Metrobatam, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menyurati Ketua DPRD DKI Prasetio Edi terkait penjualan saham PT Delta Djakarta Tbk.

Dalam surat tertanggal 31 Januari 2019 itu, Anies meminta agar DPRD bisa secepatnya mengabulkan permohonannya terkait penjualan saham perusahaan bir itu.

“Saya sampaikan kembali permohonan persetujuan dimaksud dan mohon kiranya dapat diproses dalam waktu yang tidak terlalu lama,” kata Anies seperti dikutip dalam surat bernomor 91/-1.882.4.

Dalam surat itu, Anies juga mengingatkan bahwa surat dikirim Januari ini merupakan tindak lanjut dari surat yang sama yang dikirim pada 16 Mei 2018 lalu bernomor 2018 Nomor 479/-1.822 hal permohonan persetujuan penjualan saham PT Delta Djakarta, Tbk yang belum juga mendapat respons.

Sekretaris DPRD DKI Jakarta M Yuliadi membenarkan perihal surat yang kembali dikirim Anies itu.

Dia menyebut, surat itu telah disampaikan kepada Ketua DPRD DKI Prasetio Edi. “Sudah disampaikan kepada Pak Ketua, (suratnya) ya sudah sampai,” kata Yuliadi, Senin (11/3).

PT Delta Djakarta memegang lisensi produksi dan distribusi beberapa merek bir internasional.

Pemprov DKI sudah menanam saham di perusahaan itu sejak 1970. Saat ini, saham Pemprov DKI di PT Delta Djakarta sebesar 26,25 persen.

Saham Pemprov DKI di PT Delta Jakarta dari semula 23,33 persen menjadi 26,25 disebut bukan karena pembelian saham baru tapi karena penggabungan saham atas nama Pemprov DKI dan Badan Pengelola Investasi Penanaman Modal DKI Jakarta (BP IPM Jaya).

Sebelumnya, Anies Baswedan-Sandiaga Uno menjanjikan akan melepaskan kepemilikan saham Pemprov DKI pada perusahaan tersebut saat kampanye Pilkada 2017.

Ketua Fraksi Demokrat-PAN Taufiqurrahman menyatakan fraksinya mendukung keputusan itu lantaran hal tersebut merupakan bentuk dari aspirasi masyarakat.

Ketua komisi C DPRD DKI Jakarta yang membidangi keuangan, Santoso menilai pelepasan saham Delta tidak serta merta dapat mengatur peredaran minuman keras sehingga menimbulkan perdebatan.

Ia meminta Anies harus tetap mengikuti prosedur karena terdapat perbedaan pendapat di antara anggota DPRD.

Beberapa fraksi di DPRD DKI Jakarta diketahui juga tegas mendukung pelepasan saham tersebut. Mereka adalah Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrat-PAN, dan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Anies menilai anggota DPRD DKI yang tidak kunjung membahas persoalan itu masih ingin memiliki saham dari perusahaan bir tersebut.

“Ini Dewan, Anda ingin punya saham bir terus, ingin punya untung dari uang bir,” ucapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (5/3).

Anies mengatakan akan melaporkan kepada masyarakat jika proses penjualan saham Delta tidak kunjung dilaksanakan lantaran belum disetujui oleh DPRD DKI Jakarta. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE