PD Tepis ‘SBY Propaganda Lawan Politik Islam’, PBB Bicara Utusan ke Mekah

Metrobatam, Jakarta – Partai Demokrat menegaskan sang Ketum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak melakukan propaganda melawan politik Islam seperti yang disebut dalam percakapan Habib Rizieq Syihab dan Yusril Ihza Mahendra. Partai Bulan Bintang (PBB) memastikan chat percakapan Habib Rizieq dan Yusril itu asli.

“Itu kan hasil pembicaraan via WA antara pak Yusril dengan Habib Rizieq, itu asli. Dibuat screenshotnya. Itu asli, saya tahu pembicaraan itu dan pak Yusril juga cerita sama saya. Diminta untuk memberikan dukungan kepada pak Prabowo, cuma diskusi sama Habib Rizieq,” kata Sekjen PBB Afriansyah Ferry Noer kepada wartawan, Jumat (5/4/2019).

Read More

Ferry kemudian bicara soal utusan PBB yang dikirim ke Mekah untuk menemui Habib Rizieq. Menurut Ferry, pertemuan saat itu untuk membahas terkait dukungan di Pilpres 2019.

“Saya dan Pak Kaban diutus sama pak Yusril ke Mekah. Kalau nggak salah di akhir September di awal Oktober 2018, itu betul hasil screenshot, hasil pembicaraan pak Yusril. Bukan mengada-ngada,” ujar dia.

Karena itu, Ferry mengaku tahu persis komunikasi yang dijalin oleh PBB dan Habib Rizieq. Dia bahkan mengetahui orang dekat yang menyambungkannya untuk bertemu dengan Imam Besar FPI itu.

“Langsung dari Habib (chat yang dibeberkan Yusril), kemudian Habib karena sibuk, karena dia juga kadang suka ngaji dan segala macam, selanjutnya berhubungan dengan Ustaz Wahid,” ujarnya.

Secara terpisah, Yusril mengatakan tak bisa berkomentar apapun terkait bantahan yang disampaikan oleh Partai Demokrat. Yusril mengaku hanya membeberkan percakapannya dengan Habib Rizieq.

“Itu kan ada di chat Rizieq. Tanya aja sama Rizieq. Saya tidak berkomentar apa-apa tentang hal itu. Dalam chat saya juga tidak menanggapi. Sekarang juga tidak,” tuturnya.

Sebelumnya, Yusril mengungkap transkrip lengkap percakapan WhatsApp dengan Habib Rizieq, yang meragukan keislaman Prabowo. Yusril menegaskan transkrip percakapan itu merupakan bukti bahwa dirinya tak menyebarkan kebohongan. Ia menyatakan bukti percakapan tersebut asli.

“Perhatikan dalam WA di atas Rizieq yang bilang: PS (Prabowo Subianto) lemah tentang Islam dan lingkarannya pun masih banyak yang ‘Islamphobia’. Apalagi PS sudah terjebak dengan SBY yang sedang propaganda melawan Politik Islam yang disebutnya sebagai ‘Politik Integritas’ beraroma SARA. Dan seterusnya,” ujar Yusril, Rabu (3/4).

Partai Demokrat kemudian menanggapi manuver dari Yusril itu. Demokrat menegaskan tudingan kepada sang ketum adalah fitnah.

“Saya katakanlah, berhenti untuk membuat fitnah baru ya. Saya pikir tidak elok. Kan Pak SBY nggak kontestan (pilpres) dan dia sudah mantan (presiden),” kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan di Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/4). (mb/detik)

Loading...

Related posts