Nyon – Cristiano Ronaldo menerima konsekuensi atas selebrasi selangkangan saat Juventus mendepak Atletico Madrid. Ronaldo didenda sebesar 20 ribu euro (Rp 320 juta).

Pada awal pekan ini, UEFA mendakwa superstar sepakbola Portugal itu dengan tindakan tidak senonoh. Selebrasi tersebut dilakukan Ronaldo saat mencetak gol ketiganya ke gawang Atletico dalam kemenangan Juve 3-0 di leg II babak 16 besar Liga Champions.

Meski mendapatkan denda besar, superstar sepakbola Portugal itu bisa bernapas lega karena lolos dari ancaman hukuman skorsing. Dengan begini, Ronaldo bebas untuk tampil membela Bianconeri saat menghadapi Ajax Amsterdam di perempatfinal.

Hukuman yang diterima Ronaldo sesungguhnya tidak mengejutkan. Sanksi tersebut sama persis dengan yang diterima pelatih Atletico Diego Simeone. Demikian dilansir Football Italia.

Simeone lebih dahulu melakukan selebrasi gol provokatif dengan memegang selangkangannya ketika Atletico menang 2-0 atas Juventus di leg pertama. Ronaldo diduga membalas kubu Atletico dengan perayaan gol serupa.

Ronaldo tidak dibawa Juventus ketika dikalahkan Genoa dalam laga terakhir Liga Italia sebelum jeda internasional. Kekalahan tersebut mengakhiri rekor tidak terkalahkan Si Nyonya Tua dalam 27 pertandingan di musim 2018/19.

Pemain terbaik dunia lima kali itu akan memimpin timnas Portugal memulai perjuangannya lolos ke Piala Eropa 2020. Selecao das Quinas akan menghadapi Ukraina dan Serbia di dua laga kualifikasi pertama. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE