Melahirkan, Bupati Neneng Terdakwa Suap Meikarta Dibantarkan di RS

Metrobatam, Jakarta – KPK menyatakan Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin dibantarkan untuk proses persalinan. Izin pembantaran itu dikeluarkan oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Bandung.

“Terdakwa telah dibantarkan penahanannya oleh hakim untuk kebutuhan persalinan tersebut, dari tanggal 18 April sampai 3 Mei 2019 nanti,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (24/4/2019).

Read More

Usai proses pembantaran di RS Santo Borromeus Bandung, Neneng bakal kembali menjalani persidangan. Rencananya, jaksa KPK bakal membacakan tuntutan terhadap Neneng pada pekan kedua Mei 2019.

“Setelah agenda persidangan akan dilanjutkan untuk yang bersangkutan. Kami sudah masuk tahap final dalam persidangan tersebut, direncanakan pada minggu kedua Mei sudah agenda tuntutan,” ucap Febri.

Neneng sebelumnya didakwa bersama 4 anak buahnya menerima suap berkaitan dengan perizinan proyek Meikarta. Total suap yang diterima disebut sebesar Rp 16.182.020.000 dan SGD 270 ribu (atau sekitar Rp 2,7 miliar lebih dalam kurs saat ini) sehingga totalnya menjadi Rp 18 miliar lebih.

Masing-masing dari mereka menerima suap untuk kepentingan berbeda, tapi pada umumnya terkait perizinan proyek Meikarta. Besaran uang yang diterima pun berbeda-beda. (mb/detik)

Loading...

Related posts