Metrobatam.com, Tanjungpinang – Satuan Kesehatan Lanud Raja Haji Fisabilillah melaksanakan pemeriksaan intensif ancaman penyakit TBC terhadap seluruh prajurit dan keluarga besar Lanud Raja Haji Fisabilillah. Kamis (14/3).

Pemeriksaan tersebut dilaksanakan dengan melakukan Screening kepada 450 orang yang terdiri dari seluruh prajurit dan keluarga prajurit yang tersebar di 5 komplek yaitu Komplek Angkasa Loka, Komplek Rajawali, Komplek Garuda, Komplek Elang dan Komplek Dirgantara.

Kegiatan ini bertujuan untuk melihat dan mendeteksi dini penyakit TBC. Penyakit TBC atau Tuberculosis merupakan penyakit yang memiliki rentan penularan yang tinggi dengan penularan umum melalui udara. TBC disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis yang menyerang paru-paru, meski ada organ tubuh lain yang dapat terserang penyakit TBC, yaitu tulang belakang, ginjal atau otak.

Kepala Satuan Kesehatan Lanud Raja Haji Fisabilillah, Lettu Kes Dr. Nurchotijah menyampaikan bahwa screening ini diperlukan untuk mendeteksi gejala-gejala TBC kepada setiap prajurit dan keluarga besar Lanud Raja Haji Fisabilillah tanpa terkecuali.

“Dari Screening tersebut terdapat pertanyaan-pertanyaan mendetail seputar kesehatan seseorang, seperti frekuensi batuk yang cukup lama, kondisi tubuh, serta penurunan berat badan yang drastic, sehingga nantinya hasil jawaban dari pertanyaan tersebut dapat disimpulkan apakah seseorang mengidap gejala TBC atau tidak”, ujar Kakes.

Kakes menambahkan, bahwa dari hasil screening tersebut akan dilakukan langkah-langkah preventif dan pengobatan apabila ditemukan gejala TBC pada prajurit atau anggota keluarga besar Lanud RHF.

Kakes Lanud RHF berharap, angka penyakit TBC di Indonesia terutama di lingkungan keluarga besar TNI Angkatan Udara dapat menurun.

“Apabila terjadi gejala batuk lama yang tak kunjung sembuh, dapat segera berobat, jaga selalu kebersihan ventilasi dan lingkungan rumah, dan apabila batuk yang tak kunjung sembuh lebih dari 3 bulan, segera periksakan ke dokter”, tutup Kakes Lanud RHF.

(Budi Mb)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE