Metrobatam, Jakarta – Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi meminta pendukungnya memastikan tetangga di lingkungan masing-masing untuk mendukung pasangan calon nomor urut 01 saat hari pencoblosan Pilpres 2019.

Jokowi mengatakan pendukungnya harus memastikan tidak ada tetangga yang mendukung pasangan lawan, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, hanya karena termakan hoaks.

“Kita tinggal dua minggu lagi menuju 17 April. Jangan sampai tetangga kita ada yang berbelok, tidak nyoblos 01, tapi nyoblos yang lain karena berita bohong, hasutan, fitnah, hoaks,” ujar Jokowi saat kampanye terbuka di Lapangan Sasana Krida, Purwokerto, Banyumas, Kamis (4/4).

Jokowi memaparkan ada beberapa hoaks yang santer menerpa dirinya. Pertama adalah tuduhan jika Jokowi-Ma’ruf menang maka pelajaran agama ditiadakan.

Lalu ada hoaks jika 01 menang maka pernikahan sesama jenis dilegalkan. Terakhir ada hoaks yang menyebut jika Jokowi-Ma’ruf menang maka azan tak akan lagi berkumandang.

“Wong wakil presidennya Profesor KH Ma’ruf Amin, Ketua Majelis Ulama Indonesia. Kok bisa ada fitnah isu-isu seperti itu, nggih? Tolong diluruskan,” ucap dia.

Mantan Wali Kota Solo pun berharap pendukungnya memastikan tak ada kerabat yang golput.

“Kita sekampung berbondong-bondong ke TPS, nggih. Dan kita ke TPS pakai baju putih karena yang akan dicoblos berbaju putih. Tunjuk jari semuanya, angkat jempol semuanya,” ujar dia.

Target 80 Persen di Banyumas

Jokowi menargetkan menang 80 persen di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Dia ingin mengulang kemenangan atas Prabowo di Banyumas seperti pada Pilpres 2014.

“Perlu saya ingatkan, tahun 2014, Jokowi-JK di Banyumas menang 64 persen. Tapi tahun 2019 kita ingin menang di sini 80 persen. Yang setuju tunjuk jari,” kata Jokowi saat berpidato dalam kampanye akbar di Lapangan Sasana Krida, Purwokerto, Banyumas, Kamis (4/4).

Pada Pilpres 2014, Jokowi-JK menang telak di Banyumas. Mereka meraup 613.226 suara atau 63,91 persen. Sementara pasangan Prabowo-Hatta hanya mendapat 346.345 suara atau 36,09 persen.

Berharap pendukungnya yang tinggal di Banyumas untuk bekerja lebih keras memenangkan Jokowi-Ma’ruf pada 17 April mendatang.

“Nanti tanggal 17 sore, ya kan, saya telepon ke Banyumas. ‘Kepriben kabare? Angsal pinten persen?'” ucap Jokowi sambil bercanda.

“80 persen!” saut para pendukung.

“Bener nggih?” ucap Jokowi sembari tersenyum.

Jokowi berkampanye di Banyumas didampingi sang istri Iriana Widodo. Sejumlah tokoh juga mendampingi, seperti Ganjar Pranowo, Puan Maharani, Pramono Anung, Hari Tanoesodibjo, dan Yenny Wahid. Dari Banyumas, Jokowi melanjutkan safari politik ke Tegal dan Brebes sebelum bertolak ke Cirebon malam. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Loading...