Jokowi-Iriana Masuk ke Dalam Kakbah Saat Umrah, Apa Isinya?

Metrobatam, Jakarta – Presiden Jokowi melaksanakan ibadah umrah bersama Ibu Negara Iriana. Jokowi dan istri berkesempatan masuk ke dalam Kakbah.

Foto Jokowi masuk ke Kakbah diunggah di akun Seskab Pramono Anung, @pramonoanung, Senin (15/4/2019). Tak ada caption yang dicantumkan Pramono.

Read More

Jokowi masuk ke Kakbah dikawal pengamanan Masjidil Haram. Iriana berjalan di belakangnya.

Presiden sudah berada di Arab Saudi sejak Minggu (14/4/2019). Jokowi mendarat di Riyadh untuk dijamu Raja Salman. Pada Senin (15/4) pagi ini, barulah Presiden berangkat ke Jeddah, kemudian ke Mekah, untuk melaksanakan ibadah umrah.

Dua putra Jokowi, yakni Gibran Rakabuming dan Kaesang Pengarep, ikut serta. Selain itu, tampak Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel menemani Jokowi.

Tidak sembarangan orang bisa masuk Kakbah. Dalam hal ini, Presiden Jokowi sebagai undangan Raja Salman sehingga bisa berkesempatan masuk ke dalamnya.

Lantas, apakah isi Kakbah?

Jika mau melihat isi Kakbah, kamu bisa datang ke Exhibition of The Two Holy Mosques Architecture. Suatu museum di Old Makkah Jeddah Road di luar Kota Makkah.

Isi museum terrsebut berisikan sejarah 2 masjid suci umat Islam yakni Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Ada banyak galeri foto, dan benda-benda bersejarah.

Misalnya saja tangga kayu tua untuk naik ke pintu Kabah yang memang lebih tinggi dari lantai. Maket alias miniatur Masjidil Haram juga cukup menarik karena sangat detil dan kita bisa tahu bagaimana wujud Masjidil Haram di masa depan. Di sana juga dipajang sangkar kaca Maqam Ibrahim yang lama sebelum diganti oleh Raja Fahd Bin Abdul Aziz. Ada juga bekas hiasan atap menara Masjidil Haram berbentuk bulan sabit.

Artefak terkait Kakbah dan isi Kakbah tentu paling bikin penasaran. Di sini diungkapkan, isi dalam Kakbah adalah sebuah ruangan dengan 3 tiang dan kuda-kuda atap.

Kayu tiang Kakbah yang lama dipajang di museum ini. Selain itu, juga ada peti kayu yang dibuat atas perintah Raja Arab Saudi tahun 1404 H (1983 M) untuk diletakan di dalam Kabah.

Yang menarik juga ada bingkai Hajar Aswad dari zaman Sultan Murad Khan dari Usmaniyah, dan bingkai Hajar Aswad dari era Saudi. Bingkai logam ini untuk membungkus batu surga Hajar Aswad yang dipasang di sudut Kakbah.

Bicara Kakbah tentu tidak lepas dari Kiswah, kain hitam bersulam emas bertulisan kaligrafi. Bisa dibilang ini adalah ciri khas Kakbah. Kita juga bisa melihat alat tenun untuk membuat Kiswah.

Masih ada koleksi lainnya seperti 6 ubin marmer dengan tulisan Allah, Nabi Muhammad SAW dan 4 khalifah dari tahun 1299 H (1881). Kemudian ada juga salinan mushaf Al Quran Utsmani dari zaman kalifah Utsman Bin Affan.

Kalau kamu mau umroh, coba saja tanya operator turnya apakah ada tur ke Exhibition of The Two Holy Mosques Architecture. Masuk ke sana tidak bisa per orangan, harus lewat operator tur karena ada surat khusus. (mb/detik)

Loading...

Related posts