Metrobatam, Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin menjadikan Rumah Aspirasi di Menteng, Jakarta Pusat sebagai Posko Pengaduan Kecurangan Nasional. Posko didirikan untukmerespons tudingan bahwa kubu Jokowi tak pernah protes kecurangan pemilu karena sudah bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Ada pesan kuat bahwa seolah-olah [kubu] 01 itu berpihak atau berada di KPU. Ini satu pandangan yang harus diluruskan. Kita juga bisa mengkoreksi, mengkritisi tentang kinerja KPU, bukan hanya [kubu] 02,” kata Ketua Harian TKN Moeldoko, Selasa (9/4).

Posko ini akan dibuka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB. Masyarakat yang menemukan kecurangan atau pelanggaran pemilu, diharapkan melapor ke posko tersebut.

Nantinya masyarakat akan diminta mengisi formulir terkait aduan. Warga diminta menjelaskan fakta, kronologi, dan bukti yang ditemukan terkait kecurangan.

Moeldoko menyampaikan setelah itu TKN akan melaksanakan tugas selanjutnya. Mereka akan menelusuri aduan dan bakal menempuh jalur hukum jika diperlukan.

“Selanjutnya kita inventarisir, catat dengan baik, segera kita carikan solusinya. Apakah itu menuju penyelesaian yudisial atau penyelesaian non-yudisial,” tutur dia.

Lebih lanjut, mantan Panglima TNI itu menyindir manuver 02 yang selalu menuduh KPU curang. Hal itu menurut Moeldoko bukan memperbaiki keadaan, tapi mengganggu penyelenggaraan pemilu.

“Beri kesempatan kepada KPU sebagai lembaga independen untuk bekerja dengan baik. Jangan diganggu, jangan ada sebuah upaya sistematis untuk mendelegitimasi tugas-tugas KPU, itu tidak bagus,” ujarnya. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Loading...