Metrobatam, Pasaman Barat – Calon anggota legislatif (caleg) dari PKS, AH, menjadi tersangka kasus pencabulan anak kandungnya sendiri. Meski sudah ditahan polisi, nama caleg untuk DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, itu tetap akan ada di surat suara saat pemilu legislatif April mendatang.

Ketua KPUD Kabupaten Pasaman Barat Alharis mengatakan pihaknya sudah menerima surat dari DPD PKS Kabupaten Pasaman Barat berkaitan dengan kondisi kadernya tersebut.

“Sudah ada suratnya. PKS berkirim surat kepada kita. Ada beberapa poin yang intinya meminta pencoretan nama AH sebagai caleg,” kata Alharis kepada detikcom Senin (18/3/2019).

Ia menyebutkan surat dari DPD PKS Pasaman Barat diterima KPU pada Jumat (15/3) atau bersamaan dengan penetapan status tersangka AH oleh pihak kepolisian.

“Kita belum mengambil keputusan. Kita diskusikan dulu dengan (KPUD) provinsi. Setelah itu baru kita pleno-kan. Mudah-mudahan, minggu ini sudah ada keputusan,” katanya.

Meski nantinya nama AH dicoret dari daftar caleg tetap (DCT), Alharis mengatakan nama AH akan tetap ada di surat suara. Hal ini karena tahapan penetapan DCT sudah dilakukan sejak lama, sebelum munculnya kasus ini.

“Kita akan buat pengumuman di tiap TPS di dapil caleg bersangkutan bahwa yang bersangkutan sudah tidak memenuhi syarat, bahwa yang bersangkutan bukan lagi caleg,” ujarnya.

Kalaupun masih ada yang memilih nama AH di kertas suara, perolehan suara itu akan dijadikan suara partai yang bersangkutan.

AH, yang terdaftar sebagai caleg dari PKS, dilaporkan pada 7 Maret 2019 oleh istri dan anaknya ke polisi atas kasus pencabulan anak kandung. Dalam DCT anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat pada Pemilu 2019 ini, AH berada di nomor 4. Ia maju dari Dapil Pasaman Barat III.

AH diduga melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya sejak korban berusia 10 tahun hingga korban berusia 17 tahun. Polisi telah memeriksa lima saksi dan menetapkan AH sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan anak.

Sebelum akhirnya ditangkap polisi, AH sempat melarikan diri ke beberapa lokasi. AH sempat terdeteksi melarikan diri ke Jakarta dan Depok, Jawa Barat. Setelah jadi buron, dia pun ditangkap di Padang saat tengah potong rambut.

“Posisinya sedang potong rambut sambil menunggu kendaraan untuk menjemput,” kata Kapolres Pasaman Barat AKPB Iman Pribadi Santoso, Senin (18/3). (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Real Count KPU 20%: Jokowi-Amin 55,1% Prabowo-Sandi 44,9%

Metrobatam, Jakarta - Data masuk di Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) KPU sudah mencapai 20,1%. Situng yang juga kerap disebut sebagai 'Real Count KPU'...

KPU Rekomendasikan Pemilu Serentak Dipisah

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan riset evaluasi pelaksanaan pemilu serentak. Salah satu rekomendasinya yaitu dilakukannya pemilu serentak dengan dua jenis. "Salah satu...

Kompolnas Tolak Gabung bila TPF Kecurangan Pilpres Dibuat

Metrobatam, Jakarta - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menolak bergabung andai kedua paslon peserta Pilpres 2019 sepakat membentuk komisi atau tim independen pencari fakta kecurangan....

Brimob Nusantara Ditarik ke DKI, KSP: Jakarta Barometer, Harus Diperkuat

Metrobatam, Bogor - Brimob Polda-polda di Indonesia dikerahkan Ibu Kota Jakarta terkait pengamanan tahapan Pemilu 2019. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan sebagai ibu...

Pencarian Terus Dilakukan, Korban Tewas Gempa Filipina Jadi 11 Orang

Manila - Upaya pencarian para korban gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,1 di Filipina terus dilakukan. Sejauh ini korban tewas bertambah menjadi 11 orang. Gempa bumi...

Wiranto Tegaskan Aparat Siap Hadapi Aksi yang Melanggar Hukum

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamana (Menko Polhukam) Wiranto mewanti-wanti kepada semua pihak tidak membuat gerakan massa yang mengganggu ketertiban...

NU Minta Masyarakat Bersabar Tunggu Hasil Perhitungan KPU

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj meminta semua pihak menahan diri dan bersabar menunggu perhitungan resmi pemilihan...

TKN Minta Kubu Prabowo Lapor Bawaslu jika Temukan Kecurangan

Metrobatam, Jakarta - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga meyakini pelaksanaan Pilpres 2019 telah berjalan sesuai dengan mekanisme...

Bawaslu Sebut Situs Jurdil 2019 Diblokir karena Tak Netral

Metrobatam, Jakarta - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mochammad Afifuddin menyebut penutupan situs pemantau jurdil2019.org atau Jurdil 2019 dilakukan lantaran terdapat indikasi tidak netral...

18% Data TPS Sudah Masuk, Ini Hasil Real Count KPU

Metrobatam, Jakarta - Data yang masuk di Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) KPU sudah mencapai 18,8%. Situng, yang juga kerap disebut sebagai 'Real Count...

JK: Pertemuan Jokowi dengan Prabowo Makin Cepat, Makin Baik

Metrobatam, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) Calon Presiden (Capres) nomor urut 01 dan 02, Joko Widodo dan Prabowo Subianto segera melakukan pertemuan...

Stiker KPU Jadi Dasar Curiga Kecurangan, Ternyata untuk Hindari Preman

Metrobatam, Jakarta - Video mobil boks berstiker KPU parkir di depan ruko digital print di Kawasan Condet, Jakarta Timur, bikin geger. Banyak yang menaruh...