Metrobatam, Semarang – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah menyebut sudah ada 3 caleg yang dijatuhi vonis karena pidana pemilu. Selain itu 2 kepala desa juga harus menjalani hukuman karena dinilai tidak netral.

“Kasus itu dengan berbagai modus dan menjerat caleg dari beberapa partai politik. Pidana Pemilu juga tak hanya menjerat pendukung satu kelompok saja tapi juga menjerat pendukung kelompok lain,” kata Koordinator Divisi Humas dan Antarlembaga Bawaslu Jateng, Rofiuddin, kepada detikcom, Senin (2/4/2019).

Kasus pertama menimpa Basuki, caleg DPRD Kabupaten Boyolali dari PKS. Hakim PN Boyolali pada 22 Januari 2019 memvonis Basuki dengan hukuman kurungan selama 10 hari dan denda Rp 1 juta karena terbukti melakukan politik uang yang dilarang Pasal 521 jo Pasal 280 ayat (1) huruf j UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Kasus berikutnya yaitu caleg DPRD Provinsi dari Partai Nasdem bernama Gusanda Sosia Nagoya dan caleg DPRD Kabupaten Wonosobo dari Partai Nasdem, Maryadi. Keduanya dijatuhi hukuman oleh PN Wonosobo dengan pidana penjara selama 3 bulan dengan masa percobaan enam bulan dan denda Rp 5 juta subsider dua bulan kurungan.

“Divonis bersalah karena menggunakan fasilitas pemerintah untuk kampanye melanggar Pasal 521 jo Pasal 280 ayat (1) huruf h UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu,” jelas Rofi.

Dua kasus berikutnya melibatkan kepala desa, yakni Kades Sutinah di Tegal karena tindakan menguntungkan peserta pemilu, yakni pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pada 29 Januari 2019, dia divonis penjara 3 bulan dengan masa percobaan 6 bulan oleh PN Tegal karena terbukti melanggar Pasal 490 jo Pasal 282 UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

“Hakim juga menghukum Sutinah berupa denda Rp 3 juta subsider 1 bulan kurungan. Sempat ada proses banding tapi Pengadilan Tinggi semakin menguatkan putusan tingkat pertama,” tuturnya.

Kemudian kepala Desa Mengori Kabupaten Pemalang yang divonis hakim karena membantu seorang caleg Partai Gerindra melakukan kampanye. Ia dijerat Pasal 490 jo Pasal 282 UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

“Pada 19 Pebruari 2019, PN Pemalang memvonis pidana penjara selama 1 bulan dengan masa percobaan dua bulan dan denda Rp 1 juta. Putusan pengadilan tinggi menguatkan putusan tingkat pertama,” tutup Rofi. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Meski Kalah Suara, TKN Pastikan Jokowi Bangun Aceh dan Sumbar

Metrobatam, Jakarta - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'rus Amin, Hasto Krisiyanto mengklaim pembangunan di Aceh dan Sumatera Barat (Sumbar) tetap akan dilakukan...

PAN Buka Kemungkinan Keluar dari Koalisi Prabowo-Sandi

Metrobatam, Jakarta - Partai Amanat Nasional (PAN) membuka opsi untuk keluar dari koalisi pendukung pasangan calon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Wakil Ketua Umum PAN...

KPU: Hingga Kamis, Anggota KPPS Meninggal 225 Orang, 1.470 Sakit

Metrobatam, Jakarta - Jumlah anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara ( KPPS) meninggal dunia bertambah menjadi 225. Selain itu, sebanyak 1.470 anggota KPPS dilaporkan sakit....

Liga Spanyol: Getafe Vs Madrid Berakhir Imbang

Getafe - Getafe menjamu Real Madrid dalam lanjutan LaLiga. Kedua tim bermain imbang tanpa gol. Bermain di Coliseum Alfonso Perez, Jumat (26/4/2019) dinihari WIB,...

Banjir dan Tanah Longsor Landa Afrika Selatan, 70 Orang Tewas

Kwazulu Natal - Afrika Selatan dilanda banjir dan tanah longsor akibat hujan lebat yang mengguyur di sepanjang pantai timur. Lebih dari 70 orang dilaporkan...

Nasib Pencoblos 20 Suara Pilpres untuk 02 Ditentukan Pekan Depan

Metrobatam, Kampar - Bawaslu Kampar, Riau, masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait kasus pencoblosan 20 kertas suara Pilpres untuk paslon 02. Setelah itu,...

Ini Isi Percakapan WA Ratna Sarumpaet ke Fadli Zon-Said Iqbal

Metrobatam, Jakarta - Ahli forensik digital, Saji Purwanto menunjukan percakapan WhatsApps antara Ratna Sarumpaet dengan Fadli Zon dan Said Iqbal. Isi percakapan menunjukan Ratna...

Datangi KPU, BPN Prabowo Pantau Server Hingga Tanya Dugaan Kecurangan

Metrobatam, Jakarta - Sekjen-sekjen parpol yang tergabung di Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto- Sandiaga Uno mendatangi KPU RI. Kedatangannya kali ini mempertanyakan terkait...

MK Tegaskan PNS Koruptor Harus Dipecat

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi menegaskan bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi harus diberhentikan secara tidak hormat. Putusan itu menjawab...

Dinas PU Riau: 45 Baut Hilang di Jembatan Siak IV Sudah Diganti

Metrobatam, Pekanbaru - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Riau sudah memasang baut baru di jembatan Siak IV. Puluhan baut sebelumnya dicuri. "Baut yang kita pesan sudah...

Kontak Senjata di Aceh, Polisi Tembak Mati Pimpinan KKB

Metrobatam, Jakarta - Tim gabungan yang terdiri dari Polda Aceh dan Polres Aceh Timur terlibat kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Dusun...

BPN Klaim Kemenangan 80%, Bara Hasibuan: Bertentangan dengan Quick Count

Metrobatam, Jakarta - Waketum PAN Bara Hasibuan mengkritik Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Djoko Santoso, yang mengklaim jagoannya seharusnya bisa menang...