Metrobatam, Jakarta – Ekonom Universitas Indonesia (UI) Faisal Basri membantah opini yang berkembang di masyarakat soal perekonomian Indonesia yang sudah dikuasai pihak asing. Menurut dia, data justru menunjukkan arus investasi langsung asing ke Indonesia jauh lebih kecil dari negara-negara tetangga, bahkan negara komunis sekalipun seperti Vietnam.

“Data justru menunjukkan Indonesia jauh dari dikuasai asing. Perekonomian Indonesia tidak saja tidak dikuasai asing, melainkan justru sebaliknya, peranan asing relatif kecil dalam pembentukan kue nasional (PDB),” ujar Faisal dalam akun pribadinya dikutip, Kamis (11/4).

Faisal menjelaskan, arus investasi langsung asing (Foreign Direct Investment) yang masuk ke Indonesia rata-rata hanya sekitar 5 persen dari keseluruhan investasi fisik atau pembentukan modal tetap bruto (PMTB). Angka tersebut, menurut dia, sangat kecil jika disandingkan dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Filipina.

“Dengan negara komunis sekalipun seperti Vietnam dan negara sosialis seperti Bolivia, (investasi asing yang masuk ke ke Indonesia) kita selalu lebih kecil,” ungkap dia.

Berdasarkan data UNCTAD yang dipaparkan Faisal, rata-rata FDI dalam bentuk PMTB yang masuk ke Indonesia hanya mencapai sekitar 5,7 persen. Sementara Thailand sebesar 6,1 persen, Filipina sebesar 7 persen, Malaysia sebesar 14 persen, bahkan Vietnam mencapai 23,2 persen.

Data juga menunjukkan FDI rata-rata FDI yang masuk ke Indonesia pada periode yang sama mencapai 24,1 persen. Angka tersebut lebih tinggi dari Filipina yang mencapai 17,8 persen, tetapi lebih rendah dari Malaysia sebesar 40,6 persen, Thailand 44,7 persen, dan Vietnam 50,5 persen.

“Akumulasi kehadiran investasi langsung asing hingga sekarang tidak sampai seperempat PDB,” jelas dia.

Menurut Faisal, partisipasi aktif dalam perekonomian dunia adalah pilihan yang jauh lebih baik. Kenyataannya, menurut dia, perekonomian dunia kian terintegrasi dan setiap negara apa pun ideologinya sudah sejak lama bersaing ketat memperoleh manfaat dari pasar global.

“Dalam perekonomian subsisten paling primitif sekalipun, tidak semua barang kebutuhan bisa diproduksi sendiri dan oleh karena itu harus didatangkan dari luar. Dengan demikian, pernyataan siapa pun yang sesumbar impor tak perlu, jelas adalah bualan,” terang dia. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Gubernur Kepri Sidak Pelabuhan SBP, Perjalanan Mudik Masyarakat harus Nyaman

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Gubernur H Nurdin Basirun ingin memastikan musim mudik Lebaran tahun ini berjalan lancar. Pelayanan tahun ini harus semakin baik dari tahun-tahun...

Koordinator Tur Jihad ke Jakarta Minta Maaf, Polisi: Tetap Kita Proses

Metrobatam, Surabaya - Koordinator Tur Jihad Muhammad Roni dan Feni Lestari meminta maaf telah menimbulkan keresahan di masyarakat. Keduanya juga telah menulis surat pernyataan...

2 Elite Balik Badan, Demokrat Pertimbangkan Keluar dari Koalisi Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Dua elite Partai Demokrat (PD) balik badan dari barisan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Partai pimpinan Ketum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu...

Pemeriksaan Pilot yang Ajak Rusuh 22 Mei Libatkan Densus 88

Metrobatam, Jakarta - Polres Metro Jakarta Barat melibatkan tim Densus 88 Polri dalam memeriksa pilot IR yang ditangkap karena menyebar posting-an ajakan untuk rusuh...

Zulkifli Beri Selamat ke Ma’ruf, Bara Hasibuan: Indikasi Sikap Resmi PAN

Metrobatam, Jakarta - Ketua MPR yang juga Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengucapkan selamat kepada cawapres Ma'ruf Amin. Waketum PAN Bara Hasibuan mengatakan ucapan...

Bukti Cuma Link Berita, Laporan BPN soal TSM Kembali Ditolak Bawaslu

Metrobatam, Jakarta - Bawaslu kembali tidak menerima laporan BPN Prabowo-Sandi atas dugaan kecurangan pemilu terstruktur, sistematis, dan masif (TSM). Itu karena bukti yang diajukan...

Wagub Kepri H. Isdianto Safari Ramadhan di Masjid Al Istiqomah

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto mengajak masyarakat Kepri untuk terus menjaga hubungan silaturahmi satu sama lain, terutama paska pelaksanaan Pileg...

Polisi Tangkap Lieus Sungkharisma Terkait Dugaan Makar

Metrobatam, Jakarta - Polisi menangkap Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Li Xue Xiung alias Lieus Sungkharisma. Lieus dilaporkan oleh seseorang...

Trump: Jika Iran Menyerang, Itu Akan Jadi Akhir bagi Mereka

Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan peringatan terbaru untuk Iran di tengah ketegangan kedua negara. Trump menegaskan bahwa Iran akan...

Seperti Ferdinand, Ketua Demokrat Jansen Balik Badan Tinggalkan Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Kadiv Hukum dan Advokasi Partai Demokrat (PD) Ferdinand Hutahaean menyatakan mundur dari barisan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno karena menuding buzzer pasangan...

Ketum FBR Tolak Aksi 22 Mei: Puasa Oke, People Power Ogah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR), Luthfi Hakim menyatakan tidak akan ikut dalam aksi people power menolak hasil penghitungan suara yang...

Malaysia Minta Warganya di Indonesia Jauhi Demo 22 Mei

Metrobatam, Jakarta - Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta memberi peringatan kepada warganya terkait rencana demo pada 22 Mei 2019. Warga Malaysia diminta menjauhi lokasi...