Metrobatam, Jakarta – Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjutak mengatakan kabar tentang penganiayaan yang dialami Ratna Sarumpaet diperolehnya dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di kediaman Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan pada 1 Oktober 2018.

Hal tersebut disampaikan Dahnil saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus penyebaran berita bohong atau hoaks dengan terdakwa Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/4).

“Waktu itu kita kebetulan ada pertemuan di Kertanegara, beberapa anggota BPN ada di situ, disampaikan termasuk kepada Pak Prabowo bahwasanya Ibu Ratna mengalami penganiayaan,” kata Danhil dalam persidangan.

Namun, Dahnil mengaku tidak ingat siapa pihak yang menyampaikan informasi soal penganiayaan yang dialami Ratna dalam pertemuan tersebut.

Danhil mengungkapkan setelah mendengar informasi tentang penganiayaan yang dialami Ratna, anggota BPN yang hadir dalam pertemuan tersebut kaget. Apalagi, Ratna juga merupakan salah satu anggota BPN.

“Semuanya kaget, karena sebelumnya kan Bu Ratna juga menerima banyak teror kemudian tiba-tiba ada berita pemukulan, saat itu kaget,” ujarnya.

Kemudian, kata Dahnil, dalam pertemuan itu Prabowo menyampaikan Ratna ingin bertemu. Dahnil juga menyebut pada saat itu, Prabowo juga ingin menjenguk Ratna untuk melihat kondisinya setelah mengalami penganiayaan.

Akhirnya, sambung Dahnil, Prabowo dan Ratna melakukan pertemuan pada tanggal 2 Oktober 2018 di Lapangan Nusantara Polo Club, Bogor, Jawa Barat. Namun, ia mengaku tak ikut hadir dalam pertemuan itu.

Usai pertemuan itu, disampaikan Danhil, digelar konferensi pers di kediaman Prabowo yang bertujuan untuk memberikan pernyataan terkait dengan penganiayaan yang dialami Ratna.

Terkait dengan konferensi pers itu, Dahnil mengaku tak mengetahui siapa yang menginisiasi terjadinya konferensi pers tersebut. Namun, ia mengakui bahwa dirinya turut hadir dalam acara konferensi pers.

“Itu saya enggak tahu (siapa yang menginisiasi), karena di situ sudah persiapan konferensi pers,” ucap Danhil. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE