Banjir Bandang di Sentani, 206 Orang Masih Hilang

Metrobatam, Jayapura – Korban tewas banjir bandang Sentani Kabupaten Jayapura bertambah menjadi 87 orang. Hal itu berdasarkan data dari pihak kepolisian Polda Papua.

Lokasi terdampak parah di Kabupaten Jayapura yakni Distrik Sentani Kelurahan Hinekombe, Kelurahan Dobonsolo, Kelurahan Sentani Kota, Kampung Yahim, Kampung Sereh, Distrik Waibu pada Kampung Doyo Baru, Distrik Sentani Barat pada Kampung Kertosari, Distrik Ravenirara pada Kamung Yengu Dosoyo dan Distrik Depapre.

Read More

Adapun update terbaru data korban hari Selasa tanggal 19 Maret 2019 sampai dengan pukul 15.00 Wit. Sementara, atas laporan kehilangan keluarga para korban, sekitar 206 orang masih dilakukan pencarian.

“Jumlah korban yang belum ditemukan 206 terdiri dari 75 orang dilaporan di Pos Induk Sentani, dan 131 laporan di Bidang Dokkes Polda Papua,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes A.M Kamal, di RS. Bhayangkara, Selasa (19/3/2019).

Rincian laporan kehilangan anggota keluarga tersebut dirinci sebagai berikut:

  1. Kampung Milinik: 34 orang;
  2. BTN Gajah Mada: 20 orang;
  3. Komplek Perumahan Inauli: 7 orang;
  4. Kamp. Bambar: 4 orang;
  5. BTN Bintang Timur: 2 orang;
  6. Sosial: 4 orang;
  7. Komba: 1 orang;
  8. Taruna Sosial: 3 orang;
  9. 131 laporan di Bid Dokkes Polda Papua.

Sementara Jumlah jenazah yang telah di evakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara: 69 Kantong Jenazah.

“Yang telah teridentifikasi 33 jenazah, 31 Jenazah telah diserahkan kepada keluaga dan 2 jenazah atas nama Enagap Kogoya dan Ubena Murib belum diserahkan karena keluarga korban belum melapor,” jelas Kamal.

Adapun nama-nama jenazah yang telah teridentifikasi oleh tim DVI Polda Papua adalah:

Tiara, Nur Asifah, Jean Felle, Edi Giori Gilbert Fernadus, Gunawan Weya, William Steven Erary, Wilem Tapilatu, Elsita F. Setiarini, Elisa Benyamin Fernandus, Yunanik, Aglan Monim, Loowik, Tukayp, Kaidina Wanimbo, Martina Maria Monim, Bayi Ny. Mira Wenda, Evelin Elin Korwa, Kristian Erary, Viktoria Erary, Denselina, Nortee Monim, Ikel Wenda, Poniman Tabuni, Mince, Payokwa, Witen Li alias Withen Efendi, Santi Van Gobel, Supardi Hasan, DewiyanaLidiawati Yom, Titus Malo, Willem Suebu, Sariana, Septian Bida Kedeng, Enagap Kogoya (belum diserahkan), Ubena Murib (belum diserahkan)

Untuk korban terdampak, terdata sebanyak 11.725 Kepala Keluarga meliputi di Distrik Sentani, Waibu dan Sentani Barat. (mb/ okezone)

Loading...

Related posts