Metrobatam, Jakarta – Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat mengecek fakta agar tidak terjebak hoax. Presiden yang juga capres petahana ini mengungkap contoh-contohnya.

Lewat Twitter, Jokowi menyebut beberapa hoax yang terpantau selama Maret 2019. Beberapa hoax di antaranya ‘MUI diminta halalkan babi panggang’, ‘Panadol adalah tisu basah yang dikeraskan’, ‘LGBT dan aborsi dilegalkan’, hingga ‘ular mati karena makan wajan’.

“Ini beberapa dari ratusan hoax sepanjang Maret 2019,” kata Jokowi, Selasa (2/4/2019).

“Dengan pikiran, akal sehat, dan mengecek fakta: kita tahu semua itu hoax belaka,” sambungnya.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan jumlah hoax yang tersebar di internet makin meningkat menjelang Pilpres 2019. Dari total hoax yang ditemukan, kebanyakan berkaitan dengan politik.

“Hoax itu makin ke sini makin banyak,” ungkap Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara di selasela peluncuran program Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi di Gedung Kementerian Kominfo, Senin (1/4/2019).

Rudiantara lantas memaparkan temuan hoax oleh Kominfo sejak Agustus 2018. Di bulan tersebut, total ada 25 hoax yang kemudian naik tiga kali lipat pada Desember menjadi 75 hoax. Secara berturut-turut hoax meroket dari Januari (175 hoax), Februari (353 hoax), sampai Maret (453 hoax). (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Loading...