dikenal sebagai anggota Reserse yang handal.

Kariernya dimulai sejak 2005 lalu sebagai anggota Sabhara Polresta Barelang yang kala itu masih bernama Poltabes Barelang. Setelah 3 tahun bertugas sebagai anggota Sabhara, ia dipindahkan ke Den Pamobvit Poltabes Barelang. Kepiawaiannya dalam bertugas membuat dirinya ditempatkan di Satreskrim Polresta Barelang pada Desember 2011.

Poltak semasa hidup banyak turut serta dalam pengungkapan kasus besar di Batam. Ia juga sempat menjadi buser andalan Unit Jatanras Polresta Barelang. Hingga akhirnya 2015, Poltak ditarik ke Resnarkoba Polresta Barelang. Pria yang memiliki dua anak ini juga kerap mengungkap kasus sindikat peredaran narkoba yang besar di Batam.

Beberapa tahun berikutnya, tepat 16 Oktober 2018, Poltak dipindahkan ke Polsek Batu Ampar. Ia bertugas sebagai penyidik di Polsek yang dipimpin oleh Kapolsek Reza Morandy Tarigan.

Tak hanya dikenal sebagai anggota polisi yang handal, Poltak juga dikenal sebagai pribadi yang baik dan ramah. Tak hanya akrab dengan sesama anggota kepolisian, Poltak juga dekat sejumlah awak media. “Dia orang yang baik. Kami sering keluar kota sama-sama kalau ada penangkapan,” ujar rekan korban.

Sebelumnya diwartakan, Bripka Kristian Poltak Bosta Sitorus nekat menghabisi nyawanya sendiri di Mapolsek Batu Ampar, siang tadi. Ia bunuh diri dengan cara menembak kepalanya menggunakan senjata api milik rekannya. Hingga saat ini, belum diketahui pasti motif Bripka Poltak bunuh diri. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE